Showing posts with label Kelas XII. Show all posts
Showing posts with label Kelas XII. Show all posts

Friday, July 31, 2020

Membandingkan Teks Iklan.

Iklan banyak ditemukan di aneka macam media. Iklan merupakan bentuk pemakaian bahasa yang digunakan sedemikian rupa sehingga pesan yang dikandungnya sanggup diterima oleh masyarakat kemudian masyarakat tersebut mengatakan umpan balik yang berupa laba bagi perusahaan pengiklan. Iklan sanggup menjangkau hampir semua lapisan masyarakat. Keberhasilan sebuah iklan sangat bergantung pada kemahiran seseorang dalam memakai bahasa. Struktur teks iklan tidak selalu berurutan sperti struktur teks lainnya, alasannya ialah pembuatan iklan melibatkan kreativitas pembuatnya semoga sanggup menjadi daya tarik khalayak, sehingga strukturnya pun tidak teratur dan kaku.

Iklan itu sendiri merupakan suatu simbol yang divisualisasikan melalui aneka macam aspek tanda komunikasi dan tersusun dalam struktur teks iklan. Tanda-tanda yang terdapat dalam suatu struktur teks iklan merupakan satu kesatuan sistem tanda yang terdiri dari gejala mulut dan non mulut berupa kata-kata, warna ataupun gambar serta mempunyai makna tertentu yang diubahsuaikan dengan kepentingan produk yang akan dipasarkan atau yang akan diinformasikan. efek iklan sangatlah besar dari mengenalkan, menggambarkan dan menginformasikan suatu produk.

Proses penyampaian pesan oleh pengirim pesan kepada akseptor pesan disebut komunikasi. Komunikasi merupakan bab penting dalam iklan. Pesan komunikasi terdiri atas isi dan lambang. Adanya komunikasi antara penulis pesan dengan masyarakat pembaca menciptakan produsen memanfaatkan iklan sebagai tanda (sarana) untuk memperlihatkan produk-produknya. Tanda secara terperinci mensugesti bagaimana proses komunikasi tercipta. Tanda yang diisyaratkan oleh produsen kepada konsumen untuk dicermati, dipertimbangkan, yang kemudian dijadikan materi pertimbangan menciptakan suatu keputusan untuk membeli atau tidak sesuatu produk merupakan inti dari iklan.

Setelah memahami isi teks iklan dari aneka macam bentuk iklan, kiprah kalian selanjutnya membandingkan teks iklan yang satu dengan teks iklan yang lain. Perhatikan teks iklan ini dengan teliti. Setelah itu, kerjakanlah dengan mengikuti petunjuk yang diberikan pada setiap nomor. Tidak semua iklan mempunyai struktur yang sama.
 Iklan banyak ditemukan di aneka macam media Membandingkan Teks Iklan.
Iklan Semen Tiga Roda
Struktur TeksTeks
OrientasiAku sih percaya....tapi sama Semen Tiga Roda
Tubuh iklanBagusnya yang Terpercaya. Bagusnya Semen Tiga Roda
JustifikasiSemen Tiga Roda Kokoh Terpercaya

Iklan Oli Pertamina
Struktur TeksTeks
OrientasiMengenal Ciri Pelumas Pertama yang Baru dan Asli
Tubuh iklanLima digit pertama merupakan Batch Belnding
Dua nomor berikutnya merupakan tahun produksi
Nomor terakhir merupakan lokasi di mana di produksi (1, 2, dan 3 di Jakarta, 4 di Cilacap, 5 di Surabaya)
JustifikasiContact Pertamina : 500 000 (tanpa kode area)
HP. 6221 79173000
SMS : 6221 7813 3000
E-mail : pcc@pertamina.com

Iklan Earth Hour
Menjelang selesai Maret setiap tahun, EARTH HOUR yang merupakan kampanye inisiasi publik, menyatukan masyarakat dari seluruh dunia untuk merayakan kesepakatan gaya hidup irit energi dengan cara mematikan lampu dan alat elektronik yang sedang tidak digunakan selama 1  jam. Kampanye Mematikan Lampu selama 1 jam sebagai agresi awal untuk irit energi dalam rangka menyelamatkan bumi. pada Sabtu 27 Maret 2010, pukul 20.30-21.30 waktu setempat.

Logo EARTH HOUR '60+' memperlihatkan 60 menit mematikan lampu di Earth Hour sebagai awal AKSI gaya hidup irit energi.Tanda '+' memperlihatkan kesepakatan untuk bersama-sama mulai melaksanakan gaya hidup irit energi.

Earth Hour ialah AKSI sukarela mematikan minimal 2 lampu dan peralatan elektronik yang tidak sedang digunakan di setiap rumah. Komputer, lampu hias, lampu untuk iklan, televisi, meja lampu, dan masih banyak lagi lampu dan peralatan elektronik yang secara normal tidak membahayakan keselamatan dan keamanan. Pada tahun 2007, WWF merupakan salah satu inisiator Earth Hour di Sydney yang kemudian pada tahun-tahun berikutnya turut serta dalam kampanye Earth Hour dengan membuatkan kampanye ini di lebih dari 70 negara jaringan WWF di seluruh dunia.

Target utama kampanye Earth Hour Indonesia, yaitu :
  1. Untuk melanjutkan sasaran efisiensi energi dan perubahan gaya hidup di kota-kota besar di dunia dengan konsumsi listrik tinggi,
  2. Berusaha mengaitkannya dengan potensi sumber energi gres terbarukan yang lebih higienis dan berdampak minimal pada lingkungan
  3. Mengangkat dan memancing semangat kepemimpinan pemerintahan dan korporasi untuk secara signifikan melaksanakan efisiensi energi dan penggunaan sumber energi gres terbarukan sebagai bab dari kebijakan mereka.

Etika Pariwara Indonesia
Etika Pariwara Indonesia (EPI) yang disepakati Organisasi Periklanan dan Media Massa, 2005). Berikut ini kutipan beberapa adat periklanan yang terdapat dalam kitab EPI dari segi bahasa.
  1. Iklan harus disajikan dalam bahasa yang sanggup dipahami oleh khalayak sasarannya, dan tidak memakai persandian (enkripsi) yang sanggup menjadikan penafsiran selain dari yang dimaksudkan oleh perancang pesan iklan tersebut. (b) Tidak boleh memakai kata-kata superlatif ibarat “paling”, “nomor satu”, ”top”, atau kata-kata berawalan “ter“. (c) Penggunaan kata ”100%”, ”murni”, ”asli” untuk menyatakan sesuatu kandungan harus sanggup dibuktikan dengan pernyataan tertulis dari otoritas terkait atau sumber yang otentik. (d) Penggunaan kata ”halal” dalam iklan hanya sanggup dilakukan oleh produk-produk yang sudah memperoleh akta resmi dari Majelis Ulama Indonesia, atau forum yang berwenang.
  2. Penggunaan Kata ”Satu-satunya”: Iklan dihentikan memakai kata-kata “satusatunya” atau yang bermakna sama, tanpa secara khas menyebutkan dalam hal apa produk tersebut menjadi yang satu-satunya dan hal tersebut harus sanggup dibuktikan dan dipertanggungjawabkan.
  3. Pemakaian Kata “Gratis”: Kata “gratis” atau kata lain yang bermakna sama dihentikan dicantumkan dalam iklan, bila ternyata konsumen harus membayar biaya lain. Biaya pengiriman yang dikenakan kepada konsumen juga harus dicantumkan dengan jelas.

Iklan harus disajikan dalam bahasa yang sanggup dipahami oleh khalayak sasarannya. Iklan dihentikan memakai kata-kata superlatif ibarat “paling”, “nomor satu”, ”top”, atau kata-kata berawalan “ter“, dan atau yang bermakna sama, tanpa secara khas menjelaskan keunggulan tersebut yang harus sanggup dibuktikan dengan pernyataan tertulis dari otoritas terkait atau sumber yang otentik. Contoh iklan yang masih memakai kata-kata superlatif ibarat itu, misalnya Iklan Kartu Perdana XL Produk Terbaik! Pilih Data Card Mana Saja, Gratis! Internet up to 3 Bulan XL 3G-HSDPA”.

Kalian niscaya sering menjumpai iklan yang menyertakan label halal dalam kemasan produknya. Pada dasarnya, penggunaan kata ”halal” dalam iklan hanya sanggup dilakukan oleh produk-produk yang sudah memperoleh akta resmi dari Majelis Ulama Indonesia, atau forum yang berwenang. pencantuman logo halal pada produk yang telah terdaftar halal pada forum yang diakui, yang kita kenal kini dengan Sertifikat Halal LPPOM MUI. Dengan demikian, setiap produk yang ingin menerima akta halal, mereka harus mengikuti proses berdasarkan standar yang telah ditetapkan oleh forum tersebut. Selanjutnya forum ini mempunyai auditor untuk melaksanakan audit halal, dari para mahir yang dipilih melalui proses seleksi kompetensi, kualitas dan integritas, sebelum mereka ditugaskan. Label halal terdapat pada produk masakan dan minuman, minyak, lemak dan produk olahannya, rempah dan bumbu, penyedap rasa, pemanis, materi tambahan, protein dan mineral, jamu, obat-obatan, kosmetik, suplemen.

Seringkali ditemukan iklan yang memakai kata-kata “satu-satunya”. Pada prinsipnya, iklan dihentikan memakai kata-kata “satu-satunya” atau yang bermakna sama, tanpa secara khas menyebutkan dalam hal apa produk tersebut menjadi yang satu-satunya dan hal tersebut harus sanggup dibuktikan dan dipertanggungjawabkan. Salah satu iklan yang masih memakai kata-kata “satu-satunya” dalam produknya adalah. Iklan televisi Dettol. Dengan menyatakan diri sebagai produk yang paling baik itulah yang dianggap bermakna sama dengan kata ”satu-satunya”. Pada bab selesai iklan ini, voice over pada iklan mengujarkan Dettol ”100% melindungi”.

Pernahkah melihat atau membaca iklan yang mencantumkan kata “gratis”? Penggunaan kata “gratis” atau kata lain yang bermakna sama tolong-menolong dihentikan dicantumkan dalam iklan, bila ternyata konsumen harus membayar biaya lain. Beberapa iklan yang memakai kata tersebut namun ternyata pelanggan harus membayar biaya lain contohnya ialah Iklan Kartu Perdana IM3 “Pake sekalee Gratis sampe Ribuan kalee!”. Kata-kata ini mungkin sanggup menarik perhatian dan minat konsumen. Akan tetapi, seharusnya sanggup memakai kata-kata yang lebih sempurna sehingga tidak menjadikan salah persepsi khalayak yang menjadi sasaran pasarnya. Misalnya kalau ada biaya tambahan yang dikenakan kepada konsumen. Maka juga harus dicantumkan dengan terperinci berapa biaya tambahan tersebut.

Menganalisis Teks Iklan

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia iklan ialah “(1) info pesanan mendorong, membujuk khalayak semoga tertarik pada barang dan jasa yang ditawarkan, (2) pemberitahuan kepada khalayak mengenai barang atau jasa yang dijual, dipasang di dalam media massa”. Dalam memberikan iklan produk kepada masyarakat tentunya membutuhkan media. Sedangkan pengertian iklan berdasarkan Rhenald Kasali ialah pesan yang memberikan produk yang ditujukan kepada masyarakat melalui media massa. Media yang dipakai untuk memberikan iklan yaitu surat kabar, majalah, radio, televisi, ditambah dengan internet”

Iklan sanggup dikelompokan menjadi iklan keluarga, iklan niaga, iklan pengumuman, iklan baris, dan iklan layanan masyarakat. Iklan keluarga merupakan iklan yang berisikan hal-hal mengenai keluarga, iklan ini pada umumnya lebih berupa iklan kolom atau display yang banyak kita jumpai di koran-koran. klan niaga ialah iklan yang memperkenalkan, menawarkan, mempromosikan produk-produk dari perusahaan kepada masyarakat umum serta mensugesti mereka semoga memakai produk-produk yang diiklankan tersebut. Iklan pengumumam merupakan bentuk iklan yang berusaha untuk mengumumkan, memberikan atau memberikan pesan kepada khalayak ramai. Iklan baris banyak kita temukan dimedia-media cetak menyerupai koran. Iklan ini merupakan pengembangan dari iklan-iklan yang sebelumnya muncul dikoran-koran dengan menampilkan daya tarik gambar yang menarik dan kata-kata yang seperlunya saja. klan masyarakat ialah iklan yang dibentuk untuk memberikan pesan-pesan sosial kepada masyarakat. Pada umumnya iklan ini beredar dikala masyarakat sedang menghadapi permasalahan tertentu.

Dari aneka macam macam jenis iklan tersebut di atas dalam goresan pena ini yang akan dibahas ialah iklan niaga. Perhatikan teladan iklan di bawah ini.
Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia iklan ialah  Menganalisis Teks Iklan
Pada iklan Simpati, iklan tersebut tidak mempunyai judul maupun orientasi. Isi iklan pribadi menyatu dengan badan iklan. Tubuh iklan berisi teks yang memakai kaidah pernyataan, bujukan, dan perkaitan konsep. Agar sanggup membujuk dan mempertahankan ingatan konsumen terhadap produk yang ditawarkan, maka diharapkan daya tarik dalam teks iklan. Pada iklan tersebut, daya tarik yang dimunculkan pengiklan ialah kalimat pada bab badan iklan. Seperti pada kolom di bawah ini ini.
Struktur TeksTeks
Orientasi-
Tubuh iklanNgobrol Sepuasnya seharian tetap 0,5/dtk gak ada batas
JustifikasiBerlaku untuk panggilan ke seluruh pelanggan Telkomsel. Promo berlaku s.d. 30 September 2008

Pada iklan tersebut terdapat kejadian bahasa yang berupa penyisipan unsur yang berwujud kata-kata yakni gak. Fenomena ini berbentuk penggunaan unsur-unsur dari suatu bahasa tertentu dalam satu kalimat atau wacana bahasa lain dengan adanya unsur kesengajaan. Gejala inilah disebut campur kode. Unsur-unsur menyerupai ini sanggup berasal dari bahasa tempat maupun bahasa asing. Campur instruksi sanggup dibedakan menjadi beberapa macam berdasarkan unsur-unsur kebahasaan.
  1. Penyisipan unsur-unsur yang berwujud kata. Kata dalah deretan aksara yang diapit oleh dua buah spasi dan mempunyai satu arti Contoh : "Seorang pemimpin harus mengayomi rakyat lahir dan batin. (Seorang pemimpin harus sanggup melindungi rakyat lahir dan batin}‟.
  2. Penyisipan unsur yang berwujud frasa. Frasa ialah adonan kata salah satu fungsi sintaksis di dalam kalimat. Contoh : Sebagian telah dikenal masyarakat melalui apa yang disebut substainable development. (Sebagian telah dikenal masyarakat melalui apa yang disebut pembangunan berkelanjutan)
  3. Penyisipan unsur yang berwujud bentuk baster. Baster ialah hasil perpaduan dua unsur bahasa yang membentuk satu makna. Contoh: Mahasiswa diberi penataran semoga menjadi insan pancasilais . (Mahasiswa diberi penataran semoga menjadi insan yang Pancasila)
  4. Penyisipan unsur-unsur yang berwujud perulangan kata yaitu kata yang terjadi sebagai akhir dari reduplikasi. Contoh : Muda-mudi kecamatan keraton Surakarta sedang ngomong-ngomong tentang kesenian. (Muda mudi kecamatan keraton Surakarta sedang berbincang-bincang wacana kesenian.
  5. Penyisipan unsur-unsur yang berwujud klausa. Klausa ialah satuan sintaksis berupa runtutan kata-kata berkontruksi predikatif. Klausa ialah satuan gramatikal yang berupa kelompok kata sekurang-kurangnya terdiri atas subjek dan predikat dan berpotensi menjadi kalmat. Contoh: Pemimpin yang bijaksana akan selalu bertindak  ing Ngarso Sung Tuladha, ing Madya Mangun Karso, Tut Wuri Handayani. (Pemimpin yang bijaksana akan selalu bertindak  di depan, ditengah mendorong semangat dibelakang mengawasi).
  6. Penyisipan unsur-unsur yang berwujud ungkapan atau idiom. Idiom merupakan konstruksi dari unsur-unsur yang saling memilih, masing-masing anggota mempunyai makna yang ada hanya alasannya ialah bersama yang lain atau dengan pengertian lain idiom merupakan konstruksi yang maknanya tidak sama dengan adonan makna anggota-anggotanya.Contoh: Bapak Bupati tidak segan-segan ikut cancut tali wanda memperbaiki kanal iritasi yang rusak itu. (Bapak Bupati tidak segan-segan ikut bekerja keras memperbaiki kanal irigasi yang rusak itu).

Coba temukan kejadian bahasa lain dalam iklan di koran, majalah, atau televisi yang kalian ketahui.
  1. Sari Kulit Manggis telah melalui lulus uji toksisitas yang kondusif dikonsumsi.(Toksisitas = kata benda ). Toksisitas merupakan kata yang terdapat dalam kamus kesehatan yang berarti ‘zat-zat yang beracun’.
  2. Cepat dinginnya, paten garansinya. Beli kini dan nikmati 5+2 Tahun*Garansi. Untuk setiap pembelian AC Logicool EKSTRA: Negative Ion Generator Carbon & Cathecin Plasma Filter, dan Low Voltage up to 140 V.(Low Voltage up to 140 V=frasa nomina).
  3. Grand Jatra Hotel : Breakfast-nya segar-segar Grand Jatra Hotel Jl. Jenderal Sudirman no. 47 Balikpapan Superblock, Balikpapan, Indonesia Ranked #8 of 30 Hotels in Balikpapan (Breakfast-nya =baster) atau Nelpon Soulmate-mu setahun cuma 10 ribu (soulmate-mu = baster).
  4. Toko Mutiara Silver Pusat Batu-batu Akik Terlengkap di Bangka Lantai 2 Batam Trade Center No. 41 & 42 Hp. 0812 7177132 (Batu-batu=perulangan kata).
  5. Bukan gosip, bukan kabar burung, informasi & rujukan dunia showbiz dlm NEWSTAR brsm @Herjuno7Ali setiap Minggu 11.00 WIB. (Kabar burung berarti kabar atau info yang belum tentu kebenarannya).
  6. Lucky Holiday Grand Prize Trips To Bali. Beli Lenovo Vibe Z, Vibe X, S930, S860,S660 Atau A396i, dan menangkan hadiahnya. (Lucky Holiday Grand Prize Trips To Bali = klausa)

Pada iklan Telkomsel di atas, selain daya tarik yang tercermin dalam badan iklan, iklan tersebut memakai kaidah pernyataan berisi bujukan untuk menganjurkan hal yang tertera dalam iklan tersebut. Selain kalimat yang berupa bujukan, iklan sanggup berupa kalimat berita, kalimat tanya, kalimat perintah, kalimat seruan, kalimat persilaan, kalimat ajakan, dan kalimat larangan. Perhatikan teladan pada nomor 1-5 kemudian kerjakan nomor-nomor selanjutnya.
No.Teks iklanKaidah
1.Bengkel resmi Hava “Mazhantri Jaya Motor”.Pernyataan netral
2.Mazhantri tepat mengkilatkan lantai marmer Anda.Pernyataan dengan penilaian
3.Mazhantri Shampoo indah lurus mempesona, lebih dari sekadar shampoo.Perbandingan
4.Telah dibuka, Pertama di Jakarta, salon kecantikan bagi flora hias Anda.Pernyataan dengan penilaian
5.Jangan lupa, kunjungi Mazhantri Shop untuk mewarnai hari Anda di hari raya.Suruhan
6.Jangan Pilih Parpol yang ingin Lemahkan KPK !Larangan
7.Mari hemat listrik Nyalakan Secukupnya, Matikan SelebihnyaAjakan
8.Ingat !!! Gunakan hak pilih Anda. Pemilu Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta 2012.Seruan
9.Gratis Facebook & Social Network Sepuasnya. Tekan *888*1#Perintah
10.Ayam Lodho Pak Yusuf, kini hadir di Kediri Ngonggo.Berita

Ada beberapa iklan yang lucu? Mengapa iklan perlu trik untuk sanggup ditangkap pesannya? Dalam humor ada stimulus yang sanggup memberikan suatu kejutan psikologis pada ingatan. Ini mendorong rasa ingin tahu yang lebih mendalam sehingga ’memaksa’ pembacanya untuk meneliti secara lebih detail. Daya ingat akan lebih terangsang pada sesuatu pada yang berjalan di luar alur logika yang dikenal sebagai common sense. Karena unsur yang tidak lazim sehingga menjadikan rasa ingin tau pada pembaca. Hasilnya ialah harapan untuk memahami logika pengiklan sehingga akan mendorong terjadi pengulangan dalam pemahaman iklan secara keseluruhan dan mendalam.

Sasaran periklanan sanggup ditentukan berdasarkan tujuannya. Tiga tujuan periklanan yakni menginformasikan (menonjolkan aspek manfaat produk), membujuk (membandingkan kelebihan produk yang ditawarkan dengan produk lain yang sejenis), dan mengingatkan (mengingatkan produk-produk yang sudah mapan). Contoh iklan antara lain sebagai berikut.

Menginformasikan, 
  • Iklan Sony Ericsson Z550i Iklan ini merupakan iklan informatif alasannya ialah membentuk atau membuat kesadaran/pengenalan dan pengetahuan wacana produk atau fitur-fitur gres dari produk yang sudah ada.
  • Iklan Dji Sam Soe. Iklan ini juga tergolong sebagai iklan informatif alasannya ialah menginformasikan kepada khalayak mengenai kemasan produk Dji Sam Soe yang baru, yakni kemasan 10 yang ditampilkan dengan goresan pena berukuran besar. Tak lupa iklan ini juga berusaha meyakinkan kepada khalayak bahwa mutu produk tetap sama semenjak tahun 1913, meskipun kemasan yang dihadirkan berbeda.
  • Iklan Coca Cola. Iklan ini tergolong iklan informatif alasannya ialah memberitahukan kepada khalayak mengenai produk, kemasan serta harga yang terbaru. Selain itu juga mempromosikan akomodasi kalau membeli produk yang gres tersebut.

2. Membujuk
  • Iklan Samsung Slim Fit TV. Iklan ini merupakan iklan persuasif alasannya ialah berusaha mempersuasif khalayak untuk membeli TV brand Samsung dengan cara menginformasikan kualitas serta kelebihan-kelebihan yang dimiliki Samsung, sehingga khalayak sanggup mengubah persepsinya mengenai TV brand lain dan menganggap Samsung lebih unggul.
  • Iklan Canon Printer PIXMA iP1200. Iklan ini juga tergolong iklan persuasif alasannya ialah berusaha mempersuasif khalayak untuk membeli Canon Printer PIXMA iP1200 dengan cara menginformasikan keistimewaan yangbdimiliki produk ini.
3. Mengingatkan
  • Iklan Vita Zone. Iklan ini merupakan iklan reminder alasannya ialah mengingatkan kepada khalayak bahwa Vita Zone mempunyai kemungkinan akan sangat dibutuhkan dalam waktu dekat, yakni pada waktu bulan pahala dikala iklan ini dipublikasikan (iklan ini dipublikasikan pada 27 September 2006).
  • Iklan Hotel Santika Malang. Iklan ini juga merupakan iklan reminder alasannya ialah mengingatkan kepada khalayak bahwa pelayanan yang ditawarkan Hotel Santika Malang mempunyai kemungkinan akan sangat dibutuhkan dalam waktu dekat, yakni pada hari Valentine dikala iklan ini dipublikasikan (iklan ini dipublikasikan pada 8 Februari 2006). Selain itu juga mengingatkan khalayak dimana mendapat layanan tersebut.
  • Iklan Simpati Jitu. Iklan ini termasuk iklan reminder alasannya ialah mendorong pembelian ulang barang dan jasa Simpati Jitu. Selain itu juga menjaga kesadaran akan produk (consumer’s state of mind), serta menjalin hubungan baik dengan konsumen dengan cara memberikan pelayanan serta tarif yang lebih murah kepada pelanggan Telkomsel, khususnya pengguna Simpati Jitu. 

Pada iklan-iklan yang dimuat di media elektronik, penggunaan warna dan gambar menjadi lebih dominan. Hal ini dikarenakan ketertarikan seorang pemirsa televisi cenderung melihat kepada warna-warna yang jelas dan cerah yang melambangkan keceriaan. Iklan tersebut memakai dua kelompok kata benda yang fungsinya saling menguatkan pernyataan antara satu kelompok kata dengan kelompok kata lainnya. Perhatikan kolom berikut.
Jangkauan terluas sinyal berkualitas
jangkauanterluassinyalberkualitas
kata bendakata sifatkata bendakata kerja
kelompok kata bendakelompok kata benda

Pada iklan tersebut, pengiklan memakai warna merah terang. Penggunaan warna merah bermakna pengiklan berani dan siap menyongsong masa depan dengan segala kemungkinan. Coba temukan iklan telekomunikasi lain dan deskripsikan makna warna yang dipakai pengiklan tersebut.
  1. Kini nelpon ke luar negeri lebih murah daripada nelpon lokal, Mau? (warna merah muda). Merah muda ialah warna yang feminin sehingga imbas cinta romantis juga sanggup timbul.
  2. Mentari Gratis 1 Menit Pertama (warna kuning). Kuning ialah warna cerah yang sanggup menarik banyak perhatian. Juga merangsang otak serta membuat Anda lebih waspada dan tegas.
  3. Pertama di Indonesia Real mobile 4G Lite (warna bru). Biru ialah warna yang menenangkan, meningkatkan ekspresi verbal, komunikasi, ekspresi artistik dan kekuatan.
  4. Tentukan tarif  murah dengan XL Semaumu. (warna biru). Biru merupakan warna yang termasuk damai dan bersifat profesional.

Pada teks iklan di surat kabar, ruang untuk iklan mempunyai tempat tersendiri. Ada iklan yang mengisi satu halaman penuh, ada pula iklan baris yang hanya terdiri atas dua tiga baris dengan kalimat yang disingkat sedemikian rupa sehingga hanya pembaca iklan yang terbiasa membaca iklan di koran saja yang mengetahui abreviasi kata tersebut. Perhatikan teladan ini.
JUAL CPT TNH A. YANI STRTGIS PST KOTA 17X30 LT. 520
DPN DEALER MAZANTRI; 081234567891
Pada iklan baris tersebut, semua aksara dicetak dengan aksara besar. Hal ini dimaksudkan untuk mempermudah pembaca dan semoga pembaca tidak salah mengartikan kata-kata yang ditulis dengan disingkat. Jika ditulis dengan goresan pena lengkap, maka iklan tersebut akan berbunyi menyerupai ini:
  1. Jual cepat Dalam hal ini, pengiklan membutuhkan uang dengan segera, sehingga ia memakai kelompok kata “jual cepat”
  2. tanah Yang hendak dijual dengan cepat ialah “tanah”
  3. Ahmad Yani Lokasi tanah berada di jalan “Ahmad Yani”
  4. strategis sentra kota Lokasi tersebut “strategis” alasannya ialah berada di “pusat kota”
  5. luas tanah 520 “Luas tanah” ialah “520” meter persegi
  6. depan dealer Mazantri Lokasi tanah berada di “depan dealer Mazhantri”
  7. 081234567891 Bagi pembaca yang berminat sanggup menghubungi nomor kontak “081234567891”
Contoh 1
Toyota Avanza Veloz 2013 pth km 3000, an sndr dr br grs mls tnp cct, srt lngkp JU BU 155 juta mnt hub 082189789065
TeksMakna
Toyota Avanza Veloz 2013Toyota Avanza Veloz tahun produksi 2013
pthBerwarna putih
km 3000Jarak tempuh gres 3000 km
an sndrAtas nama sendiri
dr brKepemilikan dari kendaraan beroda empat dikala masih baru
grsMobil masih bergaransi
mls tnp cctKondisi kendaraan beroda empat mulus tanpa cacat
srt lngkpSurat-surat kendaraan beroda empat lengkap
JU BUDijual alasannya ialah butuh uang
155 jtHarga kendaraan beroda empat 155 juta
mnt hub 082189789065Bagi yang berminat silahkan menghubungi nomor 082189789065

Contoh 2
Jln ry clgn km 11 dpn htl krtka, djl rmh ls tnh 350 m2, ls bngnn 200 m2, mnt hub 081512127846
TeksMakna
Jln ry clgn km 11 dpn htl krtkaLokasi rumah terletak di Jalan Raya Cilegon kilometer 11 di depan hotel Kartika
djl rmh ls tnh 350 m2Dijual sebuah rumah dengan luas tanah 350 m persegi
ls bngnn 200 m2Luas bangunan 200 meter persegi
mnt hub 081512127846Bagi yang berminat silahkan menghubungi nomor 081512127846

Dalam memasarkan produknya, produsen memakai sarana komunikasi yang berbentuk iklan, pemasaran langsung, media interaktif melalui internet, promosi penjualan, publikasi, dan penjualan personal. Sarana komunikasi yang paling sering dijumpai di lingkungan kalian sekitar ialah iklan. Salah satu caranya untuk menyaring pelanggan ialah dengan iklan sebagai media promosi. Iklan merupakan salah satu media promosi yang efektif dalam memasarkan aneka macam produk kepada konsumen alasannya ialah daya jangkaunya yang luas dan masif. Tujuannya ialah semoga konsumen membeli produk yang diiklankan.

Untuk memberikan pesan iklan dari produsen kepada konsumen diharapkan media tertentu yang berkhasiat untuk menghubungkan keduanya. Pemilihan media ini sangat penting alasannya ialah berkaitan dengan keberhasilan perusahaan periklanan dalam melaksanakan taktik promosi penjualan. Media sanggup berupa televisi, radio, majalah, koran, papan pengumuman, dan internet.

Gaya Bahasa
Iklan sebagai media yang dipakai perusahaan untuk mempromosikan produk-produknya semoga konsumen tertarik untuk membeli atau memakai barang dan jasa yang dihasilkan harus memakai gaya bahasa yang menarik. Media sebagai sarana menginformasikan suatu iklan memakai aneka macam variasi gaya bahasa dalam mengiklankan produk.

Gaya bahasa merupakan cara mengungkapkan pikiran melalui bahasa secara khas yang menunjukkan jiwa dan kepribadian penulis. Perhatikan kalimat dalam iklan ini: “Saatnya Anda beralih ke listrik pintar”. Gaya bahasa pada kalimat ini berisi bujukan untuk melaksanakan sesuatu, dalam hal ini, untuk beralih dari pemakaian listrik reguler ke listrik pandai yang memakai pin. Gaya bahasa menyerupai ini akan banyak kalian temui dalam iklan. Gaya bahasa di dalam iklan akan berbeda antara satu media dengan media lainnya. Jenis gaya bahasa yang dipakai dalam iklan di televisi akan berbeda dengan gaya bahasa yang dipakai di koran. Begitu pula sebaliknya. Contoh gaya bahasa dalam iklan yang berisi bujukan untuk melaksanakan sesuatu antara lain sebagai berikut.
  1. Simile (perbandingan yang bersifat eksplisit) = Setiap saya melihatnya, terasa menyerupai pertama kali bertemu (Pond’s Flawless White)
  2. Metafora (perbandingan yang diungkapkan secara singkat dan padat) = Sepuluh tahun berlalu, tapi ia tetap secantik pertama kali bertemu (Pond’s Flawless White)
  3. Personifikasi (memberi sifat-sifat benda mati dengan sifat-sifat menyerupai manusia) =Nikmati kesejukan yang memukau dari Close Up gres (Pasta gigi Close Up)
  4. Gaya bahasa metomini (bahasa kias yang berupa nama)= Close Up lebih erat lebih baik (Pasta gigi Close Up)
  5. Sinekdoke pars pro toto = Keajaiban bagus muda dimulai dari sekecil ini (Citra Hazelin)
  6. Sinekdoke totum pro parte = Teh Sariwangi, pilihan Indonesia. (Teh Sariwangi)
  7. Hiperbola (penuturan yang bertujuan menekankan maksud dengan melebih-lebihkan) = Gue Ivan, basket ialah segalanya buat Gue (Mi Sedap)
  8. Paradoks (penekanan penuturan yang sengaja menambilkan kontradiksi di dalamnya) = Kasih ibu memang tak hingga, tapi kini cukup seribu untuk mengungkapkannya (Margarin)
  9. Klimaks (urutan-urutan pikiran yang setiap kali semakin meningkat kepentingannya dari gagasan sebelumnya) = untuk rasa ayam yang sebetulnya (Royco)
  10. Antiklimaks (menyatakan urutan dari yang penting ke bab yang kurang penting) = Menghilangkan noda bandel, saus dan minyak goreng dalam sekali kucek (Rinso)
  11. Repetisi (pengulangan kata baik suku kata maupun kata pada kalimat dengan tujuan memberi penekanan) = mari ngeteh mari bicara (Teh Sariwangi)
  12. Paralelisme = Kulitku tampak lebih cerah dan bagus lebih muda (Body Lotion Citra)
  13. Aliterasi (menyamakan suara dan irama) = Aku, kotaku, Ok lagi! (Rexona Men)  
  14. Gaya bahasa elipsis (menghilangkan suatu unsur kalimat yang dengan gampang diisikan atau ditafsirkan sendiri oleh pembaca atau pendengar) = Pond’s flawless white, buktikan sendiri perbedaannya (Pond’s Flawless White)
  15. Retoris (pertanyaan-pertanyaan namun tidak membutuhkan jawaban) = Kamu kira kau akan berkeringat bila aktif bergerak? Kamu yakin? (Rexona Men)

Mengevaluasi Teks Iklan

Iklan merupakan salah satu media promosi yang sangat efektif dalam memasarkan banyak sekali produk kepada konsumen. Tujuann iklan yaitu untuk memperkenalkan atau mempromosikan produk, baik barang maupun jasa kepada masyarakat. Dengan beriklan dibutuhkan sanggup menarik perhatian masyarakat, selanjutnya dibutuhkan masyarakat mengenali, membeli, hingga mengonsumsi atau memakai produk yang diiklankan tersebut. Untuk sanggup menarik pembeli tentunya iklan harus dipersiapkan baik dari segi bahasa maupun struktur iklan.

Iklan merupakan bentuk pemakaian bahasa yang dipakai sedemikian rupa sehingga pesan yang dikandungnya sanggup diterima oleh masyarakat. Iklan sanggup menjangkau hampir semua lapisan masyarakat, sehingga keberhasilan sebuah iklan sangat bergantung pada kemahiran seseorang dalam memakai bahasa. Dalam menyusun sebuah iklan, pembuat iklan harus memperhatikan unsur-unsur kebahasaan sebagai titik tolak penulisan sehingga pesan yang akan disampaikan sanggup diterima pembacanya secara terang dan utuh. Teks iklan mempunyai fungsi sosial untuk menjelaskan sebuah teori/ duduk perkara secara komprehensif dengan tujuan mendorong orang lain melakukan/tidak melaksanakan sesuatu. Pada pelajaran ini, kalian mempelajari teks iklan yang membahas bagaimana menarik perhatian konsumen dengan memakai keindahan bahasa iklan.
 Iklan merupakan salah satu media promosi yang sangat efektif dalam memasarkan banyak sekali pr Mengevaluasi Teks Iklan
Ketika membaca sebuah iklan, niscaya akan mempunyai sudut pandang yang sanggup saja berbeda antara satu orang dengan yang lainnya. Menurut saya pemakaian warna, warna sanggup membantu daya ingat, sehingga sesuatu akan lebih gampang diingat bila ada warnanya. Pada iklan tersebut hanya memakai warna dasar hitam saja. Paduan warna dalam sebuah iklan akan mengubah penampilan dan daya tarik bagi orang yang melihatnya. Sebuah warna yang baik tentu saja akan menambah keunggulan tersendiri untuk iklan. Sebuah iklan  yang mengutamakan konten manis tapi pemilihan warnanya sangat norak akan mengalihkan perhatian calon pelanggan. Selain itu, berdasarkan saya iklan tersebut mempunyai struktur yang kurang lengkap.

Iklan yang baik mempunyai struktur orientasi^tubuh iklan^justifikasi. Pada iklan tersebut hanya menampilkan badan iklan saja, jikalau dituliskan maka struktur iklan tersebut yaitu sebagai berikut.
Struktur TeksTeks
Orientasi-
Tubuh iklanMari Berhemat Listrik, cukup 10w/jam
Justifikasi-

Ciri kebahasaan teks iklan yaitu adanya kaidah pernyataan berisi bujukan untuk menganjurkan hal yang tertera dalam iklan tersebut. Selain kalimat yang berupa bujukan, iklan sanggup berupa kalimat berita, kalimat tanya, kalimat perintah, kalimat seruan, kalimat persilaan, kalimat ajakan, dan kalimat larangan.

Berbicara ihwal penggunanan bahasa, tidak akan terlepas dari bahasa, pemakai dan pemakaiannya. Bahasa apa yang akan dipilih tentu akan berkaitan dengan siapa yang berbicara, kepada siapa berbicara, apa yang dibicarakan, di mana berbicara. Dalam situasi formal tentulah ragam formal yang dipilih, sedangkan dalam situasi nonformal tentu pula ragam nonformal yang digunakan.

Sebagai alat untuk memberikan informasi, iklan dibutuhkan memakai bahasa Indonesia secara sempurna sesuai kaidah yang berlaku. Pelanggaran kaidah gramatika dalam penggunaan bahasa Indonesia dalam iklan masih banyak terjadi. Selain penyimpangan kaidah gramatika yang berupa kelompok kata, dalam bahasa iklan pun sering dijumpai bentuk bahasa campuran, terutama dengan bahasa Inggris. Tugas kalian yaitu menemukan pola iklan yang mempunyai bentuk bahasa campuran, baik adonan antara bahasa Indonesia dengan bahasa kawasan maupun antara bahasa Indonesia dengan bahasa Inggris. Seperti pola di bawah ini.
Teks Iklan
No.Bahasa Indonesia sajaBahasa Indonesia dan bahasa daerahBahasa Indonesia dan bahasa asing
1.Ngobrol Tanpa Batas Ke Semua Operator. Beli Sekarang.Tekan*999*55#“ Orang pinter kalah sama orang bejo” (iklan tolak angin )
bejo = beruntung
Forever Kartu AS Forever Aktifnya, Forver Murahnya dan Forever Pake-nya
2.Ngobrol Sepuasnya Seharian Tetap 0,5 /dtk. Gak Ada BatassimPATI Talkmania. Ngobrol Sababaraha Kali, Sapoe Jeput Hanya Rp.2000Untuk Semua Kebutuhan Internetku. My simPATI, my Style
3.Liburan Pasti Lebih Seru Dengan IM3 Seru Anti GalauSmartfren Anti Lelet. Internetan Pasti Ngebut !!!Nelpon Soulmate-mu Sepuasnya Setahun cuma 10 ribu
4.Gratis SMS Ke Semua Operator Sesukamu !. Tekan *123*300#Bersih, Jujur, Ojo Dumeh (arti ojo = jangan Dumeh = sombong,pamer,lupa diri)“ update rasa loe “ ( mie sedaap cup )
4.Jiwa Laki Bukan Pengecut. Laki Minum Extra JossKuku Bima Energi "Roso"(Jawa : bertenaga)"Extra Joss, The Real Joss, Terbukti"

Kosakata Bahasa Indonesia yaitu identitas dari sebuah negara. Kehilangan bahasa berarti sebuah perencanaan untuk menghilangkan kebudayaan itu sendiri. Bagaimanapun bahasa yaitu sistem kesadaran dan penandaan (selain waktu) yang paling penting bagi insan untuk bertahan hidup dan mempunyai identitas. Keterlibatan kita dalam penghilangan bahasa Indonesia berarti keterlibatan untuk menghilangkan kebudayaan Indonesia itu sendiri.

Memproduksi Teks Iklan

Untuk sanggup memproduksi teks iklan dibutuhkan perancangan terlebih dahulu. Perancangan iklan yang dimaksud di sini  adalah iklan layanan masyarakat wacana pentingnya menghemat air bersih. lantaran hingga dikala ini masih ada masyarakat yang berlebihan terhadap penggunaan air bersih. Iklan layanan masyarakat ini nantinya disebarkan ke seluruh warga masyarakat sehingga masyarakat akan terus diingatkan wacana pentingnya menghemat air bersih. Kampanye dengan metode menyerupai ini tentunya tidak akan memakan biaya dan waktu yang banyak kalau dibanding dengan penyuluhan secara langsung. Penyuluhan secara pribadi biasanya terlalu usang dan kurang efektif lantaran target yang dituju kurang maksimal. Dengan cara menyerupai ini diirasa akan lebih efektif lantaran sempurna sasaran.

Iklan mengenai usul berhemat dalam memakai air higienis sanggup dilkampanyekan melalui media cetak menyerupai poster, brosur, leaflet dan selebaran dengan target masyarakat. Agar masyarakat diingatkan secara terus menerus mengenai penggunaan air bersih. Setelah menginterpretasi teks iklan dari sisi struktur teks, isi, dan kebahasaan pada kiprah sebelum ini, kiprah berikutnya yaitu menciptakan teks iklan wacana ekonomis air. Untuk memudahkan penulisan, bisa mencari sumber materi goresan pena di perpustakaan, media massa, internet, observasi di lapangan, dan/atau wawancara dengan narasumber. Catatlah semua data yang diperoleh, baik catatan kepustakaan, catatan lapangan, dan/ atau hasil wawancara, kemudian tulislah menjadi sebuah teks iklan yang utuh secara bersama.

Kebutuhan Air
  1. Kebutuhan air dalam satu keluarga diperkirakan kurang lebih 125 liter sehari.Terkadang dalam satu keluarga mempunyai anggota keluarga lebih dari 7 orang yang menjadikan kebutuhan air higienis bisa lebih dari 125 liter.
  2. Pada dikala mandi anak di bawah usia 12 tahun harus didampingi oleh orang tua. Kebanyakan orang bau tanah merasa kalau anak mereka sudah bisa mandi sendiri dan tidak perlu untuk didampingi
  3. Semakin simpel dijangkau kran air, akan semakin membantu orang untuk melaksanakan sesuatu. Penggunaan slang air juga bisa membantu meminimalisir jumlah kran air
  4. Kebutuhan pokok yang semakin meningkat menciptakan orang tidak jeli memperhatikan kualitas barang yang akan beliau beli. Pemerintah bisa mengeluarkan standar produk barang untuk segala barang kebutuhan.
  5. Penyuluhan bisa menawarkan informasi kepada orang-orang mengenai air bersih.Informasi bisa diperoleh kapan saja pada masa internet (sekarang) 
  6. Penyebab kebutuhan air higienis meningkat, dan kurang dalam pengontrolan.
  7. Karena air merupakan salah satu media bermain yang relatif menyenangkan bagi anak anak.
  8. Kebanyakan orang berfikir banyaknya kran air disetiap sudut rumah akan lebih mempermudah dalam memakai air.
  9. Rata rata orang menentukan menurut harga yang lebih terjangkau.
  10. Kebanyakan orang beranggapan bahwa aktivitas penyuluhan itu membuang buang waktu. konsep perancangan 

Tujuan
Untuk memberikan imbauan kepada masyarakat wacana penggunaan air higienis seperlunya, iklan layanan masyarakat akan memakai “kran air” sebagai media kampanye tersebut. kran air sangat bersahabat hubungannya dengan air higienis lantaran kran air yaitu katub yang mengatur keluarnya air. Kran bisa menjadi simbol yang sangat mengena bagi masyarakat lantaran akan identik. Dengan mengajukan beberapa himbauan kepada masyarakat semoga mau ikut menjaga ketersediaan air bersih.

Penggunaan gambar gambar ilustrasi dalam iklan yang mendeskripsikan alasannya yaitu jawaban penggunaan air yang berlebihan. Penggunaan air higienis seperlunya melalui kran, akan dijadikan modal pokok bahasan yang diangkat dalam Iklan Layanan Masyarakat kali ini. Menyajikan anjuran, ajakan, dan himbauan penggunaan kran sebagaimana mestinya. Dan disajikan dibeberapa media iklan yang sering atau simpel dijumpai masyarakat umum. Dengan impian sanggup memunculkan perilaku saling mengingatkan satu sama lain dalam penggunaa kran seperlunya saja. Dukungan juga dibutuhkan dalam hal kampanye yang akan disajikan nantinya, dimulai dari mengontrol diri sendiri. Perancangan desain iklan layanan masyarakat ini diharapkan bisa memberi perubahan pada masyarakat umum.

Struktur Teks
Untuk memproduksi teks iklan bisa memulainya dengan menciptakan struktur yang sesuai. Struktur tersebut harus berisi orientasi^tubuh iklan^justifikasi. Untuk memudahkan pekerjaan, berikut ini disajikan struktur teks iklan.
Struktur TeksTeks
OrientasiHemat Air
Tubuh iklanJangan Buang Air Sia-sia
JustifikasiSetetes air higienis berarti bagi kehidupan kini dan nanti

Apakah kran bisa menjadi representasi untuk mengajak masyarakat semoga mau menghemat kebutuhan air bersih? Kebutuhan air higienis dan ketersediaan air higienis bisa dikatakan belum seimbang. Hal tersebut terjadi lantaran besarnya biaya pengadaan air bersih, menyerupai menciptakan sumur, sumur bor, atau ledeng. Untuk menciptakan sumur, masyarakat harus merogoh kocek minimal tujuh ratus ribu rupiah. Dengan mengurangi penggunaan yang tidak diperlukan, bisa sangat membantu untuk menjaga ketersediaan air. Himbauan semoga masyarakat mempunyai kesadaran untuk memakai air seperlunya. Karena yang membutuhkan air bukan hanya generasi sekarang, namun anak cucu kita juga mempunyai hak untuk menggunakannya.

Penggunaan air yaitu salah satu dari beberapa kebutuhan pokok dalam hidup tidak memandang tempat, jadi secara geografis tidak ada batasan atas wilayah atau situasi kawasan dimanapun dan kapanpun dalam iklan layanan masyarakat ini. Target ditujukan pada kalangan umum terutama masyarakat yang perekonomiannya menengah ke atas. Baik muda maupun bau tanah semua bertujuan semoga masyarakat tersebut sadar akan kebutuhan air bersih. Ditujukan pada masyarakat umum yang mempunyai minat baik serta berkeinginan untuk menjaga dan menyadarkan akan kebutuhan air higienis di lingkungan mereka, dengan memakai kran seperlunya saja.

Langkah Menyusun Iklan
  1. Menentukan judul (orientasi) contohnya Hemat Air.
  2. Berilah gambar pada teks iklan semoga lebih menarik.
  3. Berilah kalimat slogan yang menarik, contohnya "Jangan Buang Air Sia-sia !"
  4. Berilah informasi mengenai manfaat yang sanggup diperoleh (justifikasi) contohnya "Setetes Air higienis berarti bagi kehidupan kini dan nanti:

Setelah mengisi belahan yang rumpang di atas, selanjutnya bisa memasukkannya ke dalam kerangka teks berikut. Jika perlu tambahkan gambar yang mendukung teks iklan tersebut.
 Untuk sanggup memproduksi teks iklan dibutuhkan perancangan terlebih dahulu Memproduksi Teks Iklan

Bijaklah dalam memakai air semoga anak cucu kita nanti tetap bisa menikmati indahnya hidup didunia ini.

Berikutnya yaitu menciptakan teks iklan wacana ekonomis materi bakar minyak. Sama menyerupai cotoh sebelumnya produksi teks iklan bisa memulainya dengan menciptakan struktur yang sesuai. Struktur tersebut harus berisi orientasi^tubuh iklan^justifikasi. 
Struktur TeksTeks
OrientasiHemat materi bakar minyak
Tubuh iklanSaatnya Makin Berhemat !
JustifikasiGunakan BBM Dengan Bijak

Ada banyak cara menghemat uang untuk membeli materi bakar minyak. Namun, cara paling efektif bekerjsama yaitu mengurangi jumlah materi bakar yang kita pakai.

Setelah mengisi belahan yang rumpang di atas, selanjutnya bisa memasukkannya ke dalam kerangka teks berikut. Jika perlu tambahkan gambar yang mendukung teks iklan tersebut.
 Untuk sanggup memproduksi teks iklan dibutuhkan perancangan terlebih dahulu Memproduksi Teks Iklan
Bijaklah dalam memakai BBM lantaran jumlahnya terbatas, tidak sanggup diperbaharui, untuk mendapatkannya tidak murah, BBM di Indonesia terjangkau lantaran disubsidi pemerintah, kalau kita sanggup menghematkan pemerintah sanggup memakai anggaran ini untuk hal lain yang lebih berguna, dampak penggunaan BBM terhadap lingkungan dan kesehatan kita tidak baik. Pemanasan global, polusi udara, yaitu beberapa imbas diantaranya. 

Menginterpretasi Fungsi Sosial Teks Iklan

Salah satu fungsi sosial teks iklan ialah membantu menggerakkan sikap khalayak untuk lebih baik. Iklan berfungsi membantu menggerakkan suatu perubahan standar hidup yang ditentukan oleh kebutuhan insan seluruh dunia. Melalui publikasi iklan bisa menggugah pandangan orang wacana suatu peristiwa, kemudian meningkatkan sikap, afeksi yang positip dan diikuti tindakan pelaksanaan kasatmata atau tindakan sosial. Fungsi sosial yang harus disampaikan pembuat iklan kepada masyarakat yang membacanya. Secara umum iklan memberi warta produk sekaligus mencapai tujuan utamanya yaitu memasarkan produk kepada masyarakat. Masyarakat selalu memanfaatkan iklan untuk mendapat warta mengenai suatu produk. Iklan biasanya dibentuk untuk memperkenalkan produk gres atau memberikan keunggulan suatu produk.

Pada kiprah ini Anda diajak untuk menginterpretasi fungsi sosial teks iklan yang berafiliasi dengan energi. Terutama energi listrik alasannya ialah listrik merupakan sumber energi yang tidak sanggup diperbarui. sumber energi listrik sanggup habis, sehingga perlu di hemat dalam penggunaannya. Penghematan energi ialah tindakan mengurangi jumlah penggunaan energi. Penghematan energi sanggup dicapai dengan penggunaan energi secara efisien dimana manfaat yang sama diperoleh dengan memakai energi lebih sedikit, ataupun dengan mengurangi konsumsi dan acara yang memakai energi. Penghematan energi sanggup mengakibatkan berkurangnya biaya, serta meningkatnya nilai lingkungan, keamanan negara, keamanan pribadi, serta kenyamanan.

Bacalah secara saksama teks tersebut kemudian tafsirkan iklan menurut struktur teks iklan, aspek kebahasaan yang sering digunakan pada teks tersebut, serta warta apa saja yang dibutuhkan untuk membangun sebuah teks iklan.
 Salah satu fungsi sosial teks iklan ialah membantu menggerakkan sikap khalayak untuk  Menginterpretasi Fungsi Sosial Teks Iklan
Iklan 1
Pada iklan pertama pengiklan ingin memberikan wacana perlunya hemat listrik, Perilaku hemat listrik sanggup dilakukan dengan cara mematikan lampu, alat elektronik, AC, dan Lemari es.

Tulisan LISTRIK, LAMPU, ALAT ELEKTRONIK, SUHU IDEAL AC, dan LEMARI ES tercetak tebal berwarna hitam membuktikan bahwa sekarang sudah saatnya menghemat energi listrik, yakni dengan cara mematikan lampu, dan alat elektronik, mengatur suhu ideal ac, dan lemari es. Warna kuning berarti pelanggan diperlukan bersiap untuk beralih pada kebiasaan menghemat energi listrik.

Warna background biru renta melambangkan perasaan yang mendalam yang sifatnya kooperatif. Melalui iklan tersebut pengiklan menginginkan konsumen kooperaatif untuk membiasakan budaya hemat listrik.

Iklan 2
Pada iklan kedua hanya menampilkan badan iklan dengan kalimat HEMAT LISTRIK SELAMATKAN BUMI, artinya pengiklan menginginkan perubahan sikap untuk menghemat energi.

Gambar lampu dengan warna kuning cerah berarti masyarakat harus bersiap menlakukan gerakan hemat listrik biar kehidupan menjadi cerah.

Warna dasar yang digunakan ialah warna merah yang melambangkan bahwa masyarakat harus berani melaksanakan perubahan sikap dari kurang peduli terhadap ketersediaan tenaga listrik menjadi peduli.

Salah satu hal yang harus diperhatikan dalam penulisan iklan ialah pemilihan kata. Pemilihan kata perlu diperhatikan dalam mempengaruhi masyarakat untuk memberikan pesan. Biasanya kata-kata sering digunakan dalam iklan memakai ungkapan yang menciptakan orang penasaran. Kata-kata yang dipilih gampang dipahami dan tidak mengakibatkan keraguan. Pemakaian kata dalam naskah iklan harus benar-benar meyakinkan masyarakat, sehingga tidak merasa ragu dengan pesan iklan yang disampaikan. Pesan-pesan iklan akan gampang dipahami, dimengerti dan disampaikan bila kata-katanya singkat, kalimatnya pendek, dan tidak terlalu panjang. Daya ingat insan untuk mengingat suatu iklan hanya bisa ditangkap dalam waktu yang singkat, sehingga iklan harus mempunyai kata kunci untuk sanggup mengikat arti pesan yang disampaikan.

Struktur Teks
Teks iklan mempunyai struktur yang jelas, yakni orientasi^tubuh iklan^justifikasi. Struktur tersebut membangun keseluruhan iklan dengan baik. Namun dalam banyak hal, struktur teks iklan tidak sanggup diurai dengan terperinci alasannya ialah bentuknya yang sangat sederhana atau bahkan sangat kompleks.

  1. Orientasi terletak di serpihan paling atas, namun tidak semua iklan meletakan orientasi tersebut.
  2. Tubuh iklan serpihan ini berisi warta produk yang ditawarkan.
  3. Justifikasi berisi klarifikasi produk menyerupai spesifikasi, cara mendapatkan, alamat dan nomor yang sanggup dihubungi.

Kedua iklan pada pola di atas mempunyai struktur sebagai berikut.
Iklan 1
Struktur TeksTeks
OrientasiHemat LISTRIK
Tubuh iklanMatikan LAMPU dan ALAT ELEKTRONIK,  atur SUHU IDEAL AC dan LEMARI ES
Justifikasi-
Iklan 2
Struktur TeksTeks
Orientasi-
Tubuh iklanHEMAT LISTRIK SELAMATKAN BUMI
Justifikasi-

Kaidah Teks Iklan
Teks iklan yang baik tentunya memilki bebrapa kaidah kebahasaan menyerupai berikut ini.

  1. Menggunakan slogan yang berisi opini yang bisa menarik pelanggan untuk memakai barang atau jasa yang ditawarkan dalam iklan tersebut.
  2. Kalimat persuasif, kalimat permintaan yang sanggup mempengaruhi pelanggan untuk membeli produk yang ditawarkan.
  3. Menggunakan kata ganti subyek orang pertama menyerupai kami, saya, saya dan kita. 

Iklan yang baik dan menarik tentunya mendapat respon yang baik dari masyarakat, beberapa ciri iklan yang baik diantaranya ialah mempunyai target yang jelas, mempunyai fokus atas hal yang ingin di komunikasikan, empunyai daya tarik tertentu, dan sajikan iklan dengan menarik alasannya ialah suatu iklan dengan isi pesan manis bila tidak di sajikan manis tak akan menarik.

Menyunting Dan Mengabstraksi Teks Iklan

Menyunting teks iklan merupakan acara memperbaik teks sebelum dipublikasikan biar sanggup menghasilkan sebuah teks iklan yang baik dan menarik. Penyuntingan sangat penting alasannya yaitu akan memilih kualitas teks iklan tersebut. Ada dua hal yang sanggup dilakukan dalam penyuntingan, yaitu redaksional (menyoal kebahasaan; ejaan, diksi, dan kalimat) dan substansial (menyoal isi dan data). Seorang penyunting yang baik tentunya dihentikan mengubah substansi isi teks. Penyunting juga harus paham benar bagaimana ciri teks iklan yang baik. Tidak mungkin sanggup memperbaiki teks orang lain jikalau tidak memahami seluk beluk teks tersebut. Dalam menyunting, lakukan perbaikan kesalahan yang terjadi pada teks serta menciptakan teks tersebut lebih menarik.

Abstraksi merupakan acara menciptakan ringkasan, intisari, atau garis besar suatu teks iklan. Mengabstraksi teks iklan yaitu acara meringkas teks eksplanasi dengan menuliskan garis besar teks tersebut dalam beberapa kalimat. Dalam menciptakan abtsraksi teks tersebut harus memperhatikan bagian-bagian penting dari suatu teks untuk disusun menjadi sebuah garis besar yang lengkap. Kegiatan abstraksi harus tetap mempertahankan setiap bagian-bagian dari teks atau bentuk goresan pena lainnya. Sebuah teks dipilah dan dipangkas dengan mengambil bagian-bagian pokok dan membuang hal-hal yang bersifat suplemen atau tidak penting atau dengan kata lain menemukan pokok permasalahan sebuah tulisan, menyusun kembali dalam goresan pena yang ringkas.

Langkah-langkah menciptakan abstraksi teks iklan secara umum (bisa saja berbeda) antara lain sebagai berikut. Langkah pertama yaitu membaca atau mengamati dengan cermat teks iklan yang akan diabstraksi, jikalau perlu lakukan secara berulang biar sanggup benar-benar memahami teks tersebut. Kedua, catat pokok-pokok pikiran yang ada dalam teks eksplanasi tersebut. Ketiga, menyusun bagian-bagian penting (pokok pikiran) teks. Keempat, menuliskan kembali bagian-bagian penting tersebut menjadi paragraf abstraksi yang padu. Setelah abstraksi tersusun, lakukan perbaikan-perbaikan yang dianggap perlu sehingga abstraksi yang disusun sesuai dengan yang diharapkan.

Sebelumnya telah melaksanakan proses penyuntingan teks iklan. Agar lebih memahami proses penyuntingan, perhatikan dengan teliti teks iklan berikut ini.
 Menyunting teks iklan merupakan acara memperbaik teks sebelum dipublikasikan biar dapa Menyunting dan Mengabstraksi Teks Iklan

Pada iklan di atas struktur teks yaitu sebagai berikut.
Struktur TeksTeks
Orientasi4 Langkah Menangani Sampah
Tubuh iklan1. Lihat, jikalau ada sampah, termasuk puntung rok*k sekaligus
2. Pungut sampah tersebut walaupun itu sampah dari orang lain
3. Bawa sampah tersebut kemanapun sampai menemukan tempat sampah
4. Buang sampah di tempat yang anda temui.
Justifikasi-

Kekurangan teks iklan tersebut yaitu pada bab justifikasi, sebaiknya pada bab justifikasi disajikan manfaat membuang sampah yaitu menjadi higienis dan sehat.

Kaidah Teks Iklan
  1. Menggunakan slogan yang berisi opini yang sanggup menarik masyarakat untuk memakai melaksanakan yang ditawarkan dalam iklan tersebut. Pada pola teks iklan sudah memakai slogan yaitu 4 Langkah Menangani Sampah
  2. Kalimat persuasif, kalimat undangan yang sanggup mengajak masyarakat untuk melaksanakan acara yang ditawarkan. (Lihat, Pungut, Bawa, dan Buang).

Iklan yang baik dan menarik tentunya menerima respon yang baik dari masyarakat, beberapa ciri iklan yang baik diantaranya yaitu memiliki target yang jelas, memiliki fokus atas hal yang ingin dikomunikasikan, memiliki daya tarik tertentu, dan sajikan iklan dengan menarik. Setelah melihat iklan tersebut diperlukan masyarakat melaksanakan acara membuang sampah dengan benar.

Abstraksi
4 Langkah menangani sampah sanggup dilakukan dengan cara sebagai berikut. Pertama, lihat jikalau ada sampah di sekitar Anda. Kedua, bawa sampah tersebut walaupun itu bukan sampah Anda. Ketiga, bawa sampah tersebut sampai menemukan tempat sampah. Keempat, buang sampah pada tempatnya.

Carilah teks iklan wacana produk yang menjadi kebutuhan pokok masyarakat. Kalian sanggup memanfaatkan materi teks dari internet, majalah, koran, buku, jurnal. Apabila teks yang kalian dapatkan itu belum ideal dalam hal klarifikasi dan dalam hal ciri-ciri kebahasaannya, betulkanlah teks itu biar teks itu gampang dipahami oleh pembacanya!
GambarStruktur TeksKalimat
OrientasiMembayar Pajak
Tubuh iklanbukti cinta tanah air
Justifikasi(tidak ada) sebaiknya : Bangun Negeri dengan Pajak (Tujuan pajak tidaklah terlepas dari tujuan utama Negara yaitu  untuk mensejahterakan  seluruh masyarakat tempat disuatu negara)

Memahami Struktur Teks Opini/Editorial

Mengemukakan pendapat merupakan hak setiap individu, kemerdekaan beropini akan mendorong seseorang untuk menghargai perbedaan pendapat. Kemerdekaan beropini juga akan membuat masyarakat yang demokratis. Budaya demokrasi akan tumbuh bila rakyat bebas mengemukakan pendapatnya. Kebebasan beropini harus dilakukan dengan bertanggung jawab. Pendapat secara umum diartikan sebagai buah gagasan atau buah pikiran. Mengemukakan pendapat berarti mengemukakan gagasan atau mengeluarkan pikiran. Di Indonesia, seseorang yang mengemukakan pendapatnya atau mengeluarkan pikirannya dijamin secara konstitusional. Hal itu dinyatakan dalam Undang-Undang Dasar 1945, Pasal 28, bahwa kemerdekaan berserikat dan berkumpul, mengeluarkan pikiran dengan mulut dan tulis dan sebagainya ditetapkan dengan undang-undang.

Teks opini merupakan salah satu media atau wadah mengemukakan pendapat atau mengeluarkan pikiran tersebut. Ketika mengungkapkan pendapat atau pikirantentunya harus dilengkapi dengan fakta penunjang dan alasan yang masuk nalar semoga teks opini yang dibangun bisa diterima oleh pembaca atau pendengar. Ada dua macam teks opini, yaitu opini analitis dan opini hortatoris. Opini analitis berkenaan dengan konsep atau teori wacana sesuatu, sedangkan opini hortatoris berkenaan dengan tindakan yang perlu dilakukan atau kebijakan yang perlu dibuat. Diterima atau tidaknya gagasan atau ajuan tersebut oleh pihak lain bergantung kepada besar lengan berkuasa atau tidaknya argumentasi yang diajukan.

Teks eksposisi yang telah dipelajari di kelas X menjadi dasar pembangunan teks opini/editorial tersebut. Setiap orang mempunyai hak yang sama dalam mengungkapkan pendapatnya wacana banyak sekali kejadian yang ada. Berbagai pendapat seputar permasalahan atau fenomena sosial itu bisa ditulis dalam sebuah teks opini/editorial.

Struktur Teks Opini
Struktur teks itu merupakan citra cara teks itu dibangun. Kalian sanggup mengamati bahwa teks opini disusun dengan struktur pernyataan pendapat, diikuti oleh argumentasi, dan ditutup oleh pernyataan ulang pendapat. Struktur teks ini sanggup dituliskan menyerupai berikut: pernyataan pendapat^argumentasi^pernyataan ulang pendapat (thesis statement^arguments^ reiteration).
  1. Pernyataan pendapat (thesis statement). Pernyataan pendapat berisikan topik wacana sebuah permasalahan yang akan dibahas.
  2. Argumentasi merupakan pendukung yang akan memperkuat opini yang hendak disampaikan. Pendukung berupa fakta-fakta wacana topik yang diangkat sehingga memberi nilai objektivitas pada goresan pena daripada sekadar opini belaka. Pada pecahan ini penulis berusaha meyakinkan pembaca bahwa apa yang dikemukakan itu benar.
  3. Pernyataan ulang pendapat (reiteration) merupakan bagaian simpulan teks opini yang berisi penegasan kembali pendapat yang telah dikemukakan semoga pembaca atau pendengar semakin yakin dengan pandangan kalian tersebut.

Teks opini/editorial pada umumnya bersifat faktual yang berisi analisis subjektif berdasarkan fakta dan data. Dengan serentetan argumentasi yang disajikan, penulis berusaha memengaruhi dan meyakinkan orang lain. Teks opini/editorial ini juga kerap mengungkapkan evaluasi atau saran terhadap sesuatu, atau kebijakan subjek dalam menetapkan sesuatu. Perhatikan pola berikut.

Menjual Sembari Menjaga Nirwana
No.StrukturKalimat
1.Pernyataan PendapatIndonesia ialah surga sekaligus dongeng nyata, bukan isapan jempol belaka atau romantisme dari masa lalu. Ada begitu banyak tempat indah yang tersembunyi dan masih belum tersentuh. Sayangnya, tempat-tempat itu belum digarap serius sebagai tujuan wisata. Jangankan membuat kegiatan wisata yang kreatif, membangun prasarananya saja kerap tidak dilakukan pemerintah.
2.ArgumentasiDalam beberapa tahun terakhir, bahkan keindahan sejumlah tempat terancam oleh eksploitasi alam yang salah dan serakah. Padahal, dengan pariwisata, tempat bisa mendapat penghasilan sekaligus memelihara alam selingkungannya.

Di kepulauan Togean, Sulawesi Tengah, ironi itu terpampang nyata. Kepulauan itu mempunyai pantai-pantai indah, maritim yang bening dan tenang, serta ikan berwarnawarni yang menyelinap di antara terumbu karang indah. Menjelang senja, matahari menjadi bola merah yang ditelan maritim jingga. Namun, di sana juga berlangsung perusakan alam yang kerap didukung para politikus. Mereka tiba hanya pada ketika kampanye untuk memancing suara, bahkan mempersilakan para nelayan mengebom terumbu karang. Keinginan pemerintah sentra menjadikannya sebagai taman nasional ditentang justru oleh pemerintah daerah.
 Mengemukakan pendapat merupakan hak setiap individu Memahami Struktur Teks Opini/Editorial
Di Mentawai, Sumatera Barat, lain lagi yang terjadi. Kepulauan ini mempunyai ombak terbaik untuk berselancar. Di dunia ini hanya ada tiga tempat yang mempunyai barrel-ombak berbentuk terowongan-yang sanggup ditemui sepanjang waktu: Hawaii, Haiti, dan Mentawai. Namun, pemerintah tempat seperti tidak berdaya di sana. Resor tumbuh menjamur, tetapi donasi mereka kepada ekonomi tempat amat minimal. Mungkin ini merupakan bentuk “protes” mereka kepada pemerintah tempat yang tidak serius membangun prasarana wisata di sana.

Dengan ribuan “surga yang tersembunyi” itu, pemerintah seharusnya bisa menaikkan jumlah wisatawan absurd yang tiba ke negeri ini. Tahun lalu, berdasarkan catatan Badan Pusat Statistik, hanya ada 8 juta wisatawan absurd yang tiba berkunjung ke Indonesia. Jangankan dibandingkan dengan Prancis yang bisa mendatangkan 83 juta turis tahun lalu, jumlah wisatawan absurd ke Indonesia masih jauh dari Malaysia, yang berdasarkan United Nations World Tourism Organization kedatangan 25 juta pelancong pada 2012. Ini menempatkan Malaysia pada peringkat ke-10 negara dengan jumlah wisatawan absurd terbanyak.

Problem utama dari tidak berkembangnyapariwisata di Indonesia ialah ceteknya kesadaran akan potensi yang kita miliki. Pemerintah sentra ataupun tempat masih lebih bahagia mendapat uang dengan cara mengeksploitasi sumber daya alam. Mereka lebih suka membabat hutan untuk mengambil kayunya, menggali buminya untuk mengeduk mineral di dalamnya, atau menggantikan pepohonan hutan dengan kelapa sawit. Pariwisata dianggap tidak terlalu menguntungkan-terutama untuk pejabat yang korup. Tidak ada resor atau pengelola wisata yang bisa membayar setoran ke pejabat korup sebesar yang disetor pejabat hutan atau pemilik tambang.

Kesadaran menjaga alam dan berbagi potensi wisata justru tiba dari operator wisata. Di Togean, seorang pemilik resor harus membayar nelayan secara terjadwal semoga mereka tidak memburu ikan dengan bom. Ia berupaya menyadarkan masyarakat wacana arti penting keindahan alam di halaman rumah mereka. Di Hulu Bahau, Kalimantan Utara, seorang ketua watak besar berhasil menyadarkan masyarakat untuk menjaga hutan. Bersama forum menyerupai WWF, masyarakat di sana berbagi wisata sungai dan rimba.

Pemerintah harus lebih serius memikirkan program-program untuk membungkus potensi ini semoga lebih menarik. Singapura, misalnya, pulau kecil yang penuh beton itu bisa membuat banyak atraksi wisata-meski sebagian besar artifisial dan terlihat lebih indah di iklan-yang bisa menarik 15 juta wisatawan asing. Hampir dua kali lipat dari yang ke Indonesia.

Selama ini pemerintah hanya menjual Bali dan Bali, atau-kalau mau dikatakan agak berpandangan luas sedikit-bergesernya pun paling-paling hanya ke Yogyakarta dan Danau Toba. Padahal tempat-tempat itu tidak perlu “dijual” lagi dan sebaiknya dibiarkan jalan sendiri. Berapa banyak peminat wisata yang tahu, misalnya, bahwa Teluk Meranti, Kabupaten Pelalawan, Provinsi Riau, di pertemuan antara Selat Malaka, Laut Cina Selatan, dan arus surut Sungai Kampar, terdapat “bono”, tidal bore yang dirindukan para selancar sungai, dan diakui sebagai yang terbaik di dunia.
3.Pernyataan Ulang PendapatIndonesia memang surga sekaligus dongeng nyata. Di tangan para pemangku kepentingan terletak tanggung jawab merayakannya.

Teks opini/editorial diawali oleh pernyataan utama argumen. Hal utama dari argumen tersebut mengikuti pernyataan tesis meliputi ringkasan dari informasi utama yang akan dipakai sebagai pendukung. Setiap paragraf yang dipakai mempunyai kalimat topik yang jelas, berfungsi memperpanjang argumen utama. Kalimat yang dipakai dalam setiap paragraf diuraikan untuk memperluas gagasan utama. Untuk itu diharapkan rincian dan bukti dalam setiap paragraf semoga sanggup mendukung ilham yang disajikan. Dalam penyajian ini, sanggup memasukkan kalimat antisipasi sudut pandang lawan yang berkemungkinan muncul. Di simpulan teks opini ini, paragraf ditutup dengan merangkum ilham yang telah dipaparkan sebelumnya. Bagian ini berfungsi untuk menegaskan kembali sudut pandang kalian terhadap problem yang diutarakan.

Pada tahap pernyataan pendapat teks opini/editorial tersebut dikemukakan bahwa Indonesia mempunyai banyak tempat indah yang bisa dijadikan objek wisata. Akan tetapi, tempat-tempat itu tersembunyi dan belum digarap sama sekali oleh pemerintah sebagai tujuan wisata. 

Pernyataan Pendapat
Indonesia ialah surga sekaligus dongeng nyata, bukan isapan jempol belaka atau romantisme dari masa lalu.

Argumentasi
  1. Keindahan sejumlah tempat terancam oleh eksploitasi alam yang salah dan serakah
  2. Di kepulauan Togean, Sulawesi Tengah, berlangsung perusakan alam yang kerap didukung para politikus.
  3. Di Mentawai, Sumatera Barat, Resor tumbuh menjamur, tetapi donasi mereka kepada ekonomi tempat amat minimal.
  4. Seharusnya pemerintah bisa menaikkan jumlah wisatawan absurd yang tiba ke negeri ini.
  5. Problem utama dari pariwisata di Indonesia ialah ceteknya kesadaran akan potensi yang kita miliki.
  6. Kesadaran menjaga alam dan berbagi potensi wisata tiba dari operator wisata.
  7. Pemerintah harus lebih serius memikirkan program-program untuk membungkus potensi ini semoga lebih menarik. 
  8. Selama ini pemerintah hanya menjual Bali, Yogyakarta dan Danau Toba.
Pernyataan Ulang Pendapat
Indonesia memang surga sekaligus dongeng nyata. Di tangan para pemangku kepentingan terletak tanggung jawab merayakannya.

Kaidah Kebahasaan Teks Opini/Editorial

Teks opini yaitu teks yang berisi perkiraan, pikiran, pendapat, atau anggapan perihal suatu hal. Pendapat atau piiran setiap orang mengenai suatu hal berbeda-beda. Perbedaan pendapat bergantung pada sudut pandang dan latar belakang yang dimiliki. Pendapat sanggup berupa saran, kritik, tanggapan, harapan, nasihat, atau ajakan. Diterima atau tidaknya gagasan atau tawaran tersebut oleh pihak lain bergantung kepada berpengaruh atau tidaknya argumentasi yang diajukan. Seseorang bebas menuangkan pandangannya terhadap sebuah duduk kasus melalui teks opini ini. Dalam mengungkapkan pendapat atau pikiran harus dilengkapi dengan fakta penunjang dan alasan yang masuk logika supaya teks opini yang dibangun bisa diterima oleh pembaca atau pendengar. Jangan hingga teks yang tercipta itu hanya berisi pendapat kosong yang cenderung ibarat khayalan belaka.

Pada goresan pena ini akan dibahas mengenai kaidah kebahasaan teks Opini. Kaidah kebahasaan yaitu aturan-aturan fundamental yang menjadi standar untuk digunakan dalam pemahaman bahasa teks opini. Ciri yang paling menonjol yaitu penggunaan teks opini antara lain yang bekerjasama dengan adverbia, konjungsi, verba (material, relasional, dan mental) dan kosa kata. Konjungsi yang banyak dijumpai pada teks opini yaitu konjungsi yang digunakan untuk menata argumentasi, konjungsi yang menyatakan korelasi lantaran akibat,  dan konjungsi yang menyatakan harapan, ibarat agar, supaya, dan sebagainya. Untuk lebih memahami kaidah kebahasaan teks opini berikut ini pola teks yang sanggup anda amati.

Menjual Sembari Menjaga Nirwana
No.StrukturKalimat
1.Pernyataan PendapatIndonesia yaitu surga sekaligus dongeng nyata, bukan isapan jempol belaka atau romantisme dari masa lalu. Ada begitu banyak tempat indah yang tersembunyi dan masih belum tersentuh. Sayangnya, tempat-tempat itu belum digarap serius sebagai tujuan wisata. Jangankan membuat kegiatan wisata yang kreatif, membangun prasarananya saja kerap tidak dilakukan pemerintah.
2.ArgumentasiDalam beberapa tahun terakhir, bahkan keindahan sejumlah tempat terancam oleh eksploitasi alam yang salah dan serakah. Padahal, dengan pariwisata, kawasan bisa mendapat penghasilan sekaligus memelihara alam selingkungannya.
 Teks opini yaitu teks yang berisi asumsi Kaidah Kebahasaan Teks Opini/Editorial
Di kepulauan Togean, Sulawesi Tengah, ironi itu terpampang nyata. Kepulauan itu mempunyai pantai-pantai indah, bahari yang bening dan tenang, serta ikan berwarna-warni yang menyelinap di antara terumbu karang indah. Menjelang senja, matahari menjadi bola merah yang ditelan bahari jingga. Namun, di sana juga berlangsung perusakan alam yang kerap didukung para politikus. Mereka tiba hanya pada ketika kampanye untuk memancing suara, bahkan mempersilakan para nelayan mengeb*m terumbu karang. Keinginan pemerintah sentra menjadikannya sebagai taman nasional ditentang justru oleh pemerintah daerah.

Di Mentawai, Sumatera Barat, lain lagi yang terjadi. Kepulauan ini mempunyai ombak terbaik untuk berselancar. Di dunia ini hanya ada tiga tempat yang mempunyai barrel-ombak berbentuk terowongan-yang sanggup ditemui sepanjang waktu: Hawaii, Haiti, dan Mentawai. Namun, pemerintah kawasan seakan-akan tidak berdaya di sana. Resor tumbuh menjamur, tetapi bantuan mereka kepada ekonomi kawasan amat minimal. Mungkin ini merupakan bentuk “protes” mereka kepada pemerintah kawasan yang tidak serius membangun prasarana wisata di sana.

Dengan ribuan “surga yang tersembunyi” itu, pemerintah seharusnya bisa menaikkan jumlah wisatawan gila yang tiba ke negeri ini. Tahun lalu, berdasarkan catatan Badan Pusat Statistik, hanya ada 8 juta wisatawan gila yang tiba berkunjung ke Indonesia. Jangankan dibandingkan dengan Prancis yang bisa mendatangkan 83 juta turis tahun lalu, jumlah wisatawan gila ke Indonesia masih jauh dari Malaysia, yang berdasarkan United Nations World Tourism Organization kedatangan 25 juta pelancong pada 2012. Ini menempatkan Malaysia pada peringkat ke-10 negara dengan jumlah wisatawan gila terbanyak.

Problem utama dari tidak berkembangnya pariwisata di Indonesia yaitu ceteknya kesadaran akan potensi yang kita miliki. Pemerintah sentra ataupun kawasan masih lebih bahagia mendapat uang dengan cara mengeksploitasi sumber daya alam. Mereka lebih suka membabat hutan untuk mengambil kayunya, menggali buminya untuk mengeduk mineral di dalamnya, atau menggantikan pepohonan hutan dengan kelapa sawit. Pariwisata dianggap tidak terlalu menguntungkan-terutama untuk pejabat yang korup. Tidak ada resor atau pengelola wisata yang bisa membayar setoran ke pejabat korup sebesar yang disetor pejabat hutan atau pemilik tambang.

Kesadaran menjaga alam dan berbagi potensi wisata justru tiba dari operator wisata. Di Togean, seorang pemilik resor harus membayar nelayan secara terjadwal supaya mereka tidak memburu ikan dengan b*m. Ia berupaya menyadarkan masyarakat perihal arti penting keindahan alam di halaman rumah mereka. Di Hulu Bahau, Kalimantan Utara, seorang ketua moral besar berhasil menyadarkan masyarakat untuk menjaga hutan. Bersama forum ibarat WWF, masyarakat di sana berbagi wisata sungai dan rimba.

Pemerintah harus lebih serius memikirkan program-program untuk membungkus potensi ini supaya lebih menarik. Singapura, misalnya, pulau kecil yang penuh beton itu bisa membuat banyak atraksi wisata-meski sebagian besar artifisial dan terlihat lebih indah di iklan-yang bisa menarik 15 juta wisatawan asing. Hampir dua kali lipat dari yang ke Indonesia.

Selama ini pemerintah hanya menjual Bali dan Bali, atau-kalau mau dikatakan agak berpandangan luas sedikit-bergesernya pun paling-paling hanya ke Yogyakarta dan Danau Toba. Padahal tempat-tempat itu tidak perlu “dijual” lagi dan sebaiknya dibiarkan jalan sendiri. Berapa banyak peminat wisata yang tahu, misalnya, bahwa Teluk Meranti, Kabupaten Pelalawan, Provinsi Riau, di pertemuan antara Selat Malaka, Laut Cina Selatan, dan arus surut Sungai Kampar, terdapat “bono”, tidal bore yang dirindukan para selancar sungai, dan diakui sebagai yang terbaik di dunia.
3.Pernyataan Ulang PendapatIndonesia memang surga sekaligus dongeng nyata. Di tangan para pemangku kepentingan terletak tanggung jawab merayakannya.

Berdasarkan isi teks opini/editorial di atas, terdapat beberapa argumentasi penulis. Tentukanlah apakah sepakat atau tidak pada pendapat tersebut dengan membubuhkan tanda centang (√) pada kolom (S) jikalau sepakat dan pada kolom (TS) jikalau tidak setuju.
No.ArgumentasiSTS
1.Keindahan sejumlah tempat terancam oleh eksploitasi alam yang salah dan serakah.-
2.Dengan ribuan “surga yang tersembunyi” itu, pemerintah seharusnya bisa menaikkan jumlah wisatawan gila yang tiba ke negeri ini.-
3.Problem utama dari tidak berkembangnya pariwisata di Indonesia yaitu ceteknya kesadaran akan potensi yang kita miliki.-
4.Selain membangun infrastruktur-seperti susukan ke tempat itu-dan sarana semisal transportasi dan penginapan, pemerintah harus lebih serius memikirkan program-program untuk membungkus potensi ini supaya lebih menarik.-
5.Selama ini pemerintah hanya menjual Bali dan Bali, atau-kalau mau dikatakan agak berpandangan luas sedikit-bergesernya pun paling-paling hanya ke Yogyakarta dan Danau Toba. Padahal tempat-tempat itu tidak perlu “dijual” lagi dan sebaiknya dibiarkan jalan sendiri.-

Kemukakanlah pendapat kalian perihal beberapa pernyataan berikut ini.
Dengan pariwisata, kawasan bisa mendapat penghasilan sekaligus memelihara alam selingkungannya. Apa yang dimaksud dengan pernyataan tersebut? Maksudnya yaitu dengan pariwisata kawasan sanggup memperoleh penghasilan dari pengunjung obyek wisata yang ada sekaligus juga memelihara kelestarian sumber daya alam yang menjadi obyek wisata tersebut.

Setujukah dengan pernyataan: Resor tumbuh menjamur, tetapi bantuan mereka kepada ekonomi kawasan amat minimal. Saya sepakat lantaran pertumbuhan resort seharusnya sanggup menambah pendapatan daerah. Dengan meningkatnya pendapatan kawasan menyebabkan ekonomi kawasan juga meningkat.

Mungkin ini merupakan bentuk “protes” mereka kepada pemerintah kawasan yang tidak serius membangun prasarana wisata di sana. Apa yang dimaksudkan pengarang dengan kata “protes” pada pernyataan ini? Protes di sini yaitu pernyataan tidak sepakat terhadap kebijakan pemerintah yang tidak membangun prasarana wisata.

Judul teks tersebut yaitu “Menjual Sembari Menjaga Nirwana”. Apa yang hendak dijual di sini? Yang dimaksud dijual di sini yaitu memperlihatkan keindahan obyek wisata kepada para wisatawan. Dengan datangnya wisatawan mendatangkan pendapatan darah.

Indonesia yaitu surga sekaligus dongeng nyata, bukan isapan jempol belaka atau romantisme dari masa lalu. Ada begitu banyak tempat indah yang tersembunyi dan masih belum tersentuh. Sayangnya, tempat-tempat itu belum digarap serius sebagai tujuan wisata. Jangankan membuat kegiatan wisata yang kreatif, membangun prasarananya saja kerap tidak dilakukan pemerintah. Dalam paragraf pertama tersebut terdapat kalimat yang dicetak miring yang merupakan kalimat utama paragraf tersebut. Beberapa kalimat utama masing-masing paragraf yaitu sebagai berikut.
  1. Dalam beberapa tahun terakhir, bahkan keindahan sejumlah tempat terancam oleh eksploitasi alam yang salah dan serakah.
  2. Di kepulauan Togean, Sulawesi Tengah, ironi itu terpampang nyata.
  3. Di Mentawai, Sumatera Barat, lain lagi yang terjadi.
  4. Dengan ribuan “surga yang tersembunyi” itu, pemerintah seharusnya bisa menaikkan jumlah wisatawan gila yang tiba ke negeri ini.
  5. Problem utama dari tidak berkembangnya pariwisata di Indonesia yaitu ceteknya kesadaran akan potensi yang kita miliki.
  6. Kesadaran menjaga alam dan berbagi potensi wisata justru tiba dari operator wisata.
  7. Pemerintah harus lebih serius memikirkan program-program untuk membungkus potensi ini supaya lebih menarik.
  8. Selama ini pemerintah hanya menjual Bali dan Bali, atau-kalau mau dikatakan agak berpandangan luas sedikit-bergesernya pun paling-paling hanya ke Yogyakarta dan Danau Toba.

Sebuah teks opini biasanya mengupas tuntas suatu kasus kasatmata tertentu dengan tujuan memberi tahu, memengaruhi, meyakinkan, atau bisa juga sekadar menghibur pembacanya. Oleh lantaran itu, bahasa yang digunakan untuk mengekspresikan opini tersebut harus mengungkapan tujuan. Dalam menyatakan sebuah informasi, kata-kata dipilih secara hati-hati untuk mengekspresikan perilaku dan sudut pandang penulis. Cara penulis teks mengungkapkan tujuannya melalui teks opini/editorial yaitu dengan cara sebagai berikut.
  1. Penulis menjelaskan kejadian-kejadian penting kepada para pembaca. Penulis pertanda bagaimana suatu kejadian tertentu berlangsung, faktor-faktor apa yang diperhitungkan untuk menghasilkan perubahan dalam kebijakan pemerintah, dengan cara bagaimana kebijakan gres akan menghipnotis kehidupan sosial dan ekonomi suatu masyarakat.
  2. Untuk memperlihatkan kelanjutan suatu insiden penting, penulis teks opini menggambarkan kejadian tersebut dengan latar belakang sejarah, yaitu menghubungkannya dengan sesuatu yang telah terjadi sebelumnya.
  3. Suatu teks opini kadang kadang menyajikan analisis yang melewati batas aneka macam insiden kini dengan tujuan meramalkan sesuatu yang akan terjadi pada masa datang.
  4. Para penulis editorial mempertahankan kata hati masyarakat. Mereka mempertahankan isu-isu moral dan mempertahankan posisi mereka. Merek berkata kepada pembacanya perihal sesuatu yang benar dan salah.
Adverbia
Dalam sebuah teks opini/editorial biasanya digunakan bahasa yang sanggup mengekspresikan perilaku eksposisi. Agar sanggup meyakinkan pembaca, dibutuhkan ekspresi kepastian, yang bisa dipertegas dengan kata keterangan atau adverbia frekuentatif, ibarat selalu, biasanya, sebagian besar waktu, sering, kadang-kadang, jarang, dan lainnya. Adverbia frekuentatif yang ada dalam teks di atas yaitu sebagai berikut.
No.KalimatAdverbia Frekunesi
1.Jangankan membuat kegiatan wisata yang kreatif, membangun prasarananya saja kerap tidak dilakukan pemerintahkerap
2.Namun, di sana juga berlangsung perusakan alam yang kerap didukung para politikus.kerap

Konjungsi
Konjungsi yang banyak dijumpai pada teks opini yaitu konjungsi yang digunakan untuk menata argumentasi, ibarat pertama, kedua, berikutnya, dan sebagainya; atau konjungsi yang digunakan untuk memperkuat argumentasi, ibarat bahkan, juga, selain itu, lagi pula, sebagai contoh, misalnya, padahal, justru dan lain-lain; atau konjungsi yang menyatakan korelasi lantaran akibat, ibarat sejak, sebelumnya, dan sebagainya; konjungsi yang menyatakan harapan, ibarat agar, supaya, dan sebagainya.
No.KalimatKonjungsiFungsi Konjungsi
1.Kesadaran menjaga alam dan berbagi potensi wisata justru tiba dari operator wisata.JustruUntuk memperkuat argumentasi
2.Selain membangun infrastruktur dan sarana semisal transportasi dan penginapan, pemerintah harus lebih serius memikirkan program-program untuk membungkus potensi ini agar lebih menarik..AgarUntuk menyatakan harapan
3.Keinginan pemerintah sentra menjadikannya sebagai taman nasional ditentang justru oleh pemerintah daerah.JustruUntuk memperkuat argumentasi
4.Dalam beberapa tahun terakhir, bahkan keindahan sejumlah tempat terancam oleh eksploitasi alam yang salah dan serakah. BahkanUntuk memperkuat argumentasi
5.Mereka tiba hanya pada ketika kampanye untuk memancing suara, bahkan mempersilakan para nelayan mengeb*m terumbu karang. BahkanUntuk memperkuat argumentasi
5.Namun, di sana juga berlangsung perusakan alam yang kerap didukung para politikus.JugaUntuk memperkuat argumentasi
6.Singapura, misalnya, pulau kecil yang penuh beton itu bisa membuat banyak atraksi wisata-meski sebagian besar artifisial dan terlihat lebih indah di iklan-yang bisa menarik 15 juta wisatawan asing.MisalnyaUntuk memperkuat argumentasi
7.Berapa banyak peminat wisata yang tahu, misalnya, bahwa Teluk Meranti, Kabupaten Pelalawan, Provinsi Riau, di pertemuan antara Selat Malaka, Laut Cina Selatan, dan arus surut Sungai Kampar, terdapat “bono”, tidal bore yang dirindukan para selancar sungai, dan diakui sebagai yang terbaik di dunia.MisalnyaUntuk memperkuat argumentasi
8.Padahal, dengan pariwisata, kawasan bisa mendapat penghasilan sekaligus memelihara alam selingkungannya.PadahalUntuk memperkuat argumentasi
9.Padahal tempat-tempat itu tidak perlu “dijual” lagi dan sebaiknya dibiarkan jalan sendiri.PadahalUntuk memperkuat argumentasi
10.Di Togean, seorang pemilik resor harus membayar nelayan secara terjadwal agar mereka tidak memburu ikan dengan b*m.AgarUntuk menyatakan harapan

Verba
Teks opini meliputi penggunaan kata kerja material, relasional, dan mental sekaligus.  Verba (kata kerja) material merupakan verba yang memperlihatkan perbuatan fisik atau peristiwa, contohnya mengunyah, membaca, menulis, dan sebagainya. 

Verba relasional yaitu verba yang memperlihatkan korelasi intensitas (yang mengandung pengertian A yaitu B), sirkumstansi (yang mengandung pengertian A pada/di dalam B), dan milik (yang mengandung pengertian A mempunyai B). Verba yang pertama tergolong ke dalam verba relasional identifikatif, sedangkan verba yang kedua dan ketiga tergolong ke dalam verba relasional atributif. Pada verba relasional identifikatif terdapat partisipan token (token) atau teridentifikasi (identified) dan nilai (value) atau pengidentifikasi (identifier). Misal: Ayah (token) yaitu (verba relasional identifikasi) pelindung keluarga (nilai). Pada verba relasional atributif terdapat partisipan penyandang (carrier) dan sandangan (attribute). Misal: Ayah (penyandang) mempunyai (verba relasional atributif) kendaraan beroda empat gres (sandangan).

Verba mental, pada umumnya digunakan untuk mengajukan klaim. Verba ini pertanda persepsi (misalnya: melihat, merasa), afeksi (misalnya: suka, khawatir), dan kognisi (misalnya: berpikir, mengerti). Pada verba mental ini terdapat partisipan pengindera (senser) dan fenomena. Contohnya dalam klausa: Saya mempercayai bahwa..., Menurut saya..., Saya berpendapat.... Contoh lain dalam kalimat: Ayah (pengindera) mendengar (verba mental) kabar itu (fenomena).
No.KalimatVerbaJenis Verba
1.Indonesia adalah surga sekaligus dongeng nyata, bukan isapan jempol belaka atau romantisme dari masa lalu.AdalahVerba Relasional
Identifikatif
2.Selain membangun infrastruktur dan sarana semisal transportasi dan penginapan, pemerintah harus lebih serius memikirkan program-program untuk membungkus potensi ini supaya lebih menarik..Membangun, MembungkusVerba Material
3.Di kepulauan Togean, Sulawesi Tengah, ironi itu terpampang nyata. Kepulauan itu mempunyai pantai-pantai indah, bahari yang bening dan tenang, serta ikan berwarna-warni yang menyelinap di antara terumbu karang indahMenyelinapVerba Material
4.Problem utama dari tidak berkembangnya pariwisata di Indonesia adalah ceteknya kesadaran akan potensi yang kita miliki. AdalahVerba Relasional
Identifikatif
5.Mungkin ini merupakan bentuk “protes” mereka kepada pemerintah kawasan yang tidak serius membangun prasarana wisata di sana.MerupakanVerba relasional atributif
5.Mereka tiba hanya pada ketika kampanye untuk memancing suara, bahkan mempersilakan para nelayan mengeb*m terumbu karang.MempersilahkanVerba Material
6.Mereka lebih suka membabat hutan untuk mengambil kayunya, menggali buminya untuk mengeduk mineral di dalamnya, atau menggantikan pepohonan hutan dengan kelapa sawitMembabat, MengedukVerba Material
7.Jangankan membuat kegiatan wisata yang kreatif, membangun prasarananya saja kerap tidak dilakukan pemerintah.Membuat, MembangunVerba Material
8.Berapa banyak peminat wisata yang tahu, misalnya, bahwa Teluk Meranti, Kabupaten Pelalawan, Provinsi Riau, di pertemuan antara Selat Malaka, Laut Cina Selatan, dan arus surut Sungai Kampar, terdapat “bono”, tidal bore yang dirindukan para selancar sungai, dan diakui sebagai yang terbaik di dunia.TerdapatVerba Relasional atributif
9.Pemerintah harus lebih serius memikirkan program-program untuk membungkus potensi ini supaya lebih menarik.MemikirkanVerba Mental
10.Selama ini pemerintah hanya menjual Bali dan Bali, atau-kalau mau dikatakan agak berpandangan luas sedikit-bergesernya pun paling-paling hanya ke Yogyakarta dan Danau Toba.BerpandanganVerba Mental

Kosakata
Dalam membuat teks opini, seorang penulis harus kaya akan kosakata supaya teks yang dibangun memperlihatkan seorang penulis yang berwawasan luas. Di dalam teks tersebut, terlihat beberapa kosakata yang jarang digunakan dalam keseharian. Beberapa kosa kata gres yang ada dalam teks “Menjual Sembari Menjaga Nirwana” yaitu sebagai berikut.

No.KosakataArti Kosakata
1.terumbuDangkalan di bahari (yang tidak terlalu luas), terjadi dari gundukan batuan, ibarat gamping atau koral, sering kelihatan apabila air surut
2.cetekTidak mendalam (tentang pengetahuan dan sebagainya)
3.nirwanaTempat kebebasan (kesempurnaan); surga
4.mengedukMengeruk; mengorek; menggali;
5.membabatMenebas; merambah (pohon-pohon, semak belukar, rerumputan, dan sebagainya);
6.resorDaerah kecil; kawasan kuasa:
7.artifisialTidak alami, buatan
8.kreatifMemiliki daya cipta; mempunyai kemampuan untuk menciptakan; bersifat (mengandung) daya cipta:
9.eksploitasiPengusahaan; pendayagunaan:
10.kontribusiUang iuran (kepada perkumpulan dan sebagainya); sumbangan
11.statistikCatatan angka-angka (bilangan); perangkaan; data yang berupa angka yang dikumpulkan, ditabulasi, digolong-golongkan sehingga sanggup memberi informasi yang berarti mengenai suatu kasus atau gejala
12.wisataBepergian tolong-menolong (untuk memperluas pengetahuan, bersenang-senang, dan sebagainya); bertamasya;
13.wisatawanOrang yang berwisata; pelancong; turis:
14.pelancongBepergian untuk bersenang-senang; bertamasya; pesiar:
15.potensiKemampuan yang mempunyai kemungkinan untuk dikembangkan; kekuatan; kesanggupan; daya;
16.infrastrukturPrasarana
17.aksesJalan masuk
18.atraksiSesuatu yang menarik perhatian; daya tarik;
19.selancarOlahraga yang dilakukan di atas air dengan cara berdiri di atas sebilah papan, meluncur sambil melenggok-lenggok seirama dan lajunya ombak;
20.pemangkuPengelola; penyelenggara (pemerintahan dan sebagainya)