Saturday, January 25, 2020

Jenis-Jenis Interaksi Sosial Berdasarkan Subjek

Manusia hidup dalam lingkungan tertentu. Lingkungan yaitu ruang yang ditempati oleh makhluk hidup dan benda tidak hidup. Kehidupan insan tidak sanggup dipisahkan dari lingkungannya, baik lingkungan alam maupun lingkungan sosial. Manusia tidak sanggup hidup sendiri untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Manusia niscaya membutuhkan orang lain.

Interaksi sosial terjadi ketika seseorang dalam lingkungan masyarakat melaksanakan tindakan terhadap orang lain. Interaksi sosial sanggup terjadi antarindividu, antarkelompok, maupun individu dengan kelompok.

Ayo Mengamati
Berdasarkan subjeknya interaksi sosial dibedakan menjadi interaksi antarindividu, interaksi individu dan kelompok, serta interaksi sosial antar kelompok.
 Lingkungan yaitu ruang yang ditempati oleh makhluk hidup dan benda tidak hidup Jenis-Jenis Interaksi Sosial Menurut Subjek
Melalui gambar diatas kau telah mengetahui tumpuan interaksi sosial. Untuk lebih memahami interaksi sosial lakukan kegiatan berikut.
No.Interaksi Sosial
Jenis InteraksiContoh Interaksi
1.Interaksi Antar IndividuContoh relasi sosial antarindividu
  1. Seorang ayah berbicara dengan anaknya
  2. Seorang siswa berbicara dengan temannya
  3. Seorang Guru sedang menegur muridnya yang melanggar aturan.
  4. Ketua kelas berkomunikasi dengan seketaris
  5. Seorang ibu menawar harga barang dari seorang penjual.
  6. Seorang siswa bertanya kepada gurunya wacana bahan pembelajaran.
  7. Seorang anak menolong temannya yang jatuh.
  8. Seorang anak menyapa sahabat ketika bertemu di jalan.
    2.Interaksi Individu dan KelompokContoh relasi sosial antara Individu dan kelompok :
    1. Seorang bernyanyi Dangdut di depan para penonton
    2. Seorang guru sedang mengajar siswanya
    3. Seorang pembicara sedang berdiskusi dengan audiensnya
    4. Seorang Ustadz sedang berceramah kepada para jemaahnya
    5. Ketua kelompok memimpin para anggotanya dalam diskusi.
    6. Orang berpidato di depan khalayak pada suatu acara.
    7. Presiden dengan rakyatnya.
    8. Ketua suku dengan anggotanya ketika berdiskusi.
    3.Interaksi Kelompok dengan KelompokContoh relasi sosial antara kelompok dan kelompok
    1. Interaksi kelompok dengan kelompok oleh dua tim sepakbola yang sedang bertanding.
    2. Interaksi kelompok dengan kelompok dalam pertandingan basket antar kelas.
    3. Interaksi kelompok dengan kelompok perlombaan tarik tambang.
    4. Interaksi kelompok dengan kelompok Osis dengan Pramuka saling membantu dalam menyukseskan kegiatan tanam 1000 bibit.
    5. Interaksi kelompok dan kelompok ketika kelompok A dan kelompok B saling berdebat atau mendiskusikan sesuatu 
    6. Pertandingan basket antarsekolah.
    7. Suatu kelompok melaksanakan presentasi di depan kelompok lain ketika pembelajaran di kelas.
    Secara kodratnya, setiap insan akan berinteraksi. Intersaksi antar indivisi, individu dengan kelompok. Interaksi tersebut dinamakan interaksi sosial.  Interaksi sosial penting dilakukan oleh setiap individu. Mengapa demikian? Karena dengan melaksanakan interaksi sosial, individu sanggup mencukupi semua kebutuhan hidupnya.

    Salah satu tumpuan yaitu ketika insan membutuhkan nasi, tentu nasi yang di makan berasal dari beras. Beras berasal dari padi yang ditanam petani. Sebelum menjadi beras, padi digiling oleh orang lain. Bahkan, nasi yang di makan merupakan kuliner orang lain.

    Selain untuk memenuhi kebutuhan hidup, interaksi juga merupakan sarana untuk mencapai tujuan bersama. Interaksi sosial tidak selamanya mengarah kepada kebersamaan atau persatuan. Oleh alasannya yaitu itu, interaksi sosial dibedakan menjadi dua (2) yaitu. interaksi yang mengarah ke persatuan, dan interaksi yang mengarah ke perpecahan
    No.Interaksi Sosial
    Jenis InteraksiContoh Interaksi
    1.Interaksi sosial yang mengarah kepada persatuanContoh interaksi yang mengarah kepada persatuan :
    1. Bermusyawarah antar individu maupun antar kelompok.
    2. Mengikuti Pemilihan Umum ditingkat apapun.
    3. Gotong royong dalam membangun maupun membersihkan desa.
    4. Saling menghormati dan menghargai antar umat beragama.
    5. Bermain bersama dengan sahabat - sahabat secara sportif.
    6. Mengikuti pembelajaran di sekolah dengan aktif
      2.Interaksi sosial yang mengarah kepada perpecahanContoh interaksi sosial yang mengarah kepada perpecahan
      1. Konflik politik, yaitu konflik yang menyangkut golongan-golongan politik di masyarakat. Misalnya, konflik yang melibatkan parpol.
      2. Tawuran antar sekolah
      3. Kerusuhan dalam pertandingan sepak bola
      4. Demo yang berakhir dengan kericuhan.
      5. Perang antar suku atau antargolongan
      6. Konflik buruh dengan pengusaha, pembantu dengan majikan, pekerja dengan atasan, dan sebagainya.

      Pantun Nasehat Pentingnya Kolaborasi Dan Mufakat

      Masyarakat Indonesia yang hidup tersebar di aneka macam wilayah Indonesia mempunyai bermacam-macam karakteristik. Karakteristik antara satu wilayah dengan wilayah lainnya berbeda-beda. Perbedaan tersebut meliputi aspek seni, ekonomi, sosial, budaya, maupun politik. Oleh sebab itu, setiap warga negara Indonesia hendaknya menjaga interaksi yang baik. Interaksi yang baik, Perbedaan tersebut sanggup mendukung pembangunan nasional.

      Setiap warga negara hendaknya memahami bahwa perbedaan merupakan kodrat dari Tuhan Yang Maha Esa. Oleh sebab itu, kau harus mengelola perbedaan tersebut menjadi suatu kekuatan. Ada tiga teori sosial budaya di Indonesia yang sampai sekarang berlaku di masyarakat yaitu musyawarah, paternalistik, dan gotong royong.
      1. Musyawarah yaitu pembahasan bersama dengan tujuan mencapai suatu keputusan atas penyelesaian persoalan tertentu.
      2. Paternalistik (suatu sistem yang menempatan pimpinan sebagai pihak yang paling dominan.)
      3. Gotong royong yaitu bekerja sama-sama atau saling menolong dalam mengerjakan sesuatu antara satu dengan yang lainnya
      Masyarakat Indonesia yang hidup tersebar di aneka macam wilayah Indonesia mempunyai bermacam-macam ka Pantun Nasehat Pentingnya Kerja Sama dan Mufakat
      Budaya ini apabila dikembangkan akan mendukung pembangunan nasional. Selain itu, musyawarah, paternalistik, dan gotong royong juga akan mendukung ketahanan aspek sosial budaya yang tangguh.

      Ayo Mengamati
      Amatilah di lingkungan tempat tinggalmu. Identifikasi upaya warga masyarakat nya dalam meningkatkan pembangunan sosial budaya. Tuliskan kesannya pada kolom berikut.

      Upaya yang dilakukan warga masyarakat dalam meningkatkan pembangunan sosial budaya antara lain sebagai berikut.
      1. Membudayakan semangat bergotong royong
      2. Saling membantu dan tolong menolong antar masyarakat yang membutuhkan
      3. Membiasakan bermusyawarah untuk  mengmbil keputusan demi kepentingan bersama
      4. Melestarikan budaya dari tempat tersebut
      5. Menjaga kerukunan antar setiap anggota masyarakat

      Warga masyarakat Indonesia harus bertanggung jawab dalam meningkatkan pengalaman sosial budaya. Dengan demikian, setiap indivisu mempunyai tanggung jawab yang sama. Tanggung jawab tersebut di antaranya menjaga kebersihan, ketertiban, dan keamanan lingkungan.

      Di sini sanggup disimpulkan bahwa kekuatan masyarakat terletak pada ikatan kerja sama. Di sini sanggup disimpulkan bahwa kekuatan masyarakat terletak pada ikatan kerja sama. Pentingnya kolaborasi dalam masyarakat sanggup diungkapkan dengan sebuah pantun. Pantun berikut ini memudahkan untuk mengingatnya
      Pantun Nasehat
      PantunMakna
      Merah muda baju si bibi
      Di tangannya ada bayam seikat
      Masalah warga tiba bertubi
      Berkumpullah untuk mufakat
      Setiap insan hendaknya menyisakan waktu untuk berkumpul bersama warga kampunya.
      Berkumpul untuk membicarakan persoalan bersama sampai mencapai mufakat
      Turun ke paya memetik kangkung
      Hati senang dibantu si dia
      Bergotong-royong penduduk sekampung
      Hasil mufakat hidup bahagia
      Masyarakat hendaknya selalu bergotong royong dan mufakat sehingga hidup sanggup berjalan dengan hening dan sejahtera
      Anak ditinggal merasa marah
      Hari ahad pergi berburu
      Semoga sukses bermusyawarah
      Bisa ada keputusan baru
      Dalam memecahkan persoalan sebaiknya memakai musyawarah. Dengan musyawarah akan ada keputusan gres yang lebih baik.
      Ambil segulung tali bambu
      Sudah diambil mari diikat
      Jika saling bantu membantu
      Tak ada pekerjaan berat 
      Dengan kerjasama yang baik pekerjaan akan sanggup diselesaikan, tak ada pekerjaan yang berat kalau dikerjakan bersama-sama.
      Mengangkat tangan secara bersama
      Mengangkat bangku penuh rintangan
      Wahai teman mari bekerja sama
      Bersama-sama selesaikan tantangan
      Marilah kita selalu bekerja sama sebab dengan kerjasama tantangan seberat apapun akan sanggup diatasi.

      Pantun merupakan cara yang sempurna untuk memberikan nasihat. Nasihat bagi individu maupun kelompok. Kerja sama dan mufakat merupakan warisan budaya masyarakat Indonesia. Warisan budaya inilah yang harus dipertahankan dan ditingkatkan.

      Kewajiban, Hak, Dan Tanggung Jawab Anggota Masyarakat

      Selain tanggung jawab, kita juga mempunyai hak dan kewajiban sebagai warga masyarakat. Hak, kewajiban, dan tanggung jawab merupakan tiga hal yang berbeda, tetapi saling berkaitan
      akrab satu sama lain dan tidak sanggup dipisahkan. Sebagai warga masyarakat, kita juga berhak untuk hidup di lingkungan yang higienis dan sehat. Apakah yang dimaksud kewajiban, hak, dan tanggung jawab?
      1. Hak berarti sesuatu yang mutlak menjadi milik seseorang dan penggunaannya tergantung kepada orang yang bersangkutan.
      2. Kewajiban berarti sesuatu yang harus dilakukan dengan penuh rasa tanggung jawab.
      3. Tanggung jawab berarti kiprah dan kewajiban yang harus dilaksanakan.

      Warga masyarakat Indonesia harus bertanggung jawab dalam meningkatkan pengalaman sosial budaya. Dengan demikian, setiap indivisu mempunyai tanggung jawab yang sama. Tanggung jawab tersebut di antaranya menjaga kebersihan, ketertiban, dan keamanan lingkungan. Di sini sanggup disimpulkan bahwa kekuatan masyarakat terletak pada ikatan kerja sama.

      Ayo Menulis
      Setiap anggota kelompok mempunyai tanggung jawab yang harus dilaksanakan. Identifikasilah bentuk tanggung jawab setiap anggota kelompokmu. Tanggung jawab setiap anggota kelompok
      dalam melaksanakan kiprah yaitu:
      1. Melakukan kiprah sesuai kewajibannya.
      2. Mengerjakan kiprah dengan semangat.
      3. Menyelesaikan yang telah diberikan.
      4. Membantu sobat yang mengalami kesulitan.

      Kerja sama dan mufakat merupakan warisan budaya masyarakat Indonesia. Warisan budaya inilah yang harus dipertahankan dan ditingkatkan. Budaya dan sosial bangsa Indonesia perlu dipertahankan dan ditingkatkan. Karena hal ini menjdai tanggung jawab warga masyarakat indonesia. Budaya dan sosial diantaranya ialah sebagai berikut.
      1. Membiasakan musyawarah mufakat dalam mengambil keputusan bersama.
      2. Membiasakan bahu-membahu antarwarga masyarakat.
      3. Ikut serta dalam acara kerja bakti atau gotong-royong dalam masyarakat.
      4. Menjaga interaksi yang baik antarwarga masyarakat.
      5. Membiasakan interaksi yang mengarah ke persatuan.
      6. Menghindari interaksi yang mengarah ke perpecahan.

      Ayo Menulis
      Misalnya, lingkungan daerah tinggalmu sedang tidak aman. Mengapa? Karena terjadi pencurian di beberapa rumah warga. Apa yang harus dilakukan warga masyarakat di daerah tinggalmu? Siapakah yang bertanggung jawab atas keamanan di lingkungan daerah tinggalmu? Kemukakan pendapatmu dan tuliskan pada kolom berikut!

      1. Hal yang seharusnya dilakukan warga masyarakat adalah
      Semua warga bertanggung jawab atas keamanan di lingkungan daerah tinggalnya. Menjaga keamanan lingkungan merupakan kewajiban semua warga masyarakat. Kegiatan yang sanggup dilakukan untuk menjaga keamanan di lingkungan daerah tinggal ialah dengan melaksanakan ronda malam. Kegiatan ronda malam dilakukan secara bergantian oleh warga. Jadwal ronda sanggup ditentukan melalui musyawarah RT.
       kita juga mempunyai hak dan kewajiban sebagai warga masyarakat Kewajiban, Hak, dan Tanggung Jawab Anggota Masyarakat
      2. Petugas yang bertanggung jawab atas keamanan di lingkungan daerah tinggal adalah
      No.Keamanan Lingkungan
      Petugas yang bertanggung
      jawab
      Alasannya
      1.Petugas Siskamling/RondaKarena petugas ronda bertugas antisipasi dalam penanganan persoalan yang ditimbulkan alasannya ialah adanya ganguan keamanan masyarakat, musibah, dan tragedi alam.
        2.PolriKarena Polri mempunyai Bintara Pembina Keamanan Ketertiban Masyarakat (Babinkamtibmas) yang tugasnya hampir sama menyerupai Babinsa TNI
        3.Satpan KomplekSatpam bertanggung jawab atas keamanan lingkungan karna ia ditugaskan/kewajibanya untuk menjaga lingkungan
        4.Kasi TrantibKarena Seksi Ketentraman dan Ketertiban mempunyai kiprah membantu Lurah dalam menyiapkan materi rumusan kebijakan penyusunan, perencanaan, pelaksanaan pengendalian, training ketentraman dan ketertiban wilayah Kelurahan;
        5.Babinsa TNIKarena Babinsa ialah pelaksana Dan Ramil dalam melaksanakan fungsi training yang bertugas pokok melatih rakyat memperlihatkan penyuluhan di bidang Hankam dan Pengawasan kemudahan dan prasarana Hankam di Pedesaan

        Jenis Jenis Puisi Menurut Bentuk Zaman Dan Isi

        Puisi ialah bentuk karya sastra yang terikat oleh irama, rima dan penyusun bait dan baris yang bahasanya terlihat indah dan penuh makna. Karya sastra yang singkat, padat, dan menggunakan bahasa yang indah. Singkat alasannya diungkapkan tidak panjang lebar ibarat prosa. Padat, maksudnya puisi digarap dengan pilihan kata yang mengandung kekuatan rasa dan makna. Yakni dengan menentukan kata yang mempunyai majas, lambang, rima, sajak dan ungkapan yang menarik. Jadi, puisi berbeda dengan bahasa keseharian.

        A. Unsur-unsur Puisi
        Unsur-unsur pembangun puisi ini merupakan faktor puisi yang membentuknya dari dalam dan dari luar sehingga akibatnya sanggup menjadi sebuah puisi yang indah. Unsur-unsur puisi antara lain:
        1. Tema, yaitu pokok duduk perkara yang akan diungkapkan oleh penyair. Tema ini tersirat dalam keseluruhan isi puisi.
        2. Rasa, yaitu perilaku penyair terhadap pokok duduk perkara yang terkandung di dalam puisi.
        3. Nada, yaitu perilaku penyair terhadap pembacaannya. Nada berkaitan akrab dengan tema dan rasa. Hal ini ditunjukkan dengan adanya perilaku merayu, mengadu, mengkritik, dan sebagainya.
        4. Amanat, yaitu pesan yang ingin disampaikan penyair dalam puisi itu.
        5. Gaya Bahasa, dalam sebuah puisi akan banyak dijumpai rangkaian kata yang bersifat konotatif, berlebihan, ataupun terkesan merendahkan diri. Inilah yang disebut sebagai gaya bahasa dalam puisi.

        B. Jenis-jenis Puisi
        1. Jenis-jenis puisi menurut bentuknya
        Berdasarkan bentuknya puisi dibedakan menjadi puisi yang terkait hukum bait dan baris dan puisi bebas. Berikut ini jenis puisi menurut bentuknya.
        1. Puisi yang terkait aturan-aturan bait dan baris. Antara lain: pantun, syair, dan soneta. Dikenal juga puisi yang berbentuk distikon, terzina, kuatren, kuint, sektet, septima, dan oktaf.
        2. Puisi bebas yaitu puisi yang tidak terikat oleh aturan-aturan bait, baris, maupun rima. Contoh: puisi karangan Chairil Anwar, Taufik Ismail, W.S. Rendra.

        2. Jenis puisi menurut zamannya:
        Berdasarkan zamannya, puisi sanggup dibedakan menjadi puisi usang dan puisi baru.

        a. Puisi lama
        Puisi usang ialah puisi yang merupakan peninggalan sastra melayu lama. Puisi usang terdiri atas puisi orisinil dan puisi dampak asing. Contoh puisi orisinil masyarakat melayu ialah pantun dan teladan puisi absurd dampak bahasa Arab ialah syair. Ciri-Ciri Puisi usang antara lain sebagai berikut :
        • Puisi usang bisanya berupa puisi rakyat dan tidak diketahui nama pengarangnya.
        • Puisi usang masih terikat oleh banyak sekali aturan-aturan ibarat dari jumlah baris pada setiap baitnya, sajak serta jumlah suku kata pada setiap barisnya.
        • Disampaikan dari verbal ke verbal dan sanggup disebut juga dengan sastra lisan.
        • Menggunakan majas atau gaya bahasa tetap dan klise.
        • Biasanya berisikan perihal kerajaan, fantastis, serta istanasentris.

        1) Pantun
        Pantun merupakan salah satu jenis karya sastra usang yang berbentuk puisi. Sebagaimana bentuk puisi lainnya, pantun mementingkan keindahan bahasa, pemadatan makna kata, serta bentuk penulisannya
        yang berbait-bait. Ciri-ciri pantun antara lain sebagai berikut :
        • Satu bait terdiri atas empat baris;
        • Baris pertama dan kedua merupakan sampiran, sedangkan baris ketiga dan keempat merupakan isi;
        • Setiap baris terdiri dari 8 hingga 12 suku kata;
        • Rima selesai berpola a-b-a-b.
        Contoh Pantun
        Merah muda baju si bibi
        Di tangannya ada bayam seikat
        Masalah warga tiba bertubi
        Berkumpullah untuk mufakat
        Turun ke paya memetik kangkung
        Hati senang dibantu si dia
        Bergotong-royong penduduk sekampung
        Hasil mufakat hidup bahagia

        2) Syair
        Syair termasuk dalam jenis puisi lama.Hampir sama dengan pantun, syair terikat akan aturan-aturan baku. Ciri-cirinya syair ialah sebagai berikut :
        • Setiap bait terdiri atas empat baris;
        • Setiap baris terdiri atas delapan hingga dua belas suku kata;
        • Syair tidak mempunyai sampiran, semua barisnya merupakan isi;
        • Rima selesai berpola a-a-a-a.
        Contoh Syair
        Jauhi semua perbuatan jahat
        Jauhi pula pebuatan maksiat
        Mari kita segera bertaubat
        Supaya kita selamat dunia akhirat

        Jangan risau dengan cobaan
        Jangan bersedih alasannya kesulitan
        Berdoa saja pada Tuhan
        Insya Allah Dia kan kabulkan
        Dengarlah para anak muda
        Rajinlah berguru sepanjang masa
        Ilmu itu tak akan habis dieja
        Untuk bekal sepanjang usia

        Ayo ke sekolah tak perlu malas
        Belajar yang rajin di masing-masing kelas
        Jaga perilaku jangan jadi orang culas
        Jangan biarkan hati berubah keras

        3) Mantra
        Mantra yaitu puisi yang mengandung kekuatan gaib.Tidak ada ciri khusus untuk mantra. Puisi usang yang dianggap mempunyai kekuatan mistik ini sanggup dikatakan sebagai jenis puisi usang yang pertama kali berkembang. Satu-satunya ciri khas dari mantra ialah ada sebagian kata-kata yang diulang untuk memberi rasa sugesti bagi yang mendengar.

        4) Talibun
        Talibun yaitu pantun yang tediri atas 6, 8 atau 10 baris. Jika karmina sanggup dikatakan sebagai puisi singkat, talibun ialah sebaliknya. Jenis puisi usang yang satu ini ibarat pantun, namun mempunyai baris yang lebih panjang. Berikut ini ialah aturannya:
        • Tiap baitnya mempunyai baris berjumlah genap, namun lebih dari empat.
        • Jumlah suku kata tiap baris berkisar 8—12.
        • Memiliki rima a-b-c-a-b-c.
        • Setengah dari jumlah baris per bait di bab awal ialah sampiran, selanjutnya isi.
        Contoh Talibun
        Di kala hujan turun di telaga
        Menarilah semua  katak bersama-sama
        Di dalam air yang mengalir di tempat
        Jika hendak hidup sempurna
        Perbanyaklah amal untuk sesama
        Tinggalakan semua segala perbuatan maksiat

        Berlayar menuju pulau di sana
        Menerjang ombak di bulan purnama
        Bersama nahkoda melempar jala
        Agar mempunyai gelar sarjana
        Belajarlah dengan ulet dan seksama
        Jangan lupa selalu berdoa
        Mencari udang hingga ke dalam celana
        Udang hilang tak tahu rimbanya
        Meninggalkan bekas luka tak seberapa
        Tiada hari tanpa merana
        Memikirkan adik yang tak terang hidupnya
        Membuat kakak tak lagi menyapa

        Burung elang hinggap di atas tanah
        Mencari makan di tanah jawa
        Makanan berlimpah tak akan merana
        Adinda menunggu dengan gelisah
        Karena Kanda tak kunjung pulang jua
        Kabarnya pun tak terang dimana

        5) Karmina (pantun kilat)
        Karmina yaitu pantun yang hanya terdiri atas 2 baris. Memiliki syarat yang tidak berbeda jauh dengan pantun, karmina sanggup dibilang ialah jenis pantun singkat. Ciri-cirinya sendiri bekerjsama tidak terlalu berbeda dengan pantun, ibarat di bawah ini.
        • Tiap bait terdiri atas dua baris.
        • Tiap baris terdiri atas 8—12 suku kata
        • Rima ada di tiap frasa dengan pola a-b-a-b
        • Frasa pertama di baris pertama berima sama dengan frasa pertama di baris kedua, begitu pula dengan frasa selanjutnya di tiap baris.
        • Baris pertama ialah sampiran, sedangkan isi ada di baris kedua.
        Contoh Karmina
        Dahulu ketan kini ketupat
        Dahulu preman kini ustadz

        Pergi ke rawa ke muara pula
        Sudah tak juara tak sholat pula
        Buah nangka bentuknya bulat
        Sudah renta bangka belum ingat akhirat

        Kelapa diparut lezat rasanya
        Biar perutnya gendut baik hatinya

        6) Gurindam
        Jika karmina sanggup dikatakan sebagai pantun singkat, gurindam ialah syair yang singkat. Ciri-cirinya ialah sebagai berikut.
        • Tiap bait terdiri atas dua baris.
        • Tiap baris terdiri atas 8—12 suku kata.
        • Memiliki rima a-a.
        • Tiap baris ialah isi.
        Contoh Gurindam
        Barang siapa yang tidak mengenal Al Qur’an.

        Maka sesatlah hidupnya bagaikan hidup tanpa tujuan.
        Kalau berbicara semaumu .

        Tentulah banyak orang yang membencimu.

        b. Puisi baru
        Puisi gres ialah puisi yang lahir pada tahun dua puluhan. Puisi gres merupakan puisi yang sudah tidak terikat oleh aturan, berbeda dengan puisi lama. Puisi gres mempunyai bentuk yang lebih bebas dibandingkan puisi usang baik dalam jumlah baris, suku kata, ataupun rima. Ciri-ciri puisi gres antara lain:
        • Diketahui nama pengarangnya, berbeda dengan puisi usang yang tidak diketahui nama pengarangnya
        • Perkembangannya secara lisan serta tertulis.
        • Tidak terikat oleh banyak sekali aturan-aturan ibarat rima, jumlah baris dan suku kata.
        • Menggunakan majas yang dinamis atau berubah-ubah.
        • Biasanya berisikan perihal kehidupan.
        • Biasanya lebih banyak menggunakan sajak pantun dan syair.
        • Memiliki bentuk yang lebih rapi dan simetris.
        • Memiliki rima selesai yang teratur.
        • Pada tiap-tiap barisnya berupa kesatuan sintaksis.

        Menurut bentuknya puisi gres terdiri atas:

        a) Distikon, sajak dua seuntai., b) Terzina, sajak tiga seuntai., c) Kuatren, sajak empat seuntai., d) Kuint, sajak lima seuntai., e) Sektet, sajak enam seuntai., f) Septima, sajak tujuh seuntai., g) Stanza, sajak delapan seuntai.

        h) Soneta, sajak empat belas seuntai. Soneta ialah bentuk puisi yang berasal dari Italia. Masuknya soneta ke Indonesia dimulai sekitar zaman angkatan pujangga baru. Pelopor soneta ialah Moh. Yamin dan Rustam Effendi.

        Ciri-ciri soneta adalah:
        1) Terdiri dari 14 baris;
        2) Terbagi atas dua kuatren (oktaf) dan dua terzina (sektet);
        3) Oktaf sebagai sampiran dan sektet merupakan kesimpulannya.

        3. Jenis puisi menurut isinya
        Berdasarkan isinya puisi sanggup dibedakan menjadi balada, elegi, roman, ode, hymne, epigram, dan satire. Berikut ini klarifikasi mengenai puisi menurut isinya.
        1. Puisi Balada. Puisi Balada ialah puisi yang berisi cerita/kisah yang mengharukan. Contoh puisi ibarat ini ialah : kisah usaha seorang ayah yang tak lelah mencari nafkah untuk keluarganya,dll
        2. Puisi Elegi. Puisi Elegi ialah puisi yang berisi ratapan dan ungkapan rasa pedih dan kedukaan seseorang. Contoh puisi ibarat ini ialah : Kepergian sang ibu tercinta,dll
        3. Puisi Roman. Puisi Roman ialah puisi yang berisi luapan rasa cinta kepada kekasih. Contoh puisi ibarat ini ialah : Kekasih yang paling kucinta,dll
        4. Puisi Ode. Puisi Ode ialah puisi yang berisi kebanggaan atau sanjungan terhadap seseorang yang kita anggap berjasa. Contoh dari puisi ibarat ini ialah : Guru,sebagai hero tanpa tanda jasa,dll
        5. Puisi Hymne. Puisi Hymne ialah puisi yang berisi nyanyian kebanggaan kepada Tuhan dan orang/sekelompok orang yang mempunyai jasa. Contoh Dari puisi ibarat ini ialah : Puisi yang berisi mengenai Tuhan
        6. Puisi Epigram. Puisi yang berisi Cerita Pendek. Contoh dari Puisi ibarat ini ialah : Puisi yang ibarat menceritakan sesuatu secara singkat
        7. Puisi Satire. Puisi Satire ialah Puisi yang berisi sindiran atau kritik terhadap ketidakadilan. Contoh puisi ibarat ini ialah : Hukum yang tumpul keatas tajam kebawah,dll
        Puisi ialah bentuk karya sastra yang terikat oleh irama Jenis Jenis Puisi Berdasarkan Bentuk Zaman dan Isi
        Membacakan Puisi
        Membaca puisi berbeda dengan membaca teks bacaan. Membaca puisi harus tahu lafal, jeda serta intonasi.
        1. Lafal : cara pengucapan bunyi.
        2. Jeda : hentian sebentar dalam ujaran.
        3. Intonasi : ketepatan penyajian tinggi rendah nada.
        4. Ekspresi : mimik wajah yang mengatakan perasaan hati (senang, sedih, bahagia, marah).

        Contoh Lagu Bertangga Nada Mayor Dan Minor

        Belajar musik atau lagu yang bersemangat, teringat mengenai tangga nada. Dalam musik mengenal istilah tangga nada. Ada tangga nada mayor dan ada juga tangga nada minor.

        Apakah yang dimaksud tangga nada? Tangga nada yaitu urutan nada yang disusun secara berjenjang, misalnya, do re mi fa sol la si do. Tangga nada dibagi menjadi dua, yaitu tangga nada mayor dan tangga nada minor.

        Apa tangga nada mayor itu? Tangga nada mayor yaitu tangga nada yang susunan nadanadanya berjarak 1-1-½-1-1-1-½, biasanya diawali dan diakhiri nada Do=C, dan bersifat riang gembira.

        Apa tangga nada minor itu? Tangga nada minor yaitu tangga nada yang susunan nada-nadanya berjarak 1-½-1-1-½-1-1, biasanya diawali dan diakhiri nada La=A, dan bersifat sedih.

        Lagu bertangga nada mayor banyak ditemukan pada lagu anak-anak. Sebaliknya, lagu bertangga nada minor kebanyakan pada lagu anak muda. Terutama lagu-lagu yang menceritakan kesedihan hati. Hal ini sanggup kau Cirikan pada lagu yang kurang bersemangat dan sedih.  Contoh lagu bertangga nada mayor dan minor yaitu sebagai berikut.
        Belajar musik atau lagu yang bersemangat Contoh Lagu Bertangga Nada Mayor dan Minor

        Sedangkan referensi lagu bertangga nada minor yaitu sebagai berikut :
        Belajar musik atau lagu yang bersemangat Contoh Lagu Bertangga Nada Mayor dan Minor
        Ciri Tangga Nada Mayor dan Tangga Nada Minor
        Kamu telah memahami pengertian tangga nada mayor dan tangga nada minor. Berikut ini ciri-ciri tangga nada mayor dan tangga nada minor.
        Tangga Nada
        Tangga Nada MayorTangga Nada Minor
        1. Bersemangat,
        2. Riang gembira,
        3. Biasanya diawali dan diakhiri dengan nada Do = C,
        4. Mempunyai pola interval 1–1–½–1–1–1–½ .
        5. Lagu bertangga nada mayor antara lain Maju Tak Gentar, Halo-Halo Bandung, dan Garuda Pancasila.
        1. Kurang bersemangat,
        2. Bersifat sedih,
        3. Biasanya diawali dan diakhiri dengan nada La=A.
        4. Mempunyai pola interval 1, ½, 1, 1, ½, 1, 1.
        5. Lagu bertangga nada minor, antara lain Syukur, Tuhan, dan Gugur Bunga

        Kamu telah memahami tangga nada mayor dan tangga nada minor. Kamu juga telah mengetahui ciri-ciri nya. Contoh lagunya juga sudah kau ketahui. Coba cari dan temukan referensi lagu-lagu lainnya.Tuliskan alhasil dalam tabel berikut.

        1. Lagu Wajib
        No.Tangga Nada
        Contoh Lagu Bertangga Nada MayorContoh Lagu Bertangga Nada Minor
        1.Bangun Pemudi Pemuda (A. Simanjuntak)Mengheningkan Cipta (Truno Prawit)
        2.Berkibarlah Benderaku (Ibu Soed)Tanah Airku (Ibu Soed)
        3.Dari Sabang Sampai Merauke (R Soerardjo)Bagimu Negeri (R. Kusbini)
        4.Hari Merdeka (Husein Mutahar)Ibu Pertiwi (Ismail Marzuki)
        5.Kebyar Kebyar (Gombloh)Indonesia Pusaka (Ismail Marzuki)

        B. Lagu Anak-Anak
        No.Tangga Nada
        Contoh Lagu Bertangga Nada MayorContoh Lagu Bertangga Nada Minor
        1.Naik Delman (Ibu Sud)Ambilkan Bulan (AT Mahmud)
        2.Balonku (AT Mahmud)Bintang Kejora (AT Mahmud)
        3.Heli (anjing kecil) (Nomo Kuswoyo)Kasih Ibu (SM. Muchtar)
        4.Lihat Kebunku (Ibu Sud)Kelinciku (Daljono)
        5.Abang Tukang Bakso (Mamo Agil)Kucingku (Pak Kasur)

        C. Lagu Daerah
        No.Tangga Nada
        Contoh Lagu Bertangga Nada MayorContoh Lagu Bertangga Nada Minor
        1.Gundul Pacul (Jawa Tengah)Bubuy Bulan (Jabar)
        2.Kampung Nan Jauh DI Mato (Sumbar)Kole-Kole (Maluku)
        3.Ampar-Ampar Pisang (Kalsel)Sing Sing So (Maluku)
        4.Manuk Dadali (Jabar)Sarinande (Maluku)
        5.Tokecang (Jabar)Ole Sioh (Maluku)