Showing posts sorted by date for query musim-dingin. Sort by relevance Show all posts
Showing posts sorted by date for query musim-dingin. Sort by relevance Show all posts

Thursday, March 26, 2020

Jenis Jenis Hujan Di Indonesia

Sebagai negara yang terletak di kawasan khatulistiwa Indonesia mengalami dua demam isu yaitu demam isu penghujan dan demam isu kemarau. Musim hujan biasanya akan dimulai pada bulan Oktober hingga bulan Maret. Musim hujan ini sangat menguntungkan beberapa petani yang sudah usang kekurangan air dan beberapa wilayah yang kekeringan. Namun beberapa wilayah dengan lingkungan jelek akan terjadi banjir. Ketika demam isu hujan hampir setiap hari terjadi hujang

Hujan ialah sebuah kejadian Presipitasi yaitu jatuhnya cairan dari atmosfer yang berwujud cair maupun beku ke permukaan bumi. Hujan memerlukan keberadaan lapisan atmosfer tebal semoga sanggup menemui suhi di atas titik leleh es di bersahabat dan beliau atas permukaan Bumi.

Di Bumi, hujan ialah proses kondensasi (perubahan wujud benda ke wujud yang lebih padat ) uap air di atmosfer menjadi butiran air yang cukup berat untuk jatuh dan biasanya tiba di daratan. Dua proses yang mungkin terjadi bersamaan sanggup mendorong udara semakin jenuh menjelang hujan, yaitu pendinginan udara atau penambahan uap air ke udara. Butir hujan mempunyai ukuran yang bermacam-macam mulai dari yang menyerupai penekuk (butiran besar), hingga butiran kecilnya.

A. Proses Terjadinya Hujan
Hujan yang sering kita lihat pada demam isu penghujan sanggup diartikan sebagai kejadian turunnya air dari langit ke bumi. Secara sederhana kejadian terjadinya hujan berafiliasi dengan daur air yang sanggup dijelaskan sebagai berikut.
  1. Pada awalnya air hujan berasal dari penguapan atau disebut evaporasi yang berasal dari air di bumi, menyerupai air laut, air sungai, air danau. Bahkan dari makhluk hidup menyerupai dari badan manusia, binatang, tumbuh-tumbuhan yang mengandung air, akan menguap sanggup membentuk hujan. Penguapan yang terjadi itu tanggapan adanya derma dari panas matahari.
  2. Setelah air yang menguap melayang ke udara, menuju langit yang tinggi, uap tersebut mengalami proses pemadatan atau kondensasi sehingga membentuk awan. Dengan adanya derma awan-awan yang sanggup bergerak vertikal maupun horizontal.
  3. Akibat angin atau udara yang bergerak, awan-awan saling bertemu dan membesar menuju langit atau atmosfir bumi yang suhunya rendah atau dingin, jadinya membentuk butiran es dan air. 
  4. Karena berat dan tidak bisa ditopang di udara, butiran air atau es tersebut jatuh ke bumi disebut proses presipitasi. Suhu udara semakin tinggi maka es atau salju yang terbentuk mencair menjadi air, tapi juka suhunya sangat rendah maka akan turun tetap sebagai salju.

B. Jenis Jenis Hujan
Para hebat meteorologi hanya baru-baru ini saja mengetahui proses pembentukan awan hujan ini secara rinci, beserta bentuk dan fungsinya, dengan memakai peralatan mutakhir menyerupai pesawat terbang, satelit, komputer, dsb. Di wilayah Republik Indonesia sanggup kita jumpai tiga macam hujan  yang turun, yaitu antara lain :
 Sebagai negara yang terletak di kawasan khatulistiwa Indonesia mengalami dua demam isu yaitu m Jenis Jenis Hujan di Indonesia
  1. Hujan Frontal. Hujan frontal ialah hujan yang disebabkan oleh bertemunya angin demam isu panas yang membawa uap air yang lembab dengan udara masbodoh bersuhu rendah sehingga mengakibatkan pengembunan di udara yang pada jadinya menurunkan hujan. Tempat pertemuan antara kedua massa itu disebut bidang front. Di sekitar bidang front inilah sering terjadi hujan lebat yang disebut hujan frontal.
  2. Hujan Orografis. Hujan orografis ialah hujan yang diakibatkan oleh adanya uap air yang terbawa atau tertiup angin hingga naik ke atas pegunungan dan membentuk awan. Ketika awan telah mencapai titik jenuh maka akan turun hujan. Terjadilah hujan ini biasanya di sekitar pegunungan.
  3. Hujan Zenital. Hujan zenit ialah hujan yang penyebabnya ialah suhu yang panas pada garis khatulistiwa sehingga memicu penguapan air ke atas langit bertemu dengan udara yang masbodoh menjadi hujan. Hujan zenit terjadi di sekitar kawasan garis khatulistiwa saja. Hujan ini tanggapan pertemuan Angin Pasat Timur Laut dengan Angin Pasat Tenggara. Kemudian angin tersebut naik dan membentuk gumpalan-gumpalan awan.

C. Manfaat Hujan
Walaupun kalau dalam jumlah yang besar hujan sanggup mendatangkan peristiwa bagi manusia, namun hujan juga sangat besar keuntungannya bagi kehidupan di bumi. Berikut ini beberapa manfaat hujan bagi kehidupan di bumi.
  1. Air hujan yang turun di permukaan bumi sangat memperlihatkan efek baik bagi kehidupan petani. Ketika demam isu hujan sudah tiba aneka macam para petani yang melaksanakan pekerjaannya dis awah untuk menanam padi atau menunggu hasil panennya berhasil lantaran mempunyai banyak laba bagi para petani’
  2. Air hujan yang turun dari langit sangat mempunyai manfaat bagi kehidupan insan untuk memenuhi kebutuhan pokok dalam kehidupan sehari-harinya. Manusia memanfaatkan air tanah tersebut untuk dikelola kembali dalam memenuhi kebutuhan hidupnya.
  3. Air hujan juga ikut berperan dalam perekonomian insan lantaran air hujan juga mempunyai tugas penting bagi pekerjaan insan menyerupai pengolahan hutan, perikanan, dan pertanian. Pertanian dan perikanan membutuhkan air. Air hujan sangat berperan penting di bidang perikanan lantaran dikala hujan tiba air di laut, sungai dan danau. sungai juga mempunyai beberapa manfaat sungai bagi kehidupan manusia.
  4. Air hujan yang turun ke permukaan bumi sangat berperan penting dalam pelestarian lingkungan, menyerupai untuk tumbuhan melaksanakan fotosintesis, penanaman pohon-pohon di hutan maupun untuk ditanam sendiri. 
  5. Air hujan sangat berperan penting bagi kelangsungan hidup hutan lantaran di dalam hutan banyak hewan-hewan, tumbuhan, pohon-pohon yang menggantungkan hidupnya pada air.
  6. Air hujan sangat berperan penting untuk menjaga sumber air tanah karen air hujan yang turun dipermukaan bumi akan menyerap ke permukaan lapisan tanah sebagai cadangan air yang disimpan dalam kedalaman tertentu. 

Ketika hujan turun, bermacam-macam cara kita menyikapinya. Ada yang senang, gembira, dan penuh suka cita lantaran sudah usang hujan tak turun. Tapi banyak pula yang kesal, marah, jengkel, dan kecewa, lantaran merasa dirugikan tanggapan hujan tersebut. Bagi yang bahagia dengan turunnya hujan, di antaranya ialah petani. Sebab, hujan akan menyuburkan lahannya yang tandus atau gersang. Hujan menciptakan tanamannya menjadi subur, sehingga penghasilannya pun akan bertambah.

Tetapi hujan yang turun secara terus menerus, terkadang juga menjadi peristiwa bagi petani. Hujan yang terus-menerus itu bisa mengakibatkan tanamannya rusak. Apalagi kalau hingga terjadi banjir, petani kerap mengeluh lantaran tanamannya menjadi puso atau gagal panen.

Penyelenggaraan Olimpiade Isu Terkini Panas Dari Periode Ke Masa

Olimpiade demam isu panas yakni ajang olahraga internasional empat tahunan yang mempertandingkan cabang-cabang olahraga demam isu panas serta diikuti oleh ribuan atlet yang berkompetisi dalam banyak sekali pertandingan olahraga. Olimpiade merupakan kompetisi olahraga terbesar dan terkemuka di dunia, dengan lebih dari 200 negara berpartisipasi.

Simbol Olimpiade atau cincin Olimpiade terdiri dari lima buah cincin yang saling berkait dan merupakan kesatuan dari lima benua yang ada di bumi (Amerika, Afrika, Asia, Australasia dan Eropa). Versi berwarna dari simbol itu berupa cincin-cincin yang berwarna biru, kuning, hitam, hijau dan merah dengan latar berwarna putih yang membentuk bendera Olimpiade. Warna-warna ini dipilih alasannya yakni setiap negara setidaknya mempunyai satu dari warna-warna tersebut dalam bendera nasionalnya.
 Olimpiade demam isu panas yakni ajang olahraga internasional empat tahunan yang mempertandin Penyelenggaraan Olimpiade Musim Panas dari Masa Ke masa
Olimpiade yang sering dikenal dan secara rutin diikuti oleh Indonesia yakni Olimpiade Musim Panas. Indonesia sendiri pertama kali berpartisipasi pada Olimpiade Helsinki 1952 di Finlandia, dan tak pernah bolos berpartisipasi pada tahun-tahun berikutnya, kecuali pada tahun 1964 dan 1980.
  1. Olimpiade Seoul 1988: Atlet Indonesia meraih medali untuk pertama kalinya, yaitu saat Nurfitriyana Saiman, Kusuma Wardhani, dan Lilies Handayani meraih medali perak dalam cabang panahan beregu putri.
  2. Olimpiade Barcelona 1992: Medali emas pertama Indonesia diraih oleh Susi Susanti (bulu tangkis tunggal putri) dan Alan Budikusuma (bulu tangkis tunggal putra). 
  3. Olimpiade Atlanta 1996: Indonesia meraih 1 emas diraih oleh: Rexy Mainaky-Ricky Subagja (ganda putra).
  4. Olimpiade Sydney 2000: Indonesia meraih 1 emas diraih oleh: Tony Gunawan-Chandra Wijaya (bulu tangkis ganda putra).
  5. Olimpiade Athena 2004: Indonesia meraih 1 emas melalui Taufik Hidayat (bulu tangkis tunggal putra).
  6. Olimpiade Beijing 2008: Indonesia mendapat emas pertama melalui cabang badminton lewat pasangan ganda putra Markis Kido-Hendra Setiawan.
  7. Pada Olimpiade London 2012, Indonesia berhasil meraih satu medali perak dan satu medali perunggu, di mana keduanya dipersembahkan oleh atlet dari cabang angkat besi (Triyatno; perak dan Eko Yuli Irawan; perunggu).
Berikut ini daftar pelaksanaan Olimpide Musim Panas dari waktu ke waktu.
No. Tahun Perayaan Tuan rumah
Kota Negara
1. 1896 Ke-I Athena Yunani
2. 1900 Ke-II Paris Perancis
3. 1904 Ke-III St. Louis Amerika Serikat
4. 1906 Olimpiade Interkala Athena Yunani
5. 1908 Ke-IV London Britania Raya
6. 1912 Ke-V Stockholm Swedia
Olimpiade ke-VI dibatalkan alasannya yakni Perang Dunia I
6. 1916 Ke-VI Berlin Jerman
7. 1920 Ke-VII Antwerpen Belgia
8. 1924 Ke-VIII Paris Perancis
9. 1928 Ke-IX Amsterdam Belanda
10. 1932 Ke-X Los Angeles Amerika Serikat
11. 1936 Ke-XI Berlin Jerman
12. 1940 Ke-XII Tokyo Jepang
13. 1944 Ke-XIII London Britania Raya
14. 1948 Ke-XIV London Britania Raya
15. 1952 Ke-XV Helsinki Finlandia
16. 1956 Ke-XVI Melbourne Australia
17. 1960 Ke-XVII Roma Italia
18. 1964 Ke-XVIII Tokyo Jepang
19. 1968 Ke-XIX Mexico City Mexico
20. 1972 Ke-XX München Jerman Barat
21. 1976 Ke-XXI Montreal Kanada
22. 1980 Ke-XXII Moskow Uni Soviet
23. 1984 Ke-XXIII Los Angeles Amerika Serikat
24. 1988 Ke-XXIV Seoul Korea Selatan
25. 1992 Ke-XXV Barcelona Spanyol
26. 1996 Ke-XXVI Atlanta Amerika Serikat
27. 2000 Ke-XXVII Sydney Australia
28. 2004 Ke-XXVIII Athena Yunani
29. 2008 Ke-XXIX Beijing RRT
30. 2012 Ke-XXX London Britania Raya
31. 2016 Ke-XXXI Rio de Janeiro Brasil

Pada tahun 2016 ini, Olimpiade yang ke-31 diselenggarakan di Kota Rio de Janeiro, Brasil. Sedangkan untuk Olimpiade yang ke-32 akan diadakan di Tokyo Jepang pada tahun 2020. Negara yang paling banyak menyelenggarakan Olimpiade yakni Amerika Serikat, yaitu sebanyak 4 kali Olimpiade demam isu panas dan 4 kali Olimpiade demam isu dingin. Kedua yakni Perancis yang telah berhasil menyelenggarakan 2 kali Olimpiade demam isu panas dan 3 kali Olimpiade demam isu masbodoh dan yang ketiga yakni Inggris yang telah menyelenggarakan 3 kali Olimpiade demam isu panas.

Monday, February 17, 2020

Mengenali Ciri Umum Dan Jenis Fabel

Fabel merupakan dongeng wacana kehidupan binatang yang berperilaku menyerupai manusia. Fabel termasuk jenis dongeng fiksi, bukan kisah wacana kehidupan nyata. Fabel sering juga disebut dongeng etika lantaran pesan yang ada di dalam dongeng fabel berkaitan erat dengan moral. Teks dongeng fabel tidak hanya mengisahkan kehidupan binatang, tetapi juga mengisahkan kehidupan insan dengan segala karakternya.

Cerita fabel tidak hanya ditujukan kepada anak-anak, tetapi juga kepada orang dewasa. Setelah membaca dan memahami teks dongeng fabel, kita sanggup berguru pada karakter-karakter binatang tersebut. Cerita fabel menjadi salah satu sarana yang potensial dalam menanamkan nilai-nilai moral. Kita sanggup berguru dan mencontoh karakter-karakter yang baik dari binatang itu semoga kita mempunyai sifat terpuji.

1. Mengenali Ciri Umum Fabel
Fabel mengambil tokoh para binatang. Watak tokoh para bnatang digambarkan ada yang baik dan ada
yang jelek (seperti tabiat manusia). Tokoh para binatang bisa berbicara mirip manusia. Cerita mempunyai rangkaian insiden yang memperlihatkan insiden sebab-akibat. Rangkaian sebab- akhir diurutkan dari awal hingga akhir.
Fabel merupakan dongeng wacana kehidupan binatang yang berperilaku menyerupai insan Mengenali Ciri Umum dan Jenis Fabel
Fabel memakai latar alam (hutan, sungai, kolam, dll). Ciri bahasa yang dipakai (a) kalimat naratif/ insiden ( Katak mendatangi Ikan yang sedang kehujanan, Semut menyimpan kuliner di lubang), (b) kalimat eksklusif yang berupa obrolan para tokoh, dan (c) memakai kata sehari-hari dalam situasi tidak formal (bahasa percakapan).

a) Daftarlah rangkaian perisitiwa yang terdapat pada dongeng fabel!
Fabel 1 (Belalang sembah)
Fabel 1Rincian peristiwa
Peristiwa 1Semut pergi ke gua-gua untuk mengumpulkan makanan
Peristiwa 2Sang Belalang sembah menari di bersahabat sarang Semut.
Peristiwa 3Sang Belalang sembah heran dengan apa yang dilakukan Semut kemudian ia bertanya kepada salah satu Semut tentara yang sedang berjaga di bersahabat para Semut pekerja kenapa para semut membawa kuliner yang sangat banyak itu masuk kesarang mereka.
Peristiwa 4Belalang kelaparan dan lari ke rumah Semut.

Fabel 2 (Sesama Saudara Harus Berbagi)
Fabel 2Rincian peristiwa
Peristiwa 1Pak Tua Rusa mengunjungi keluarga Pip untuk memperlihatkan oleh-oleh
Peristiwa 2Ibu Pip masuk ke dalam rumah dan memanggil anak-anaknya dan meminta mereka membaginya sama rata
Peristiwa 3Titu dan Puti menangis lantaran Pip tidak membagi rata
Peristiwa 4Ibu Pip yang membaginya. empat untuk Pip, lantaran kamu lebih besar. Dan si kembar masing-masing mendapat tiga, lantaran Pip harus mengurus rumah dan mencari makan.

b) Daftarlah tokoh yang terdapat pada dongeng fabel!
Fabel 1 (Belalang sembah)
Fabel 1Nama tokoh
Tokoh 1Semut
Tokoh 2Belalang sembah

Fabel 2 (Sesama Saudara Harus Berbagi)
Fabel 2Nama tokoh
Tokoh 1Ibu Pip
Tokoh 2Pak Tua Rusa
Tokoh 3Pip
Tokoh 4Adik Pip (Titu dan Puti)
Unsur Unsur Fabel
  1. Tokoh: orang/ binatang yang menjadi pelaku dalam dongeng (tokoh protagonis, atau antagonis, tokoh utama atau tokoh pembantu).
  2. Ciri tokoh utama yaitu (1) sering dibicarakan; (2) sering muncul; dan (3) menjadi sentra dongeng (menggerakkan jalan cerita). Tokoh pembantu yaitu tokoh tambahan.
  3. Penokohan: pinjaman huruf pada tokoh. Karakter bisa bersifat protagonis/yang disukai atau tokoh antagonis/yang tidak disukai.
  4. Watak tokoh sanggup disimpulkan dari penggambaran fisik, penggambaran tindakan tokoh, obrolan tokoh, monolog, atau komentar/ narasi penulis terhadap tokoh.
  5. Setting atau latar yaitu kawasan dan waktu insiden serta suasana dalam cerita. Ada tiga jenis latar, yaitu latar tempat, latar waktu, dan latar sosial.
  6. Tema yaitu gagasan yang mendasari cerita. Tema sanggup ditemukan dari kalimat kunci yang diungkapkan tokoh, atau penyimpulan keseluruhan insiden sebab-akibat pada cerita
  7. Amanat yaitu pesan yang disampaikan penulis secara tidak langsung. Amanat disimpulkan dari sikap penulis terhadap permasalahan yang diangkat pada cerita.

Fabel yaitu dongeng fiksi berupa dongeng yang menggambarkan akal pekerti insan yang diibaratkan pada binantang. Karakter binatang dalam dongeng fabel dianggap mewakili huruf insan dan diceritakan bisa bertindak mirip insan tetapi tidak menghilangkan huruf binatangnya. Tokoh fabel yaitu binatang.

Fabel bertema kehidupan binatang. Biasanya, berlatar di hutan, sungai, atau alam bebas yang tidak sanggup diubah menjadi latar rumah atau sekolah. Tokoh dalam fabel biasanya yaitu binatang jinak dan binatang liar. Misalnya, fabel Cici dan Serigala pada buku ini memakai tokoh kelinci dan serigala. Tokoh baik akan berakhir senang dan tokoh jahat berakhir sengsara atau mendapat akhir dari perbuatannnya.

Konflik fabel disebabkan oleh pengkhianatan, kelicikan, penghinaan, kesombongan, persahabatan, sikap jelek yang karenanya diperbaiki, kecerdikan, keluarga, dan sebagainya. Konflik-konflik tersebut mengemban amanat berupa nilai-nilai etika dan huruf insan yang baik

Latar fabel berupa alam (hutan, sungai, kolam, lembah, dan sebagainya). Sebagai teks narasi fabel mempunyai urutan-urutan insiden yang menarik dan menginspirasi. Alur pada tabel umumnya alur maju ( dari awal bergerak maju hingga terjadi akhir dari insiden sebelumnya)

Dalam urutan beberapa insiden atau insiden secara kronologis memakai konjungsi pengurutan : sesudah, sebelum, lalu, mula-mula, kemudian, selanjutnya, setelah itu, atau akhirnya. Penggunaan konjungsi waktu bersamaan (sementara itu, seraya, sambil) Jenis fabel ada yang terdapat pesan eksplisit (ada koda) dan ada fabel yang pesan pengarang tidak dicantumkan secara eksplisit.

a) Tulislah hasil simpulanmu wacana ciri fabel pada tabel di bawah ini! (lengkapi yang belum diisi)
Unsur fabelCiri yang ditemukan
TemaTema dongeng fabel didominasi wacana hubungan sosial
LatarFabel dilengkapi dengan penggunaan latar kawasan (hutan, sungai, gunung, pepohonan, bebatuan, padang rumput, gua, semak, dsb), latar waktu (pagi, siang, sore, malam), latar sosial, dan latar emosional
TokohTokoh-tokoh fabel yang diperankan oleh para binatang sanggup berpikir, berkomunikasi, dan bertingkah laris layaknya manusia
Watak tokohDigambarkan hitam putih (yang jahat dan yang baik)
KonflikKonflik dongeng fabel mencakup permasalahan dunia binatang yang menyerupai kehidupan manusia
AmanatMengandung amanat dan pesan berharga untuk pembaca
Cara penceritanMenggunakan sudut pandang dia-an/ orang ketiga
Tujuan komunikasi fabelMenghibur, menginspirasi, mendidik
Alur/ rentetan peristiwaPeristiwa awal menjadikan insiden berikutnya sehingga mencapai puncak dan selesai dongeng (alur maju)
PesanAda yang dieksplisitkan di selesai atau tidak disebutkan

2. Mengidentifikasi Jenis Fabel
Ditinjau dari pinjaman tabiat dan latarnya, dibedakan fabel alami dan fabel adaptasi.
  1. Fabel alami memakai tabiat tokoh binatang mirip pada kondisi alam nyata. Misalnya, kura-kura diberi tabiat lamban, singa buas dan ganas. Selain itu, fabel alami memakai alam sebagai latar (hutan, sungai, kolam, dsb). 
  2. Fabel penyesuaian yaitu fabel yang memperlihatkan tabiat tokoh dengan mengubah tabiat aslinya pada dunia positif dan memakai tempat-tempat lain sebagai latar (di rumah, di jalan raya). Misalnya, landak yang pemalu berulang tahun di rumah makan.

Ditinjau dari kemunculan pesan dibedakan fabel dengan koda dan tanpa koda. Fabel dengan koda berarti fabel dengan memunculkan secara eksplisit pesan pengarang di selesai cerita. Sebaliknya, fabel tanpa koda tidak memperlihatkan secar eksplisit pesan pengarang di selesai cerita.
  1. Jenis Fabel dengan Koda. Alur fabel dimulai pengenalan, mulai munculnya masalah, persoalan memuncak, dan ditutup dengan pemecahan persoalan dengan pesan-pesan eksplisit.
  2. Jenis Fabel Tanpa Koda. Alur fabel dimulai pengenalan, mulai munculnya masalah, persoalan memuncak, dan ditutup dengan pemecahan persoalan dengan pesan-pesan eksplisit.
Kegiatan
Bacalah kembali kedua fabel di atas!
1) Daftarlah perbedaan tabiat tokoh binatang dan kondisi orisinil dalam kehidupan nyata
Fabel 1 (Belalang sembah)
Watak tokoh dalam ceritaKondisi tokoh dalam kehidupan nyata
Keluarga semut = rajin lantaran mengumpulkan kuliner menjelang ekspresi dominan dinginKeluarga semut = rajin mencari makanan
Belalang sembah = pemalas lantaran hanya menari menjelang ekspresi dominan semiBelalang sembah = rajin mengumpulkan kuliner sesuai musim

Fabel 2 (Sesama Saudara Harus Berbagi)
Watak tokoh dalam ceritaKondisi tokoh dalam kehidupan nyata
Pak Tua Rusa = baik hati lantaran mau berbagiTua Rusa = memakan rumput, tidak memakan kenari
Ibu  Tupai = bijaksana lantaran membagi rata kuliner sesuai dengan pekerjaan maisng-masingIbu bajing memberi kuliner kepada anak-anaknya tetapi tidak membaginya rata
Pip = Serakah lantaran merasa lebih bau tanah sehingga berhak memeproleh yang lebih besarAnak-anak bajing berebut kuliner tanpa memperhatikan siapa yang lebih tua
Titu dan Puti = gampang iri hati lantaran merasa pembagian tidak rataTitu dan Puti kalah berebut kuliner dari Pip lantaran tenaga Pip lebih besar dari mereka

Sunday, December 8, 2019

Letak Dan Luas Benua Eropa

Secara geografis, Benua Eropa berbatasan dengan Samudra Arktik di utara, Laut Tengah di selatan,
Samudra Atlantik di barat, serta Asia di timur. Batas Benua Eropa dengan Benua Asia ialah Pegunungan Ural, Selat Dardanella, dan Laut Kaspia.

Benua Eropa berada di luar wilayah tropis. Artinya, iklim di wilayah Benua Eropa ialah subtropis
dan sedang. Karena posisinya, Benua Eropa mengalami empat musim, yaitu demam isu semi, panas, gugur, dan dingin.

Eropa terbagi atas empat daerah atau region yakni daerah Eropa Barat, Eropa Timur, Eropa Selatan, dan Eropa Utara. Apa yang mendasari pembagian wilayah tersebut? Pembagian wilayah atau region tersebut lebih pada perbedaan kondisi geografis yang meliputi aspek fisik dan budaya. Pada ketika ini pewilayahan semacam ini sudah mulai pudar dengan adanya ikatan secara ekonomi dan politik melalui forum Uni Eropa (European Union). Walaupun demikian, regionalisasi secara geografis perlu kalian ketahui mirip tampak pada peta berikut ini.
 Benua Eropa berbatasan dengan Samudra Arktik di utara Letak dan Luas Benua Eropa
Berikut ini letak, batas, luas, dan pembagian wialayah Benua Eropa.
Benua Eropa
AspekKeterangan
Letak 9º BB–60º BT dan 35º LU–80º LU
Batas Sebelah Utara :Samudra Arktik
Sebelah Selatan : Laut Tengah
Sebelah Barat : Samudra Atlantik
Sebelah Timur : Benua Asia Batas
Luas 10.355.000 km²
Pembagian Wilayah Eropa Barat, Eropa Timur, Eropa Selatan, dan Eropa Utara.

Aktivitas Individu
1. Kelompokkan negara-negara yang ada di Benua Eropa menjadi wilayah Eropa Barat, Eropa Timur, Eropa Selatan, dan Eropa Utara. Tulislah kesannya pada tabel berikut ini
Benua Eropa
WilayahNama Negara
Eropa Utara Denmark, Estonia, Kepulauan Faroe, Finlandia, Islandia, Republik Irlandia, Latvia, Lithuania, Norwegia, Swedia, Britania Raya/Inggris.
Eropa Timur Belarusia, Bulgaria, Republik Ceko, Hungaria, Polandia, Moldova, Rumania, Rusia, Slovakia, dan Ukraina.
Selatan Selatan Albania, Andorra, Bosnia & Herzegovina, Kroasia, Gibraltar, Yunani, Italia, Republik Makedonia, Malta, Montenegro, Portugal, San Marino, Serbia, Slovenia, Spanyol, dan Vatikan City
Eropa Barat Austria, Belgia, Prancis, Jerman, Liechtenstein, Luksemburg, Monako, Belanda, dan Swiss

2. Benua Eropa mempunyai sejumlah wilayah atau region. Setiap wilayah mempunyai karakteristik budaya tersendiri. Apa yang membedakan satu wilayah dengan wilayah lainnya di Benua Eropa? Telusuri warta tersebut dari banyak sekali sumber, contohnya internet.
Benua Eropa
WilayahKarakteristik
Eropa Utara Bangsa Nordik. Ciri fisik suku bangsa ini rambut pirang, mata biru, tengkorak panjang, dan muka sempit. Mereka banyak tinggal di Eropa Barat dan Eropa Utara, yaitu Norwegia, Inggris, Denmark, Belanda, Swedia, Belgia, dan Jerman bab utara.
Eropa Timur Bangsa Slavia, dengan ciri fisik ibarat bangsa Alpen. Mereka banyak tinggal di Eropa Timur yaitu Kroasia, Bulgaria, Serbia, Montonegro, Ceko, Rusia, Ukraina, dan Slovakia. Bangsa Dinarik, dengan ciri rambut gelap banyak terdapat di Rumania.
Eropa Selatan Bangsa Mediteran, dengan ciri fisik rambut hitam, mata hitam, tubuh dan tengkorak ibarat bangsa Nordik, terdapat di daerah Eropa Selatan, yaitu Yunani, Italia, Portugis, dan Spanyol.
Eropa Barat Bangsa Nordik. Ciri fisik suku bangsa ini rambut pirang, mata biru, tengkorak panjang, dan muka sempit. Mereka banyak tinggal di Eropa Barat dan Eropa Utara, yaitu Norwegia, Inggris, Denmark, Belanda, Swedia, Belgia, dan Jerman bab utara.

3. Perhatikanlah peta benua Eropa dan tulislah nama-nama negara dan ibukotanya mirip pada tabel berikut ini! Carilah data dan informasinya dari banyak sekali sumber.

a. Eropa Utara
Eropa Utara
No.NegaraIbu KotaLuasNo.NegaraIbu KotaLuas
1. Britania RayaLondon244.820 7.Islandia Rekjavik103.000
2. DenmarkCopenhagen 43.0948.Norwegia Oslo324.220
3. FinlandiaHelsinki 336.5939.Swedia Stockholm449.964
4. Kep. FaroeThorshavn 1.39910.Lithuania Vilnius65.300
5. Rep. IrlandiaDublin 70.28011.Estonia Tallinn45.228
6. LatviaRiga64.589 -- --

b. Eropa Timur
Eropa Timur
No.NegaraIbu KotaLuasNo.NegaraIbu KotaLuas
1. BelarusiaMinsk 207.6007.Ukraina Kiev603.550
2. BulgariaSofia 110.8798.Slovakia Bratislava49.035
3. Rep. CekoPraha 78.8679.Russia Moscow17.098.242
4. HongariaBudhapest 93.028 19.Moldova Chisianu33.851
5 PolandiaWarsawa 312.68511.Rumania Bucharest238.391
6 GeorgiaTblisi 68.700-- --

c. Eropa Selatan
Eropa Selatan
No.NegaraIbu KotaLuasNo.NegaraIbu KotaLuas
1. AlbaniaTirana28.7489.Malta Valletta316
2. AndorraAndora 46810.Montenegro Podgorica13.812
3. BosniaSarajevo 51.19711.Portugal Lisbon92.090
4. KroasiaZagreb 56.59412.San Marino San Marino61
5. GibraltarGibraltar 6,813.Serbia Belgrade77.474
6. YunanaiAthena 1.001.45014.Slovenia Lubijana20.273
7. ItaliaRoma 301.34015.Spanyol Madrid505.370
8. MacedoniaSkopje 25.71316.Vatikan Vatikan0,44
8. SiprusNicosia 9.251-- --

d. Eropa Barat
Eropa Barat
No.NegaraIbu KotaLuasNo.NegaraIbu KotaLuas
1. AustriaVienna83.8716.Luxemburg Luxembur2.586
2. BelgiaBrussels 30.5287.Monako Monako2
3. PerancisParis 643.8018.Belanda Amsterdam41.543
4. JermanBerlin 357.0229.SwissBern41.277
5. LiechstensteinVaduz 160-- --

Benua Eropa mempunyai negara paling kecil di dunia yaitu Vatikan. Vatikan merupakan suatu negara berdaulat dengan Sri Paus sebagai pemimpinnya. Luas Vatikan hanya sebesar 0,44 km² yang membuatnya menjadi negara terkecil di dunia.

Kondisi Alam Negara Jepang

Jepang merupakan salah satu negara industri yang produknya merambah ke aneka macam belahan dunia. Setiap hari kita niscaya melihat kendaraan bermotor produksi Jepang kemudian lalang di jalan-jalan kita hingga ke pelosok negeri..Jepang merupakan sebuah negara Kerajaan konstitusional yang dipimpin oleh seorang kaisar. Jepang beriibukota di Tokyo dan mempunyai mata uang Yen.

Jepang terletak di barat maritim Samudera Pasifik. Negara ini berbatasan di sebelah barat dengan Korea Utara, Korea Selatan, dan Rusia. Di sebelah utara berbatasan dengan Laut Okhstosk. Di sebelah timur
dengan Samudera Pasifik dan di sebelah sebelah selatan berbatasan dengan Laut China Timur dan Laut Filipina.

Berikut ini beberapa isu penting mengenai Negara Jepang :
Negara Jepang
AspekKeterangan
Letak 30ºLU–47ºLU dan 128ºBT–146ºBT
Batas Sebelah Utara : Laut Okhstosk
Sebelah Selatan : Laut China Timur dan Laut Filipina
Sebelah Barat : Laut Jepang dan Selat Korea.
Sebelah Timur : Samudera Pasifik
Luas 377.944 km²
Iklim Jepang mempunyai iklim sedang dengan empat animo yaitu animo semi,
panas, gugur, dan dingin. Musim semi dimulai sekitar bulan Maret, Musim panas di Jepang dimulai sekitar bulan Juni, Musim gugur sekitar September, Musim dimgin sekitar Desember.
Bentuk Muka Bumi Dataran terbesar sanggup dijumpai di Dataran Kanto (wilayah Tokyo), Kinai Plain (Osaka-Kyoto), Nobi (Nagoya), Echigo (Honshu), Sendai (Honshu Timur Laut).
Geologi Jepang terletak di cincin api (ring of fire), setidaknya terdapat 192 gunung api , Gunung tertinggi di Jepang yaitu Gunung Fuji (3.776 m). Jepang terletak pada tempat perbatasan antara lempeng benua Asia dan Lempeng Samudera Pasifik sehingga sering terjadi gempa.
Flora dan Fauna Beberapa jenis tumbuhan yang sanggup dijumpai di antaranya ialah pohon ek, bambu, mapel, birch, beech, dan poplar. Hewan di Jepang antara lain babi hutan, monyet, srigala, dan rusa. Namun, sekarang jumlahnya terus berkurang.
Kondisi Penduduk Jepang mempunyai penduduk sebesar 126,9 juta jiwa (WPDS, 2015). Pertumbuhan penduduk Jepang -0,1%, Sebagian besar penduduk Jepang bekerja  di sektor industri. Pada tahun 2013, usia impian hidup penduduk Jepang mencapai 86 tahun
untuk perempuan dan 79 tahun untuk pria.
Etnik dan Agama Etnik Jepang yang mencapai 98,5%, Korea (0,5%, China 0,4%, dan lainnya 0,6%. Agama : Shinto (83,9%), Buddha (71,4%), Nasrani (2%) dan lainnya (7,8%).

Aktivitas Kelompok
1. Perhatikan peta negara Jepang! Gambarkanlah keadaan fisik negara Jepang menurut ketampakan yang ada pada peta tersebut. Warna hijau pada peta menggambarkan dataran rendah, sedangkan warna coklat menggambarkan dataran tinggi dan pegunungan. Semakin coklat warnanya, semakin besar ketinggiannya.
Jepang merupakan salah satu negara industri yang produknya merambah ke aneka macam belahan du Kondisi Alam Negara Jepang
2. Berdasarkan kondisi fisiknya, Jepang mempunyai keterbatasan untuk memenuhi kebutuhan hidup penduduknya. Lakukan analisis untuk menjawab pertanyaan berikut ini.
  • Komoditas apakah yang sanggup dikembangkan di Jepang dengan memperhatikan kondisi fisik wilayahnya?  Kondisi kepulauan Jepang ditandai dengan pegunungan dan banyaknya gunung berapi membuat banyaknya tanah vulkanik di Jepang. Tanah ini sangat subur dan cocok untuk bertanam padi.  Bentuk geografi Jepang yang berupa kepulauan membuatnya mempunyai potensi perikanan yang besar. 
  • Komoditas apakah yang tidak bisa dipenuhi oleh Jepang, sehingga harus dipasok dari negara lain?  Jepang mempunyai sumber daya mineral yang sangat terbatas. Karena itu, Jepang sangat tergantung pada materi mentah dan materi bakar hasil impor dari negara lain.
  • Bagaimana cara Jepang semoga bisa memenuhi kebutuhan hidupnya dengan keterbatasan potensi alam yang dimilikinya?  Jepang memang tidak mempunyai SDA yang besar namun efektif dalam memanfaatkan teknologi. Salah satu faktor yang mendorong keberhasilan tersebut ialah pemanfaatan teknologi untuk membuat industri dalam negeri yang unggul. 

d. Kondisi sumber daya alam di negara Jepang relatif terbatas. Untuk memenuhi kebutuhan penduduk dan industrinya, negara ini mengimpor sumber daya alam dari negara lain. Telusurilah isu dari aneka macam sumber wacana negara–negara yang memasok kebutuhan sumber daya alam ke Jepang serta jenis sumber daya alam yang dipasoknya.
Impor Jepang
NegaraKomoditi Impor
Indonesia Karet alam, watu bara, bijih logam, dan produk kayu. 
Amerika Serikat Bahan industri, kendaraan bermotor dan komponennya, masakan dan minuman.
China Bahan makanan, bahan-bahan kimia, tekstil, dan materi mentah
Australia Pakaian, Daging, Susu, dan Wol

Kondisi Alam Negara Amerika Serikat

Amerika Serikat (United States of America) terdiri atas 50 negara penggalan dan beribu kota di Washington DC. Wilayah Amerika Serikat sangat luas, dan mempunyai beberapa jenis iklim. Iklim yang ada di negara tersebut terdiri atas iklim kontinental, iklim sedang, iklim mediteran, iklim subtropik, dan iklim dingin/kutub (Alaska). Secara umum, Amerika Serikat mengalami empat musim, yaitu animo semi, panas, gugur, dan dingin.

Amerika Serikat merupakan negara dengan jumlah penduduk terbesar ketiga di dunia sehabis China dan India yaitu mencapai 321,2 juta jiwa (WPDS, 2015). Penduduk orisinil Amerika, termasuk Amerika Serikat yaitu suku Indian. Mereka berasal dari Asia yang menyeberang lewat selat Bering sekitar 20.000 tahun yang lalu.

Suku-suku Indian populer diantaranya yaitu Cheyenne, Comanche, dan Sioux di Dataran Besar; Apache, Navajo, dan Pueblo di Barat Daya; Iroquois, Huron, dan Herokee di timur, dan Miccosukee di Everglades Florida

Berikut ini beberapa isu penting mengenai Negara Amerika Serikat :
Negara Amerika Serikat
AspekKeterangan
Letak 24º33’LU-70º23’LU dan 172º27’-66º51’ BB.
Batas Sebelah Utara : Kanada
Sebelah Selatan : Teluk Meksiko, dan Kuba
Sebelah Barat : Samudra Pasifik
Sebelah Timur : Meksiko
Luas 9.826.675 km²
Iklim Iklim yang ada di negara tersebut terdiri atas iklim kontinental, iklim sedang,
iklim mediteran, iklim subtropik, dan iklim dingin/kutub (Alaska). Secara
umum, Amerika Serikat mengalami empat musim, yaitu animo semi, panas,
gugur, dan dingin.
Bentuk Muka Bumi Amerika Serikat terdiri atas dua rangkaian pegunungan besar yaitu pegunungan Rocky (Rocky Mountain) di penggalan barat dan Pegunungan Appalachia di bagian
timur. Sejumlah sungai mengalir melewati Great plain diantaranya Sungai Mississippi (3.734 km) dan Sungai Missouri (3.768 km).. Di penggalan utara terdapat Danau besar tersebut yaitu Danau Michigan, Danau Huron, Danau Superior, Danau Erie, dan Danau Ontario
Geologi Amerika Serikat kaya akan  kerikil bara, minyak bumi, tembaga, posfat, timah, dan besi. Kekayaan kerikil bara Amerika Serikat bahkan mencapai seperlima atau 27 persen dari cadangan kerikil bara dunia.
Flora dan Fauna Di penggalan Great plains terdapat padang rumput (prairie/steppa) yang sangat luas. Di penggalan tenggara sanggup dijumpai hutan yang menggugurkan daunnya setiap tahun (deciduous forest). Jenis fauna yang hidup di Amerika Serikat antara lain bison, antelop, beruang; domba dan rusa; armadilo, selot, dan jaguar.
Kondisi Penduduk Penduduk aslinya Amerika yaitu suku Indian menyerupai Cheyenne, Comanche, Sioux; Apache, Navajo, dan Pueblo. Saat ini, penduduk Amerika Serikat sebagian besar berasal dari Inggris dan Irlandia, dan orang kulit gelap dari Afrika, China, India, Jepang, dan Vietnam.
Agama Protestan sekitar 51,3%, Kristen Roma sekitar 23,9%, Yahudi (1,7%), Buddha (0,7%), Islam (0,6%), Hindu (0,4%), dan Unitarian Universalisme (0,3%).

Aktivitas Kelompok
1. Perhatikan peta negara Amerika Serikat! Gambarkanlah keadaan fisik negara Amerika Serikat menurut ketampakan yang ada pada peta tersebut. Warna hijau pada peta menandakan dataran rendah, sedangkan warna coklat menggambarkan dataran tinggi dan pegunungan. Semakin coklat warnanya, semakin besar ketinggiannya.
 negara penggalan dan beribu kota di Washington DC Kondisi Alam Negara Amerika Serikat
2. Keadaan alam Amerika Serikat mempengaruhi sebaran penduduknya. Diskusikanlah dengan rekan kalian kekerabatan antara keadaan alam Amerika Serikat dan sebaran penduduknya!
Jika dilihat dari keadaan alam maka penduduk Amerika Serikat lebih banyak tinggal di wilayah timur. Hal ini sebab wilayah barat banyak terdapat gunung, pegunungan dan gurun. Sedangkan wilayah timur yang banyak terdapat dataran rendah dan dilalui oleh sungai-sungai.Tetapi di sepanjang pantai barat Amerika Serikat terdapat jumlah penduduk yang cukup banyak menyerupai di negara California. Di wilayah barat juga terdapat negara penggalan yang mempunyai penduduk yang besar menyerupai New York, Florida , Texas,  Illinois dan Pennsylvania.
3. Keadaan alam Amerika Serikat tentu akan mempengaruhi pemanfaatan lahan dan komoditas yang dihasilkannya. Carilah isu dari banyak sekali sumber, termasuk internet, wacana keadaan alam sejumlah wilayah di Amerika Serikat dan pemanfaatan lahan lebih banyak didominasi serta komoditas yang dihasilkannya. Wilayah sanggup berupa wilayah alami maupun administratif (misalnya negara bagian). Tulislah kesannya pada tabel berikut ini!
Nama WilayahKeadaan AlamKomoditas yang Dihasilkan
IllinoisDataran rendahPertanian jagung dan gandum
AlaskaDataran rendahMinyak, gas alam, emas, dan perikanan
TexasDataran rendah dan PegununganMinyak, Pertanian dan peternakan
West VirginiaDataran rendah dan PegununganBatubara, Pertanian dan Peternakan
OklahomaDataran rendah dan PegununganMinyak Bumi, Pertanian dan Peternakan
ArizonaDataran rendah dan PegununganTembaga, Pertanian dan Peternakan

Saturday, November 23, 2019

Pembelajaran 1 Subtema 4 Cuaca, Musim, Dan Iklim

Indonesia yakni negara yang berada di garis khatulistiwa bumi. Musim di negara kita hanya ada 2 jenis, yaitu ekspresi dominan hujan dan ekspresi dominan kemarau.

Jika cuaca cerah berlangsung terus-menerus, tanda ekspresi dominan kemarau sedang berlangsung. Sesekali cuaca berawan.

Jika cuaca mendung dan hujan sering terjadi, itu tanda ekspresi dominan hujan telah tiba.

Jika cuaca cerah dan hujan tiba silih berganti, itu menunjukan sedang memasuki masa peralihan atau pancaroba.

Saat menyerupai ini cuaca cepat berubah, mulai dari cuaca cerah, berawan, mendung, kemudian hujan.

Ayo Mengamati
Beberapa hari lalu, hujan selalu turun. Pagi ini cuaca cukup cerah.

Matahari tampak sedikit dari balik awan. Sinarnya menembus kumpulan awan. Di jalanan tampak beberapa genangan air yang belum kering.

Siti dan teman-teman berangkat ke sekolah bersama-sama. Siti dan teman-teman bercakapcakap sepanjang jalan menuju ke sekolah.

Ayo Membaca
Bacalah percakapan Siti dan teman-teman berikut!
Siti:Cuaca akhir-akhir ini sering hujan, ya. Hanya adakala cuaca terlihat cerah. Mengapa hal itu sanggup terjadi, ya?
Lani:Sepertinya, kita akan mengalami ekspresi dominan hujan. Sekarang, kita sedang mengalami masa peralihan atau pancaroba.
Dayu:Mengapa disebut masa peralihan atau pancaroba?
Lani:Indonesia yakni negara yang mempunyai 2 ekspresi dominan saja. Peralihan dari ekspresi dominan kemarau ke ekspresi dominan hujan disebut pancaroba.
Dayu:Mengapa disebut musim? Apa bedanya dengan cuaca?
Udin:Pertanyaan yang bagus, Dayu. Yuk, kita ke perpustakaan sekolah. Dimana bukunya banyak. Kita sanggup mampu jawabannya.
Siti:Saya setuju. Saya juga mau ikut mencari warta itu.
Siti dan teman-teman tiba di sekolah. Mereka berencana mencari buku di perpustakaan ketika istirahat nanti.

Waktu istirahat telah tiba. Siti dan teman-teman pergi ke perpustakaan sekolah. Di sana, banyak buku yang berisi warta ihwal cuaca, musim, dan iklim. Di dalam perpustakaan kita harus damai semoga tidak mengganggu pengunjung yang lain.

Ayo Membaca
Beni menemukan sebuah buku ihwal cuaca, musim, dan iklim. Berikut warta dari buku itu.

Iklim, Cuaca, dan Perubahannya Iklim dan Cuaca
Cuaca merupakan suatu tanda-tanda alam. Cuaca sanggup terjadi dan berubah dalam waktu singkat. Perubahan cuaca sanggup dirasakan dari menit ke menit atau jam ke jam. Iklim yakni lamanya keadaan cuaca di suatu tempat tertentu. Iklim biasanya diamati dalam waktu lama, dari bulan ke bulan.

Iklim menyebabkan adanya musim. Contoh: ekspresi dominan dingin, panas, semi, gugur, hujan, dan kemarau. Iklim dipengaruhi letak suatu negara di Bumi. Oleh alasannya yakni itu, beberapa negara mempunyai ekspresi dominan yang berbeda. Ada negara yang mempunyai 4 musim. Contohnya negara Jepang. Ada juga yang mempunyai 2 musim.

Indonesia terletak di garis khatulistiwa atau equator. Iklim di Indonesia disebut iklim tropis dan mempunyai 2 musim. Musim hujan terjadi pada bulan Oktober - Februari. Musim kemarau terjadi pada bulan Maret–September.

Ayo Menulis
Sudahkah kau membaca teks bacaan ihwal cuaca, iklim, dan ekspresi dominan yang ditemukan Beni Informasi apa saja yang diperoleh dari bacaan tersebut? Tuliskan warta yang kau peroleh di tempat yang tersedia.
  1. Cuaca merupakan suatu tanda-tanda alam.
  2. Iklim yakni lamanya keadaan cuaca di suatu tempat tertentu. 
  3. Iklim menyebabkan adanya musim.
  4. Iklim dipengaruhi letak suatu negara di Bumi. 
  5. Indonesia terletak di garis khatulistiwa atau equator. 

Ayo Berdiskusi
Lani:Buku itu sangat membantu, Beni. Saya makin mengerti ihwal cuaca, musim, dan iklim. Terima kasih.
Siti:Wah, aku jadi bertanya-tanya. Apa itu garis khatulistiwa? Dari mana kita tahu kapan datangnya ekspresi dominan hujan dan kemarau?
Udin:Teman-teman, apakah sanggup membantu menjawab pertanyaan Siti?
Edo:Saya tahu jawabannya. Tetapi, tidak sekarang. Datang saja ke rumahku nanti sore.
Lani:Wah, menyerupai ada diam-diam saja. Baiklah, kami akan ke rumahmu nanti sore.
Pada sore hari, Dayu dan teman-teman berangkat ke rumah Edo. Cuaca berawan mengiringi langkah mereka sepanjang perjalanan.

Saat tiba di rumah Edo, mereka diminta berkumpul di ruang keluarga. Edo menjelaskan bahwa 3 hari lagi sahabat ayahnya akan datang. Namanya Pak

Tono. Pak Tono itu bekerja di BMKG. Pak Tono akan menjawab semua pertanyaan teman-teman Edo. lagi sahabat ayahnya akan datang. Namanya Pak

Ibu Edo akan menciptakan kenang-kenangan untuk Pak Tono. Ibu Edo akan menciptakan karya kreasi dari kain. Edo dan teman-teman akan membantu Ibu. Beberapa jenis kain telah disiapkan oleh Edo dan ibunya untuk menciptakan karya dari kain yang ditempel dan dijahit.

Ayo Mengamati
Sebelum dimulai, Edo mengambil gunting untuk memotong kain. Edo membagi-bagikan kain kepada teman-temannya.

Inilah gambar karya yang akan mereka buat.
Indonesia yakni negara yang berada di garis khatulistiwa bumi Pembelajaran 1 Subtema  4 Cuaca, Musim, dan Iklim
Kain-kain itu akan digunting menjadi banyak sekali bentuk. Ada yang berbentuk persegi, segitiga, persegi panjang, dan lingkaran.

Untuk hari ini, Edo akan menggunting kain berbentuk bulat dan persegi lebih dulu.

Mula-mula Edo menggunting kain berbentuk lingkaran. Ia mengguntingnya menjadi tiga bab sama besar.

Edo memperlihatkan bab kain yang pertama untuk Siti. Masing-masing mendapat 1/3 bab lingkaran.
Indonesia yakni negara yang berada di garis khatulistiwa bumi Pembelajaran 1 Subtema  4 Cuaca, Musim, dan Iklim
Sekarang Edo menggunting kain berbentuk persegi. Ia memotongnya menjadi empat bab sama besar. Ini potongan kain yang pertama.
Indonesia yakni negara yang berada di garis khatulistiwa bumi Pembelajaran 1 Subtema  4 Cuaca, Musim, dan Iklim
Ini potongan kedua. ketiga dan keempat
Indonesia yakni negara yang berada di garis khatulistiwa bumi Pembelajaran 1 Subtema  4 Cuaca, Musim, dan Iklim
Potongan kain akan diberikan kepada Edo, Beni, Udin, dan Ibu Edo. Masing-masing akan mendapat 1/4 bab persegi.

Ayo Mengamati
Mengurangkan Pecahan Berpenyebut Sama
Edo memberi potongan kain dengan melaksanakan operasi pengurangan potongan berpenyebut sama.

Cara untuk mengurangkan dua potongan yang sama penyebutnya yakni dengan mengurangkan pembilangnya saja. Mengapa? Perhatikan teladan berikut!
Indonesia yakni negara yang berada di garis khatulistiwa bumi Pembelajaran 1 Subtema  4 Cuaca, Musim, dan Iklim
Untuk mengurangkan potongan dengan penyebut sama, kita hanya perlu mengurangkan pembilangnya, sedangkan penyebutnya tetap.

Jadi, jikalau kita mengurangi potongan berpenyebut sama, maka penyelesaiannya yakni sebagai berikut:
Indonesia yakni negara yang berada di garis khatulistiwa bumi Pembelajaran 1 Subtema  4 Cuaca, Musim, dan Iklim
Ayo Berlatih
Kerjakanlah latihan operasi pengurangan potongan berpenyebut sama berikut ini!
Indonesia yakni negara yang berada di garis khatulistiwa bumi Pembelajaran 1 Subtema  4 Cuaca, Musim, dan Iklim
Ayo Berkreasi
Karya dengan Teknik Menempel dan Menjahit

Edo sudah membagikan kain untuk menciptakan karya. Karya dengan kain ini termasuk seni rupa 3 dimensi.

Ibu Edo menjelaskan bahwa seni rupa 3 dimensi ini majemuk teknik membuatnya. Teknik yang dipakai oleh ibu Edo namanya teknik aplikasi. Teknik ini memakai teknik melekat dan menjahit.

Edo dan teman-teman sudah memegang potongan bab kain masing-masing.

Ibu Edo kemudian mengajari cara menjahit potongan kain tersebut dengan teknik feston.
Langkah 1
Indonesia yakni negara yang berada di garis khatulistiwa bumi Pembelajaran 1 Subtema  4 Cuaca, Musim, dan Iklim
  1. Tempelkan dua potongan bab kain yang bentuknya sama.
  2. Perhatikan posisi jarum pada kain. Tusukkan jarum sesuai gambar.

Langkah 2
Indonesia yakni negara yang berada di garis khatulistiwa bumi Pembelajaran 1 Subtema  4 Cuaca, Musim, dan Iklim
Menjahit feston ke seluruh pinggiran potongan kain.

Langkah 3
Menempel potongan bab kain yang sudah dijahit ke ke kain utama. Untuk hari ini, Edo dan teman-teman menjahit dan melekat potongan kain yang berbentuk bulat dan sepertiga lingkaran.
Indonesia yakni negara yang berada di garis khatulistiwa bumi Pembelajaran 1 Subtema  4 Cuaca, Musim, dan Iklim
Mereka akan melanjutkan karya ini sebelum Pak Tono tiba ke rumah Edo. Perhatikan baik-baik cara menciptakan karya dengan teknik melekat dan menjahit ini.

Wednesday, October 2, 2019

Pintar Pelajaran Pengertian Administrasi Tubuh Usaha, Fungsi, Peranan, Pengelolaan, Perekonomian Nasional, Unsur-Unsur, Bidang-Bidang, Bumn, Bumd, Koperasi

Pengertian Manajemen Badan Usaha, Fungsi, Peranan, Pengelolaan, Perekonomian Nasional, Unsur-unsur, Bidang-Bidang, BUMN, BUMD, Koperasi - Anda tentunya pernah mengikuti suatu organisasi di sekolah atau di masyarakat. Sebuah organisasi harus dikelola dengan baik. Dengan adanya pengelolaan dalam sebuah organisasi, setiap tujuan organisasi yang diharapkan sanggup tercapai. Sementara itu, untuk mengelola sebuah organisasi, diharapkan adanya manajemen. Apa yang Anda ketahui perihal manajemen? Pada cuilan ini Anda akan memperoleh materi manajemen. Selain itu, Anda akan mendapatkan materi manajemen tubuh perjuangan dan kiprah tubuh perjuangan dalam perekonomian nasional.

A. Unsur-Unsur Manajemen


Pengetahuan manajemen berdasarkan F. W. Taylor, yaitu sebagai suatu disiplin ilmu pengetahuan yang sanggup dipelajari dan menjadi ilmu terapan (applied sciences) atau lebih dikenal dengan manajemen keilmuan (scientific management). Ia menyampaikan bahwa manajemen keilmuan yakni hasil perjuangan penelitian secara teratur daripada semua fakta dan unsur yang berafiliasi dengan pengurusan orang-orang dalam pekerjaannya. (Sumber: Manajemen, 1999)

Seperti halnya ilmu ekonomi, manajemen juga mengalami perkembangan dari waktu ke waktu sesuai dengan keadaan zaman. Catatan dan wangsit yang berafiliasi dengan manajemen sudah ada semenjak zaman kuno. Misalnya, interpretasi atau penafsiran terhadap goresan pena peninggalan di Mesir pada 1300 sebelum Masehi, memperlihatkan akreditasi betapa pentingnya organisasi dan manajemen di dalam pemerintahan. Akan tetapi, manajemen modern menyerupai yang dikenal ketika ini gres muncul pada 1800-an. Dari sinilah teori manajemen balasannya terus berevolusi mengikuti perubahan zaman.

Manajemen bukanlah perkara gres bagi manusia, lantaran umurnya sejalan dengan mulainya insan hidup berkelompok dan berusaha mewujudkan harapan bekerja sama untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Bagi setiap orang yang ingin mencar ilmu ilmu manajemen, perlu mengetahui sejarah perkembangan pemikiran manajemen yang akan membantu menemukan kembali ide-ide dasar yang telah diletakkan oleh para pendahulu. Menurut literatur/ kepustakaan bahwa manajemen berkembang dari dua aliran yaitu sebagai berikut.
  1. Aliran Continental atau yang berasal dari Eropa barat yaitu Belanda. Aliran ini berpendapat, manajemen yakni cuilan dari rumpun ilmu ekonomi perusahaan dan tidak merupakan ilmu yang berdiri sendiri.
  2. Aliran Anglo Saxon yang bersumber di Amerika. Aliran ini berpendapat, manajemen merupakan suatu ilmu yang dalam perkembangannya sedang mendewasakan diri sebagai suatu disiplin ilmu yang betul-betul sanggup berdiri sendiri.

1.1. Pengertian Manajemen


Konsep manajemen muncul sebagai konsekuensi logis dari tidak seimbangnya pengembangan teknis dengan kemampuan sosial. Istilah manajemen dikemukakan oleh banyak sekali jago dari sudut pandang yang berbeda, sesuai dengan latar belakang yang dimiliki. Beberapa definisi yang digunakan oleh para ahli, antara lain sebagai berikut.
  1. James A. F. Stoner, dkk. (1996), mendefinisikan manajemen yakni proses merencanakan, mengorganisasikan, memimpin, dan mengendalikan pekerjaan anggota organisasi serta memakai semua sumber daya untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan.
  2. Paul Hersey dan Kenneth Blanchard, mendefinisikan manajemen yakni suatu perjuangan yang di lakukan dengan dan bersama individu atau kelompok untuk mencapai tujuan organisasi.
  3. Siswanto (2005), memberi batasan manajemen yakni seni dan ilmu dalam perencanaan, pengorganisasian, pengarahan, pemotivasian, dan pengendalian terhadap orang serta mekanisme kerja untuk mencapai tujuan.
Berdasarkan beberapa definisi yang telah dikemukakan oleh para jago tersebut, sanggup disimpulkan bahwa pengertian manajemen yakni suatu keahlian atau teknik untuk merencanakan, mengorganisasikan, mengarahkan, dan mengawasi penggunaan sumber daya secara efektif dan efisien dalam rangka mencapai tujuan.

Efektif, artinya harus melaksanakan sesuatu dengan sempurna (doing the right thing) atau menuntaskan aktivitasnya untuk mencapai tujuan dari manajemen organisasi itu sendiri. Efisien, artinya melaksanakan sesuatu dengan sempurna atau (doing thing right) atau memfokuskan pekerjaannya pada upaya untuk meminimalisasikan biaya sumber daya yang digunakan dengan penuh tanggung jawab.

Manajemen diharapkan oleh setiap organisasi, tujuan antara lain:
  1. menjaga keseimbangan kepentingan-kepentingan yang saling bersinggungan dalam perusahaan;
  2. mencapai efisiensi dan efektivitas organisasi.
Dari beberapa pengertian tersebut, sanggup disimpulkan bahwa manajemen merupakan seni dan ilmu.

a. Manajemen sebagai Seni

Manajemen sebagai seni diartikan sebagai keahlian, kemahiran, kemampuan, serta keterampilan dalam menerapkan prinsip, metode, dan teknik dalam memakai sumber daya secara efektif dan efisien. Jadi, manajemen sebagai seni secara tidak pribadi memperlihatkan bahwa manajemen sangat bergantung pada keahlian dan sikap atau pelaksana di dalam mencapai tujuan organisasi.

b. Manajemen sebagai Ilmu

Manajemen dikatakan sebagai ilmu lantaran manajemen sanggup dipelajari dan tersusun atas bagian-bagian yang sistematis dalam rangka mencapai tujuan organisasi. Jadi, manajemen sebagai ilmu merupakan akumulasi pengetahuan yang tersusun secara sistematis dan terorganisasi.

1.2. Unsur-Unsur Manajemen


Unsur-unsur manajemen, terdiri atas manusia, mekanisme kerja, dan tujuan.

a. Manusia (Orang)

Manusia yakni mereka yang telah memenuhi syarat tertentu dan telah menjadi unsur yang tidak terpisahkan dari organisasi atau tubuh perjuangan tempat ia bekerja.

b. Mekanisme Kerja

Mekanisme kerja yakni tata cara dan tahapan yang harus dilalui orang yang mengadakan kegiatan bersama untuk mencapai tujuan.

c. Tujuan Manajemen

Tujuan utama manajemen, yaitu memberi fasilitas kepada pencapaian produktivitas organisasi dengan cara mengurangi ketidakpastian dalam mewujudkan banyak sekali acara organisasi (badan usaha) yang berbeda. Hal tersebut akan dicapai dengan cara membuat planning bagi setiap kegiatan. Produktivitas organisasi berarti tingkatan dari nilai-nilai yang dibentuk oleh suatu organisasi. Misalnya, sejumlah produk kendaraan beroda empat yang diproduksi, sesuai dengan kualitas standar yang telah ditentukan. Tujuan manajemen mengandung hal-hal menyerupai sasaran, maksud, misi, batas waktu, standar, dan target.

Hasil riset yang telah dilakukan oleh Prof. Georgew England dalam majalah terkenal Academy of Management Journal bahwa tujuan manajemen meliputi efisiensi organisatoris, pertumbuhan organisasi, pertimbangan dalam bidang kesejahteraan pegawai, serta kepentingan-kepentingan sosial dan masyarakat. (Sumber: Manajemen Perusahaan, 1996)

1.3. Tingkatan dalam Manajemen


Dari definisi manajemen, dikenal istilah manajer. Manajer yakni seseorang yang bertindak sebagai perencana, pengorganisasian, pelaksana, dan pengendali sumber daya untuk mencapai tujuan. Seorang manajer yang baik harus mempunyai sifat kepemimpinan. Kepemimpinan yakni sikap dan sikap untuk mempengaruhi bawahan supaya mereka bisa bekerja sama dalam mencapai tujuan secara efektif dan efisien.

Manajer dibedakan berdasarkan cakupan acara yang dilakukan, berdasarkan jenjang atau hierarki dan peranan manajer dalam organisasi.

1.3.1. Cakupan Aktivitas yang Dilakukan

Berdasarkan cakupan acara yang dilakukan, manajer dibedakan menjadi manajer umum dan manajer fungsional.

1) Manajer Umum (General Manager)

Seorang manajer yang bertanggung jawab atas semua acara menyerupai produksi, penjualan, pemasaran, dan keuangan untuk sebuah organisasi atau perusahaan.

2) Manajer Fungsional (Functional Manager)

Seorang manajer yang bertanggung jawab hanya atas satu acara organisasi, menyerupai manajemen keuangan atau manajemen sumber daya manusia.

1.3.2. Jenjang dan Hierarki

Berdasarkan jenjang atau hierarkinya, manajer dibedakan sebagai berikut.

1) Manajer Puncak (Top Manager)

Manajer puncak yakni jenjang manajemen tertinggi yang biasanya terdiri atas dewan administrator dan administrator utama. Manajer puncak bertanggung jawab pada manajemen keseluruhan dari sebuah organisasi. Mereka memutuskan kebijakan operasional dan pedoman interaksi organisasi dengan lingkungannya. Biasanya nama jabatan manajer puncak yakni Chief Executive Officer (CEO), presiden, dan wakil presiden organisasi.

2) Manajer Tingkat Menengah (Middle Manager)

Setingkat di bawah manajer puncak yakni manajer tingkat menengah. Tugas utamanya yakni mengembangkan rencana-rencana operasi dan menjalankan keputusan-keputusan yang telah ditetapkan manajemen puncak serta bertanggung jawab kepada manajer puncak. Termasuk ke dalam tingkat manajer tingkat menengah yakni kepala bagian/divisi dan kepala seksi.

3) Manajer Pelaksana atau Manajer Tingkat Pertama (Supervisory Manager/First-Line Manager)

Manajer pelaksana yakni manajemen tingkat paling bawah. Tugasnya terutama untuk menjalankan keputusan dan planning yang telah ditentukan manajemen menengah. Mereka bertanggung jawab mengawasi pelaksanaan pekerjaan sehari-hari (operasional) dan tidak membawahi manajer lain. Termasuk ke dalam manajer pelaksana yakni kepala mandor, mandor, manajer tim sepak bola, dan kepala sekolah.

1.4. Peranan Manajer


Untuk memahami pekerjaan seorang manajer yang kompleks yakni dengan mengetahui banyak sekali peranan manajer. Menurut Mintzberg peranan manager dikelompokkan dalam tiga kategori sebagai berikut.

a. Peranan Hubungan Antarpribadi
  1. Wakil organisasi, manajer harus melaksanakan tugas-tugas secara sah atau bersifat ceremonial, contohnya menyerupai menyambut kunjungan resmi.
  2. Pemimpin, manajer mengarahkan dan mendorong bawahan.
  3. Pejabat perantara, manajer membentuk jaringan korelasi secara ekstern, yaitu berusaha mengenali sobat sejawatnya dan membangun korelasi yang saling mewakili.
b. Peranan yang Berhubungan dengan Informasi
  1. Pencatat, manajemen menerima informasi dan menganalisa korelasi operasi serta korelasi ekstern.
  2. Penyebar Informasi, manajer mengunjungi pertemuan untuk mendapatkan informasi dari luar kemudian membuatkan informasi tersebut kedalam organisasi.
  3. Juru Bicara, manajer berbicara berdasarkan kepentingan organisasi dan memberikan informasi keluar organisasi.
c. Peranan dalam Keputusan
  1. Pemrakarsa yakni Perancang, manajer memulai perubahan dengan melaksanakan kiprah kewirausahaan.
  2. Penghalau Gangguan, manajer memainkan kiprah sebagai pengurus gangguan sebagai pengurus gangguan mengenai masalah-masalah yang tidak diharapkan, menyerupai permusuhan antara dua orang bawahan.
  3. Pembagi Sumber Penghasilan, manajer menentukan penyaluran sumber dana organisasi, menyerupai uang, waktu, dan perlengkapan.
  4. Perunding, manajer mewakili organisasi dalam melaksanakan negosiasi tenaga kerja baik orang luar maupun orang dalam.
Menurut Henry Fayol, untuk menjalankan proses manajemen, seorang manajer harus mempunyai keahlian khusus fundamental yang meliputi keterampilan teknis, keterampilan manusiawi, dan keterampilan konseptual.

a. Keterampilan Teknis (Technical Skill)

Keterampilan teknis, yaitu kemampuan untuk memakai pengetahuan, metode, prosedur, teknik, dan nalar yang diharapkan untuk melaksanakan kiprah spesifik yang diperoleh lewat pengalaman, pendidikan, dan pelatihan. Manajer membutuhkan keterampilan teknis yang cukup dari suatu pekerjaan tertentu yang menjadi tanggung jawabnya. Contohnya, teknisi.

b. Keterampilan Manusiawi/Sosial (Human Skill)

Keterampilan manusiawi, yaitu kemampuan untuk bekerja sama, memahami, dan memotivasi orang lain sebagai individu atau kelompok.

c. Keterampilan Konseptual (Conceptual Skill)

Keterampilan konseptual, yaitu kemampuan untuk mengoordinasikan dan mengintegrasikan semua kepentingan dan acara organisasi. Hal tersebut termasuk melihat permasalahan organisasi secara keseluruhan, memahami bagaimana bagian-bagiannya saling terkait, dan mengantisipasi bagaimana perubahan dalam salah satu cuilan tersebut akan mempengaruhi seluruh organisasi.
 Anda tentunya pernah mengikuti suatu organisasi di sekolah atau di masyarakat Pintar Pelajaran Pengertian Manajemen Badan Usaha, Fungsi, Peranan, Pengelolaan, Perekonomian Nasional, Unsur-unsur, Bidang-Bidang, BUMN, BUMD, Koperasi
Bagan 1. Tingkatan Manajemen dalam Organisasi.
Dari Bagan 1, tampak bagaimana keterkaitan antara setiap hierarki dalam organisasi dengan tujuan yang harus ditangani oleh setiap tingkatan hierarki. Tujuan suatu perusahaan yaitu untuk mencapai tujuan ekonomi dan sosial. Keduanya akan menjadi misi yang harus diemban oleh perusahaan dan dijabarkan dalam bentuk planning jangka panjang serta menjadi taktik dalam menanganinya. Hal itu menjadi kiprah dan tanggung jawab manajer puncak. Kebijakan-kebijakan yang telah digariskan dipecah kedalam tujuan jangka pendek yang lebih spesifik baik muatan atau waktu pencapaian target-target yang dikehendaki. Hal itu menjadi kiprah manajer tingkat menengah. Untuk operasionalnya diserahkan kepada unit-unit satuan terkecil yang biasa dipimpin oleh manajer tingkat bawah.

Kedudukan seseorang dalam hierarki organisasi membedakan tingkatan kualitas sasaran yang harus dicapai. Untuk memperjelas perbedaan jenis sasaran tersebut, perhatikan pola berikut ini. Misalnya suatu perusahaan mempunyai tujuan jangka panjang untuk mengekspor mesin pendingin (AC) maka sasaran untuk setiap tingkatan sanggup disusun sebagai berikut.
  1. Sasaran taktik untuk manajemen puncak, dengan meningkatkan volume ekspor sehingga mencapai 30% dari produksi total dalam tiga tahun mendatang.
  2. Sasaran taktis fungsional untuk manajemen menengah, dengan menentukan lokasi kantor untuk perwakilan diluar negeri dan menentukan model mesin pendingin yang sesuai untuk diekspor.
  3. Sasaran operasional untuk manajer bawah, lantaran sebagian besar ditujukan ke negara berkembang maka harus dirancang mesin AC murah dan sesuai dengan keperluan penduduk di negara berkembang serta melatih wiraniaga (salesman) yang menguasai bahasa yang digunakan di negara sasaran pemasaran.

B. Fungsi Manajemen dalam Pengelolaan Badan Usaha


Sekarang, semakin banyak organisasi memutuskan cara gres untuk memasukkan mutu ke dalam fungsi pengendalian. Salah satu pendekatan terkenal dalam fungsi pengendalian yakni Total Quality Management (TQM). TQM memusatkan manajemen pada perbaikan terus-menerus dalam semua operasi, fungsi, dan yang lebih penting dari semuanya yakni proses pekerjaan untuk memenuhi kebutuhan pelanggan. (Sumber: Manajemen, 1999)

Fungsi manajemen yakni proses kegiatan yang saling berkaitan secara keseluruhan untuk mencapai tujuan organisasi atau tubuh usaha. Beberapa bentuk tubuh usaha, di antaranya perusahaan perseorangan, komplotan firma, komplotan komanditer, dan perseroan terbatas (PT). Bentuk-bentuk perjuangan tersebut digolongkan ke dalam tubuh perjuangan swasta. Selain tubuh perjuangan swasta, dikenal beberapa bentuk tubuh perjuangan lain, yaitu tubuh perjuangan milik negara dan koperasi. Masalah manajemen tubuh perjuangan terang akan mempengaruhi pemilihan bentuk tubuh perjuangan tersebut.

Misalnya, Badan Usaha Milik Swasta (BUMS). Jika seseorang atau sekelompok orang merasa mempunyai kapasitas untuk memimpin dan mengelola sendiri perjuangan yang diinginkannya, seharusnya mempunyai bentuk perjuangan perseorangan. Sebaliknya, jikalau mempunyai keterbatasan dalam perkara manajemen, seseorang sanggup menentukan bentuk tubuh perjuangan lain, menyerupai firma, komplotan komanditer, atau perseroan terbatas.

2.1. Fungsi Manajemen


Para jago mengelompokkan fungsi manajemen secara berbeda. Misalnya, George R. Terry menyatakan fungsi manajemen meliputi Planning, Organizing, Actuating, dan Controlling (POAC). Sementara Harold Koontz dan Cyrill O'Donnel menyatakan fungsi manajemen meliputi Planning, Organizing, Staffing, Directing, dan Controlling (POSDC). Beberapa pakar manajemen memasukkan fungsi-fungsi manajemen yang bersifat khusus, menyerupai staffing, directing, motivating, dan coordinating ke dalam fungsi yang bersifat lebih umum, yaitu leading.
 Anda tentunya pernah mengikuti suatu organisasi di sekolah atau di masyarakat Pintar Pelajaran Pengertian Manajemen Badan Usaha, Fungsi, Peranan, Pengelolaan, Perekonomian Nasional, Unsur-unsur, Bidang-Bidang, BUMN, BUMD, Koperasi
Bagan 2. Sifat Interaktif dari Proses Manajemen.
Dari Bagan 2, terlihat bahwa proses manajemen saling berkaitan satu sama lain. Anak panah dua arah memperlihatkan bahwa fungsi merencanakan, mengorganisasikan, mengarahkan, dan mengendalikan yakni tindakan simultan dan saling berafiliasi atau berinteraksi dalam manajemen sebuah tubuh usaha.

a. Perencanaan (Planning)

Tahap awal dan paling fundamental dari setiap kegiatan yakni perencanaan. Perencanaan yakni proses penentuan tujuan, strategi, dan kebijakan yang dibutuhkan untuk mencapai tujuan. Merencanakan berarti mengupayakan penggunaan sumber daya manusia, sumber daya alam, dan sumber daya lainnya untuk mencapai tujuan.

Beberapa kegiatan yang harus diperhatikan dalam perencanaan, di antaranya sebagai berikut.
  1. Menentukan tujuan jangka pendek dan jangka panjang perusahaan. Berdasarkan tujuan perusahaan atau organisasi, dibentuk tujuan untuk bagian-bagian dalam perusahaan yang sejalan atau menunjang tujuan organisasi atau perusahaan.
  2. Merumuskan kebijakan dan prosedur. Setelah tujuan ditetapkan, selanjutnya menentukan langkah-langkah yang perlu diambil atau planning kerja untuk mencapai tujuan tersebut.
  3. Melakukan peninjauan secara berkala. Tujuannya mengetahui perubahan-perubahan yang terjadi, apakah sesuai dengan planning atau tidak dan mencari alternatif lain untuk mencapai tujuan perusahaan.
Tujuan yang harus diperhatikan dalam perencanaan antara lain:
  1. mengurangi risiko dan perubahan yang mungkin terjadi pada masa yang akan datang;
  2. memfokuskan kegiatan pada sasaran perusahaan yang telah ditetapkan;
  3. menjamin proses pencapaian tujuan sanggup terealisasi secara efektif dan efisien;
  4. memudahkan pengawasan.
Perencanaan pada tingkatan manajemen organisasi dibedakan dalam tiga jenis perencanaan yaitu sebagai berikut.
  1. Perencanaan taktik dibentuk oleh manajemen puncak dengan jangka panjang untuk kurun waktu lebih dari lima tahun yang memperlihatkan tujuan organisasi dalam posisi dengan lingkungan.
  2. Perencanaan taktis dibentuk oleh manajemen puncak dan menengah dengan jangka waktu 1 hingga 5 tahun yang di dalamnya mengatur sumber-sumber yang akan digunakan untuk menolong organisasi dalam mencapai tujuan strategis.
  3. Perencanaan operasional dibentuk oleh manajemen menengah dan bawah untuk jangka waktu kurang dari 1 tahun. Rencana ini sifatnya spesifik dan berwujud yang didalamnya terdapat resiko, akan tetapi biasanya banyak informasi yang masuk ke tangan manajer dalam pengambilan keputusan.
b. Pengorganisasian (Organizing)

Pengorganisasian yakni proses pembagian tugas, wewenang, dan sumber daya di antara anggota organisasi untuk mencapai tujuan tertentu. Organisasi yang berbeda akan melahirkan pengorganisasian yang berbeda pula. Jadi, pengorganisasian berarti memutuskan sistem organisasi yang dianut organisasi tersebut dan mengadakan pembagian kerja supaya tujuan sanggup direalisasikan dengan mudah.

Oleh lantaran itu, dalam pengorganisasian diharapkan tahapan-tahapan sebagai berikut:
  1. penentuan dan penelitian kegiatan-kegiatan yang diharapkan untuk mencapai tujuan-tujuan perusahaan;
  2. pengklasifikasian kegiatan-kegiatan organisasi atau perusahaan;
  3. pembagian kiprah kepada setiap kelompok yang telah ditentukan sesuai dengan keahliannya.
Prinsip-prinsip organisasi, antara lain:
  1. setiap organisasi hendaknya mempunyai tujuan yang jelas;
  2. melakukan departementasi;
  3. mengadakan pembagian kiprah pengerjaaan;
  4. adanya koordinasi;
  5. adanya kesatuan komando;
  6. mengadakan pelimpahan wewenang;
  7. harus berada dalam keseimbangan.
(Sumber: Manajemen, 1999)

c. Pengarahan (Directing)

Pengarahan sering disebut juga dengan pengaturan (leading), yaitu proses memotivasi, membimbing, dan mengarahkan karyawan dalam rangka mencapai tujuan. Seorang pemimpin dituntut untuk sanggup berkomunikasi, menawarkan petunjuk, berinisiatif, serta sanggup menawarkan stimulus kepada para karyawannya. Berhasil tidaknya tujuan organisasi sangat dipengaruhi oleh efektivitas kepemimpinan, pinjaman motivasi, dan pengembangan komunikasi dari atasan kepada bawahan. Motivasi sendiri mempunyai pengertian perjuangan untuk mengefektifkan pekerjaan dengan mencurahkan perhatian, tenaga, dan Pikirannya secara penuh kepada perjuangan pekerjaan yang disebabkan oleh faktor kebutuhan ekonomi sekaligus merupakan alat dan tujuan untuk mencapai kepuasan. Komunikasi mempunyai arti menceritakan, mencapaikan suatu maksud atau tujuan yang berupa gagasan, ide, dan dampak sehingga orang lain mengerti akan apa yang kita inginkan.

Menurut G.R Terry membagi tipe-tipe kepemimipinan dalam organisasi menjadi 6 macam, yaitu sebagai berikut.
  1. Tipe Kepemimpinan Pribadi (Personal Leadership) yakni segala sesuatu tindakannya dilakukan dengan mengadakan kontak pribadi baik secara verbal atau pribadi yang dilakukan oleh pemimpin yang bersangkutan.
  2. Tipe Kepemimpinan Non Pribadi (Non Personal Leadership) adalah segala suatu kecerdikan yang menjalankan perusahaan dilaksanakan melalui bawahannya dengan mempergunakan media non pribadi baik planning atau perintah.
  3. Tipe Kepemimpinan Otoriter (Autoritorian Leadership) adalah ia bekerja berdasarkan peraturan yang berlaku secara ketat dan intruksi-intruksi harus ditaati.
  4. Tipe Kepemimpinan Demokratis (Democratic Leadership) adalah kepemimpinan yang menganggap dirinya cuilan dari kelompoknya dan bahu-membahu dengan kelompoknya berusaha bertanggungjawab mengenai terlaksananya tujuan bersama.
  5. Tipe Kepemimpinan Paternalistis (Paternalistic Leadership) adalah kepemimpinan yang dicirikan oleh suatu dampak yang bersifat kebapakan dalam korelasi pemimpin dan kelompok.
  6. Tipe Kepemimpinan Menurut Bakat (Indogenious Leadership) adalah kepemimpinan yang timbul kelompok-kelompok organisasi informal yang melahirkan bidang keahlian dimana ia ikut berkecimpung pada organisasi tersebut.
d. Pengawasan (Controlling)

Pengawasan atau disebut juga pengendalian, yaitu fungsi manajemen yang berafiliasi dengan mekanisme pengukuran hasil kerja terhadap tujuan perusahaan. Dengan kata lain, pengontrolan atau pengendalian yakni proses untuk memastikan bahwa acara bergotong-royong sesuai dengan acara yang direncanakan. Terdapat tiga hal penting dalam pengawasan antara lain:
  1. menentukan standar atau tolok ukur prestasi kerja;
  2. mengukur hasil kerja dengan standar yang ada;
  3. membandingkan prestasi dengan langkah-langkah yang telah ditetapkan;
  4. mengambil langkah-langkah yang diharapkan untuk memperbaiki hasil kerja yang tidak sesuai dengan standar atau tolok ukur.

2.2. Bidang-Bidang Manajemen


Penerapan manajemen diubahsuaikan dengan bidang kerja yang ada dalam organisasi atau tubuh usaha. Bidang-bidang tersebut di antaranya manajemen produksi, keuangan, pemasaran, personalia, dan administrasi.

a. Manajemen Produksi (Production Management)

Manajemen produksi yakni kegiatan untuk mengatur dan mengkoordinasikan penggunaan sumber daya organisasi secara efektif dan efisien dalam rangka membuat serta menambah kegunaan suatu barang dan jasa. Beberapa aspek yang perlu diperhatikan dalam manajemen produksi, yaitu sebagai berikut.
  1. Seleksi dan desain produk berafiliasi dengan upaya untuk mengembangkan produk melalui penelitian terus-menerus.
  2. Manajemen persediaan berafiliasi dengan penetapan jumlah produk supaya setiap seruan konsumen sanggup terlayani.
  3. Pengendalian mutu, berafiliasi dengan penetapan kualitas produk untuk memuaskan konsumen.
b. Manajemen Keuangan (Financial Management)

Manajemen keuangan berafiliasi dengan tanggung jawab pengumpulan, penggunaan, maupun pengelolaan dana perusahaan/organisasi secara efisien. Beberapa aspek yang termasuk kegiatan dalam manajemen keuangan, yaitu sebagai berikut.
  1. Merencanakan keuangan perusahaan pada periode tertentu. Hal ini berafiliasi dengan upaya memperoleh dana dan menentukan sumber dana yang dibutuhkan.
  2. Mengawasi, mengatur, dan mengendalikan posisi keuangan perusahaan melalui laporan keuangan yang sistematis.
  3. Mengatur pelaksanaan kredit.
c. Manajemen Pemasaran (Marketing Management)

Manajemen pemasaran merupakan proses perencanaan dan pelaksanaan penetapan konsep produk, penetapan harga, promosi, dan pendistribusian gagasan, barang, atau jasa yang memungkinkan terjadinya pertukaran untuk memenuhi tujuan individu dan organisasi. Konsep pemasaran harus dibedakan dengan penjualan. Menurut konsep pemasaran pencapaian sasaran organisasi bergantung pada penentuan kebutuhan dan keinginan pasar sasaran dan pencapaian kepuasan yang diinginkan lebih efektif dan efisien daripada pesaing.

Adapun berdasarkan konsep penjualan konsumen tidak akan membeli produk organisasi dalam jumlah yang cukup, kecuali organisasi mengadakan perjuangan penjualan dan promosi berskala besar. Pemasaran merupakan orientasi manajemen yang beranggapan bahwa kiprah utama perusahaan yakni memaksimalkan kepuasan konsumen (consumer satisfaction). Adapun penjualan hanya merupakan cuilan dari kegiatan pemasaran yang lebih berorientasi kepada peningkatan volume pen jualan yang maksimal. Dalam manajemen pemasaran, terdapat empat hal pokok yang akan menjamin keberhasilan perusahaan dalam memasarkan produknya. Keempat hal pokok tersebut disebut bauran pemasaran (marketing mix), yaitu produk, harga, tempat, dan promosi.

1) Produk (Product)

Produk yakni sesuatu yang ditawarkan kepada pasar baik produk fisik maupun jasa-jasa. Dalam menghasilkan produk, produsen hendaknya lebih memerhatikan kebutuhan keinginan konsumen di pasaran.

Produk sanggup dibagi menjadi tiga tingkatan, yaitu produk inti, produk aktual, dan produk tambahan.
  1. Produk inti yakni produk paling dasar yang terdiri atas jasa untuk memecahkan perkara atau manfaat inti yang dicari konsumen ketika mereka akan membeli suatu produk. Oleh lantaran itu, ketika merancang produk, pemasar harus memutuskan inti manfaat yang diberikan produk bagi konsumen.
  2. Produk aktual adalah produk yang berada disekitar produk inti. Produk aktual, di antaranya mempunyai lima karakteristik, yaitu tingkat mutu, sifat, desain, nama merek, dan kemasan.
  3. Produk tambahan adalah tambahan jasa dan manfaat bagi konsumen yang diberikan di sekitar produk produk inti dan produk aktual.
2) Harga (Price)

Harga yakni kompensasi yang harus dilakukan untuk mendapatkan sejumlah barang dan jasa. Dalam memutuskan harga produk, produsen harus memperhitungkan biaya produksi sehingga tidak terlalu tinggi atau rendah yang akan memengaruhi konsumen dan produsen sendiri dalam mendapatkan keuntungan.

Ada empat kebijakan harga yang biasa digunakan perusahaan, yaitu price discount, promotional discounts, nem product pricing, dan geographic pricing.
  1. Price discount (potongan harga) ini sanggup dilakukan berdasarkan jumlah pembelian, musim, tujuan tertentu perusahaan, atau sistem pembayaran yang ditetapkan perusahaan. Misalnya, toko buku akan menawarkan discount sesuai banyaknya pembelian. Semakin banyak pembelian, potongan yang diberikan akan semakin besar. Contoh discount berdasarkan demam isu biasanya dilakukan oleh toko pakaian. Untuk menghabiskan persediaan pakaian demam isu dingin, toko menawarkan discount kepada konsumen.
  2. Promotional discounts dilakukan melalui dua cara, yaitu markdown discount dan loss leaders. Markdown discount, yaitu discount yang dilakukan supaya konsumen berani membeli barang yang bergotong-royong tidak diperlukan. Misalnya, toko pakaian mengadakan markdown discount untuk menghabiskan persediaan barang usang cepat habis dan akan diganti dengan barang baru. Adapun loss leaders dilakukan dengan menjual barang di bawah harga pokoknya. Loss leaders dilakukan untuk merangsang konsumen mau membeli barang lain selain barang yang dijual murah tersebut.
  3. Nem product pricing atau penetapan harga barang gres dilakukan melalui dua cara, yaitu price skimming dan penetration pricing. Price skimming, yaitu kebijakan harga yang dilakukan dengan memutuskan harga setinggi mungkin lantaran barang tentangan belum ada. Adapun penetration pricing merupakan kebalikan dari price skimming, yaitu kebijakan penetapan harga serendah mungkin lantaran barang tentangan sudah banyak di pasar.
  4. Geographic pricing, yaitu kebijakan penetapan harga dengan mempertimbangkan ongkos pengiriman. Setelah penjualan terjadi harus ditentukan siapa yang akan menanggung ongkos pengiriman, pembeli atau penjual.
3) Saluran Distribusi (Place)

Saluran distribusi, yakni mediator perdagangan (intermediaries) yang melaksanakan kegiatan menyalurkan produk dari produsen kepada konsumen, mulai dari distributor, pedagang besar, hingga pengecer. Peranan susukan distribusi ini penting lantaran pada umumnya tidak semua barang sanggup dikonsumsi secara pribadi oleh pemakai. Saluran distribusi sanggup dilakukan melalui tiga cara, yaitu sebagai berikut.
  1. Distribusi yang dilakukan pribadi dari produsen ke konsumen, contohnya dilakukan untuk produk pertanian.
  2. Distribusi yang dilakukan dari produsen melalui distributor, kemudian ke konsumen, contohnya distribusi produk makanan.
  3. Distribusi yang dilakukan dari produsen ke distributor, agen, kemudian konsumen, contohnya distribusi gas elpiji.
  4. Distribusi yang dilakukan dari produsen ke distributor, agen, pengecer, dan konsumen, contohnya distribusi produk minyak tanah, beras, dan barang sembako lainnya.
4) Promosi (Promotion)

Promosi yakni kegiatan-kegiatan yang dilakukan perusahaan secara aktif untuk mendorong konsumen membeli produk yang ditawarkan. Selain itu, promosi berfungsi mempengaruhi keputusan konsumen untuk membeli suatu produk tertentu.

Promosi sanggup dilakukan teknik-teknik berikut.
  1. Personal selling, yakni teknik promosi yang dilakukan oleh pramuniaga/salesman yang bertugas menghubungi korelasi perusahaan.
  2. Advertising, adalah teknik promosi yang dilakukan melalui pemasangan iklan, baik di media cetak maupun media elektronik. Selain itu, teknik ini sanggup juga dilakukan dengan teknik reklame menyerupai pemasangan spanduk atau papan reklame di pinggir jalan.
  3. Publicity, adalah teknik promosi berupa pemuatan isu di media massa. Berita yang dimuat, di antaranya berupa isu perihal kemajuan-kemajuan yang telah dicapai oleh perusahaan atau perihal mutu produk yang dihasilkan perusahaan.
  4. Sales promotion, adalah teknik promosi yang dilakukan dengan mengadakan penjualan obral, pinjaman potongan secara besar-besaran, dan undian hadiah dengan cara mengumpulkan dan mengirimkan merek dagang, bungkus produk, atau kupon-kupon hadiah yang dicetak perusahaan. Teknik promosi ini dilakukan untuk meningkatkan penjualan dalam jangka pendek.
d. Manajemen Sumber Daya Manusia (Human Resources Management)

Manajemen sumber daya insan yakni kegiatan merencanakan, mengarahkan, dan mengkoordinasikan semua pekerjaan yang menyangkut pegawai, mencari pegawai, berlatih atau mengorganisasi dan melayani mereka.

Tujuan utama manajemen sumber daya manusia, yaitu untuk meningkatkan donasi karyawan terhadap organisasi dalam rangka mencapai produktivitas organisasi yang bersangkutan.

Fungsi yang dilakukan oleh manajemen sumber daya manusia, di antaranya:
  1. memilih tenaga kerja sesuai dengan jabatan;
  2. melakukan training terhadap tenaga kerja yang sudah dipilih dengan baik;
  3. menciptakan kondisi kerja yang menunjang moral pekerja dan produktivitas tinggi;
  4. memberikan balas jasa yang seimbang dengan tugas;
  5. menyusun job description, yaitu rumusan tertulis yang didasarkan pada analisis jabatan tertentu. Job description meliputi nama pekerjaan; tempat bekerja dan korelasi dengan pekerja lain; peralatan atau mesin yang digunakan; deskripsi syarat fisik dan mental yang harus dipenuhi pekerja; kondisi kerja; serta kewajiban dan tanggung jawab pekerja/karyawan.
Seleksi atau pemilihan tenaga kerja sanggup dilakukan melalui banyak sekali cara, di antaranya sebagai berikut.
  1. Memanfaatkan sumber internal yaitu mencari karyawan untuk mengisi lowongan dari karyawan yang sudah ada.
  2. Menggunakan jasa karyawan lama. Biasanya cara ini dilakukan untuk mencari tenaga kerja tingkat bawah. Misalnya, meminta karyawan usang untuk mencari teman-temannya yang mau ditempatkan dalam posisi tersebut.
  3. Melalui sekolah atau forum pendidikan.
  4. Mencari pribadi ke kawasan tenaga kerja, contohnya perusahaan perkebunan akan mencari pekerja pribadi ke kawasan perkebunan dengan terlebih dahulu memberi pengarahan dan izin dari kepala kawasan setempat.
  5. Melalui iklan, baik di media cetak maupun di media elektronik.
Karyawan yang dimiliki perusahaan harus dilatih dan di tingkatkan keterampilannya dengan tujuan:
  1. pekerjaan sanggup dilakukan lebih baik, lebih tepat, dan lebih efisien;
  2. mengurangi terjadinya kecelakaan kerja;
  3. tanggung jawab dan disiplin semakin meningkat;
  4. profesionalisasi dalam jabatan semakin mantap.
Selain pelatihan, karyawan juga harus diberi motivasi untuk meningkatkan semangat kerjanya. Cara yang dilakukan untuk memotivasi, di antaranya:
  1. memberikan imbalan yang memadai;
  2. memberikan santapan rohani secara periodik atau rutin;
  3. menciptakan suasana informal, suasana santai, rekreasi, dan malam bersama keluarga;
  4. memberikan perhatian secara individual kepada karyawan;
  5. menggunakan "manajemen tepuk", yaitu dilakukan dengan mendekati dan menepuk pundak karyawan serta menghargai mereka sebagai sahabat;
  6. memberikan kesempatan untuk maju dan merencanakan masa depannya;
  7. meningkatkan loyalitas karyawan;
  8. meminta pendapat dan saran-saran karyawan dalam hal-hal tertentu.
e. Manajemen Akuntansi (Accounting Management)

Kegiatan manajemen akuntansi yakni mengumpulkan, mencatat, menganalisis, dan melaporkan keuangan perusahaan sebagai materi pengambilan keputusan. Tahapan dalam manajemen administrasi/akuntansi yakni sebagai berikut.
  1. Pengumpulan data. Data yang dikumpulkan sanggup berbentuk data harian, mingguan, dan bulanan yang diperoleh dari setiap cuilan perusahaan.
  2. Pencatatan data. Data yang telah dikumpulkan dicatat secara sistematis, berurutan, dan terperinci.
  3. Pengelompokan data. Setelah dicatat, data dikelompokkan berdasarkan golongan, rekening, atau penggolongan yang lain berdasarkan kebutuhan.
  4. Pelaporan. Dilakukan secara periodik supaya terdapat kesinambungan dan manajemen sanggup membandingkan laporan untuk mengetahui kemajuan atau kemunduran perusahaan.
  5. Penafsiran data. Data yang telah ditafsirkan kemudian dibandingkan dengan kondisi perusahaan periode sebelumnya atau kondisi perusahaan lain.
Tips dalam memasarkan produk perjuangan kecil sebagai berikut.
  1. Lihatlah apa yang Anda kerjakan.
  2. Fokus pada kebutuhan konsumen.
  3. Buatlah tim pemasaran yang efektif.
  4. Bagilah konsumen Anda ke dalam beberapa kelompok.
  5. Lakukan identifikasi apa yang dibutuhkan konsumen.
  6. Perhatikan mutu produk, harga yang sesuai, dan tempat di mana konsumen bisa memperoleh barang atau jasa yang ditawarkan.
  7. Pesan yang disampaikan hendaknya menjelaskan manfaat dari produk atau jasa yang ditawarkan.
  8. Buatlah planning pemasaran efektif yang bisa digunakan antara enam bulan hingga lima tahun ke depan.
  9. Jalankan sesuai rencana.
  10. Rencana pemasaran yang telah dijalankan harus terkontrol dan terukur.
(Sumber: www.scottish-enterprise.com)

C. Peran Badan Usaha dalam Perekonomian Nasional


3.1. Pengertian dan Bentuk-Bentuk Badan Usaha


Badan perjuangan yakni kesatuan yuridis dan irit dari penggunaan faktor-faktor produksi yang bertujuan mencari keuntungan atau memberi pelayanan kepada masyarakat. Aspek yuridis berarti bahwa untuk mendirikan suatu tubuh perjuangan harus memenuhi aspek aturan antara lain sertifikat notaris dan Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP). Adapun aspek irit berarti bahwa dalam mendirikan tubuh perjuangan harus mempunyai modal, tenaga kerja, kemampuan atau skill, dan perusahaan. Dengan dua aspek tersebut, tubuh perjuangan menyusun taktik untuk mencapai tujuannya yaitu memperoleh keuntungan. Menurut bentuk hukumnya, tubuh perjuangan sanggup dibedakan menjadi bentuk tubuh perjuangan berikut.
  1. Badan perjuangan perseorangan yakni tubuh perjuangan swasta yang didirikan dan dimiliki perseorangan serta melaksanakan kegiatan perjuangan untuk mendapatkan keuntungan dan biasanya tidak mempunyai tubuh hukum. Misalnya, salon kecantikan, bengkel, dan perjuangan kerajinan.
  2. Badan perjuangan firma (Vennootschap Onder Fen Firma atau Fa) yakni komplotan dua orang atau lebih yang setuju untuk melaksanakan perjuangan dengan memakai nama bersama.
  3. Persekutuan komanditer (Commanditaire Vennootschap atau CV) yakni adalah komplotan satu atau beberapa orang pengusaha, dan seorang atau beberapa orang yang menyetorkan modal.
  4. Perseroan terbatas (PT) atau Naamloze Vennootschap (NV) yakni perusahaan yang modalnya terdiri dari saham-saham dan tanggung jawab sekutu pemegang saham terbatas sesuai jumlah saham yang dimilikinya.
Badan perjuangan yang sesuai dengan sistem demokrasi ekonomi atau sistem ekonomi kerakyatan yang dianut oleh negara Indonesia terdiri atas tiga bentuk tubuh usaha, yaitu Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Badan Usaha Milik Swasta (BUMS), dan Koperasi.

3.1.1. Badan Usaha Milik Negara (BUMN)

Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yakni perjuangan yang didirikan pemerintah dengan modal milik pemerintah/negara. Selain untuk melayani kepentingan umum, BUMN juga sebagai salah satu sumber pendapatan negara. Ada tiga bentuk BUMN, yaitu Perusahaan Umum, Perseroan (Persero), dan Perusahaan Jawatan (Perjan). Contoh BUMN yang berupa perusahaan umum yaitu Perum Peruri. Contoh BUMN yang berupa Persero, yaitu PT Pertamina dan PT Telkom. Adapun pola BUMN dalam bentuk Perjan yaitu PJKA (sekarang menjadi PT KAI) dan Perjan Pegadaian (sekarang Perum Pegadaian).

3.1.2. Badan Usaha Milik Swasta (BUMS)

Badan Usaha Milik Swasta (BUMS) yakni tubuh perjuangan yang didirikan pihak swasta dengan modal sepenuhnya milik swasta, baik perseorangan maupun kolaborasi beberapa orang. Kegiatan tubuh perjuangan swasta bergerak, di ataranya bergerak dalam bidang industri ekstraktif, pertanian, perdagangan, dan jasa. Perusahaan swasta dalam menjalankan usahanya sanggup berbentuk Perseroan Terbatas (PT), Persekutuan Komanditer (CV), Firma (Fa), dan perusahaan perseorangan. Contoh tubuh perjuangan milik swasta, yaitu PT ASTRA Internasional, PT Panasonic, PT Indofood, dan PT Maspion.

3.1.3. Koperasi

Menurut Undang-Undang No. 25 tahun 1992, koperasi yakni tubuh perjuangan yang beranggotakan orang seorang atau tubuh aturan koperasi dengan melandaskan kegiatannya berdasarkan prinsip-prinsip koperasi sekaligus sebagai gerakan ekonomi kerakyatan yang berdasarkan asas kekeluargaan. Sesuai dengan Undang-Undang Dasar 1945 pasal 33, tubuh perjuangan yang paling sesuai dengan jiwa dan kepribadian bangsa Indonesia yakni koperasi. Koperasi didirikan untuk meningkatkan kesejahteraan anggota khususnya dan masyarakat pada umumnya serta membangun tatanan perekonomian nasional dalam rangka mewujudkan masyarakat maju, adil, dan makmur. Contoh tubuh perjuangan koperasi, yaitu Koperasi Simpan Pinjam (Kosipa), Koperasi Serba Usaha (KSU), Koperasi Sekolah, Koperasi Mahasiswa (Kopma), dan Koperasi Unit Desa (KUD).

3.2. Peran Badan Usaha


a. Peranan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) 

BUMN mempunyai peranan penting dalam perekonomian, yaitu sebagai berikut.
  1. BUMN sanggup mengelola dan memakai cabang-cabang produksi yang pokok untuk memenuhi kebutuhan masyarakat secara maksimal demi tercapainya kesejahteraan dan kemakmuran rakyat pada umumnya.
  2. Pemerintah melalui perusahaan negara (BUMN) sanggup melayani masyarakat secara maksimal.
  3. BUMN menjadi salah satu sumber pendapatan negara yang berasal dari pendapatan nonpajak.
  4. BUMN sanggup menyediakan lapangan pekerjaan sehingga sanggup membantu mengatasi pengangguran.
  5. BUMN sanggup membantu mempercepat pertumbuhan ekonomi nasional.
Peranan BUMN ditegaskan dalam Undang-Undang No. 19 Tahun 2003, yaitu sebagai berikut.
  1. Memberikan sumbangan bagi perekonomian nasional umumnya dan penerimaan negara khususnya.
  2. Mengadakan pemupukan keuntungan dan pendapatan.
  3. Menyediakan kebutuhan umum berupa barang dan jasa yang bermutu dan memadai bagi pemenuhan hajat orang banyak.
  4. Menjadi perintis kegiatan-kegiatan perjuangan swasta dan koperasi.
  5. Menyelenggarakan kegiatan perjuangan yang bersifat melengkapi kegiatan swasta dan koperasi, antara lain menyediakan kebutuhan masyarakat, baik dalam bentuk barang maupun jasa dengan menawarkan pelayanan yang bermutu dan memadai.
  6. Turut aktif menawarkan bimbingan kegiatan sektor swasta, khususnya pengusaha golongan ekonomi lemah.
  7. Turut aktif melaksanakan dan menunjang pelaksanaan kecerdikan dan acara pemerintah di bidang ekonomi dan pembangunan umumnya.
b. Peranan Badan Usaha Milik Swasta (BUMS)

BUMS mempunyai peranan penting dalam perekonomian nasional, antara lain:
  1. meningkatkan penerimaan devisa negara dari perusahaan swasta yang melaksanakan kegiatan ekspor dan impor;
  2. membantu pemerintah mengusahakan kegiatan produksi dalam rangka meningkatkan kemakmuran masyarakat;
  3. meningkatkan lapangan kerja untuk mengatasi pengang guran;
  4. membantu pemerintah meningkatkan penerimaan negara melalui banyak sekali pajak.
c. Peranan Koperasi

Koperasi mempunyai peranan penting dalam perekonomian nasional, antara lain:
  1. membangun dan mengembangkan potensi dan kemampuan ekonomi anggota pada khususnya dan masyarakat pada umumnya untuk meningkatkan kesejahteraan ekonomi dan sosialnya;
  2. berperan serta secara aktif dalam upaya mempertinggi kehidupan insan dan masyarakat;
  3. memperkokoh perekonomian rakyat sebagai dasar kekuatan dan ketahanan perekonomian nasional dengan koperasi sebagai soko gurunya;
  4. berusaha mewujudkan dan mengembangkan perekonomian nasional yang merupakan perjuangan bersama berdasar atas asas kekeluargaan dan demokrasi ekonomi.

3.3. Fungsi Badan Usaha


Sebagai forum atau institusi bisnis yang bertujuan memperoleh keuntungan maksimal, tubuh perjuangan mempunyai fungsi atau peranan sebagai fungsi komersial dan fungsi sosial.

a. Fungsi Komersial

Fungsi komersial tubuh perjuangan meliputi fungsi operasional dan fungsi manajerial.

1) Fungsi Operasional

Fungsi operasional yakni fungsi yang memungkinkan tubuh perjuangan sanggup melaksanakan kegiatannya dengan baik untuk mencapai tujuan. Fungsi ini meliputi fungsi pembelian dan produksi, pemasaran, keuangan, personalia, serta administrasi/akuntansi.

2) Fungsi Manajerial

Fungsi manajerial yakni fungsi tubuh perjuangan yang menyatakan bagaimana suatu tubuh perjuangan dikelola secara efisien supaya menawarkan keuntungan maksimal. Fungsi ini meliputi perencanaan, pengorganisasian, pengarahan, dan pengawasan. Kedua fungsi tersebut bersifat internal, artinya hingga sejauh mana sebuah tubuh perjuangan tersebut bisa menjaga kelangsungan usahanya sehingga tetap berfungsi bagi tubuh perjuangan yang bersangkutan.

b. Fungsi Sosial

Berbeda dengan fungsi sebelumnya, fungsi sosial tubuh perjuangan lebih bersifat eksternal. Fungsi sosial menyatakan hingga sejauh mana suatu tubuh perjuangan bisa menawarkan kiprah secara nyata bagi lingkungan di luar tubuh perjuangan yang bersangkutan. Fungsi sosial antara lain sebagai berikut.

1) Penyedia Kesempatan Kerja

Sebagai suatu institusi bisnis, tubuh perjuangan akan menyerap tenaga kerja dari masyarakat. Semakin maju dan berkembang suatu tubuh usaha, semakin banyak tenaga kerja terserap lantaran kesempatan kerja yang tersedia lebih luas.

2) Peningkatan Kualitas Lingkungan Hidup

Etika bisnis yang sehat, mengharuskan setiap tubuh perjuangan meningkatkan kualitas lingkungan hidup. Misalnya, menyediakan tempat pengolahan limbah pabrik dalam rangka mengurangi pencemaran.

3) Fungsi Pertumbuhan Ekonomi Nasional

Kemajuan dunia perjuangan akan membantu meningkatkan pertumbuhan ekonomi nasional. Semakin maju dan berkembang dunia usaha, semakin banyak kesempatan kerja yang tersedia. Selain itu, skala perjuangan juga akan lebih besar lantaran produk yang dihasilkan akan lebih banyak dan pangsa pasar juga lebih luas. Dalam jangka panjang akan mempengaruhi tingkat Produk Domestik Bruto (PDB) suatu negara yang berarti peningkatan pertumbuhan ekonomi nasional.

Rangkuman :
  1. Manajemen yakni suatu keahlian atau teknik untuk merencanakan, mengorganisasikan, melaksanakan, dan mengawasi penggunaan sumber daya secara efektif dan efisien dalam rangka mencapai tujuan.
  2. Tingkatan dalam manajemen, meliputi manajer puncak, manajer tingkat menengah, dan manajer pelaksana atau manajer lini pertama.
  3. Fungsi manajemen yakni proses kegiatan yang saling berkaitan secara keseluruhan untuk mencapai tujuan organisasi atau perusahaan.
  4. Manajemen produksi yakni kegiatan untuk mengatur dan mengoordinasikan penggunaan sumber daya organisasi secara efektif dan efisien dalam rangka membuat serta menambah kegunaan suatu barang dan jasa.
  5. Manajemen keuangan berafiliasi dengan tanggung jawab pengumpulan, penggunaan, maupun pengelolaan dana perusahaan/organisasi secara efisien.
  6. Manajemen pemasaran merupakan proses perencanaan dan pelaksanaan penetapan konsep produk, penetapan harga, promosi, dan pendistribusian gagasan, barang, atau jasa yang memungkinkan terjadinya pertukaran untuk memenuhi tujuan individu dan organisasi.
  7. Tujuan utama manajemen sumber daya manusia, yaitu untuk meningkatkan donasi karyawan terhadap organisasi dalam rangka mencapai produktivitas organisasi yang bersangkutan.
Referensi :

Arifin, I. dan G. H. Wagian. 2009. Membuka Cakrawala Ekonomi 3 : Untuk Kelas XII Sekolah Menengah Atas/Mandrasah Aliyah Program Ilmu Pengetahuan Sosial. Pusat Perbukuan, Departemen Pendidikan Nasional, Jakarta. p. 130.