Friday, April 4, 2003

Peristiwa Perlawanan Terhadap Belanda

Pada awalnya Belanda tiba ke Indonesia hanya untuk berdagang. Salah satu faktor khusus yang menjadikan bangsa Belanda harus melaksanakan penjelajahan samudera yaitu ditutupnya pelabuhan Lisabon bagi para pedagang Belanda. Belanda berhasil mengusai banyak sekali wilayah yang ada di Indonesia salah satunya yaitu dengan memakai taktik devide et impera (adu domba). Kemudian Belanda memaksa untuk memonopoli perdagangan yang ada di Indonesia.

Kedudukan Belanda di Nusantara berlangsung antara 1596-1942 diawali dengan kedatangan armada dagang Belanda di bawah pimpinan Cornelis de Houtman pada tahun 1596 yang berlabuh di Banten. Mulanya mencari barang dagangan atau rempah rempah akan tetapi kemudian Belanda bukan sekedar ingin berdagang biasa, melainkan ingin menguasai dan menjajah Nusantara.

Tahun 1596 awal penjajahan Belanda di Nusantara dengan mendirikan komplotan dagang yang berjulukan VOC (Vereeningde Oost-indische Compagnie) atau persekutuaan dagang  India timur yang dibantu oleh pemerintahan Belanda. VOC menguasai dan mengekploitasi ekonomi di Indonesia dari tahun 1602 – 1799.

Berikut beberapa tokoh dari beberapa tempat yang memimpin perlawanan terhadap Belanda.
Pada awalnya Belanda tiba ke Indonesia hanya untuk berdagang Peristiwa Perlawanan terhadap Belanda
1. Sultan Hasanudin
Peristiwa Perlawanan terhadap Belanda
Nama TokohSultan Hasanuddin
Asal DaerahMakasar (Sulawesi Selatan)
Alasan Melakukan PerlawananKompeni Belanda mau memonopoli perdagangan rempah dari maluku
Bentuk-Bentuk Perlawanan:
  1. Perang dua hari dengan pasukan Belanda pada April 1655 di Buton yang dipimpin pribadi oleh Sultan Hasanuddin. Benteng pertahanan Kompeni Belanda di Buton berhasil direbut 
  2. Pada tahun 1666, Belanda dibawah kepemimpinan Laksamana Cornelis Speelman berusaha menguasai kerajaan Gowa, namun belum berhasil sebab menerima perlawanan dari pasukan Sultan Hasanudin.
Hasil Perlawanan:Sultan Hasanuddin berhasil menggabungkan kekuatan kerajaan kecil di penggalan timur Indonesia untuk melawan Belanda. Namun akhirnya Belanda berhasil menaklukan Kesultanan Gowa di Makassar pada tahun 1669, sehabis menerima sumbangan dari raja Bone, Arung Palakka. Akibat kekalahan ini, Sultan Hasanuddin harus menandatangani Perjanjian Bungaya.  

2. Pangeran Antasari
Peristiwa Perlawanan terhadap Belanda
Nama TokohPangeran Antasari
Asal DaerahBanjarmasin, Kalimantan Selatan
Alasan Melakukan PerlawananRakyat Banjar tidak suka dan tidak oke dengan merajalelanya dalam menguasai perkebunan dan pertambangan yang ada di Kalimantan Selatan serta terlalu ikut campurnya pihak Belanda terhadap urusan kesultanan.
Bentuk-Bentuk Perlawanan:
  1. Perang Banjar pecah ketika Pangeran Antasari dengan 300 prajuritnya menyerang tambang kerikil bara milik Belanda di Pengaron tanggal 25 April 1859.
  2. Pangeran Antasari menyerang pos-pos Belanda di Martapura, Hulu Sungai, Riam Kanan, Tanah Laut, Tabalong, sepanjang sungai Barito hingga ke Puruk Cahu.
Hasil Perlawanan:Perlawanan rakyat Banjar terus berkobar. Walaupun alhasil Belanda sanggup menangkap beberapa pemimpin pasukan Pangeran Antasari yang bermarkas di gua-gua, yaitu Kiai Demang Leman dan Tumanggung Aria Pati.   

3. Patimura
Peristiwa Perlawanan terhadap Belanda
Nama TokohPatimura
Asal DaerahMaluku
Alasan Melakukan PerlawananKembalinya Belanda ke tanah Maluku mmbuat rakyat maluku kemudian bangun dan melaksanakan perlawanan sebab diberlakukannya kembali kerja paksa yang sudah hilang, penindasan oleh VOC dan pengerahan rakyat untuk dijadikan pasukan belanda
Bentuk-Bentuk Perlawanan:
  1. Perlawanan rakyat Maluku diawali dengan memperabukan bahtera Pos di Porto (pelabuhan) pada 15 Mei 1817 dan mengepung Benteng Duurstede.
  2. Dalam usaha menentang Belanda ia juga menggalang persatuan dengan kerajaan Ternate dan Tidore, raja-raja di Bali, Sulawesi dan Jawa. 
  3. Pejuang Maluku kemudian melanjutkan usaha dengan sistem gerilya.
Hasil Perlawanan:Pertempuran yang menghancurkan pasukan Belanda tercatat menyerupai perebutan benteng Belanda Duurstede, pertempuran di pantai Waisisil dan jasirah Hatawano, Ouw- Ullath, Jasirah Hitu di Pulau Ambon dan Seram Selatan. Walaupun akhirnya, Pattimura dan pemimpin-peminpin lainnya sanggup ditangkap Belanda, dan pada 16 Desember 1817 Pattimura dieksekusi gantung di Kota Ambon.

4. Sisingamangaraja
Peristiwa Perlawanan terhadap Belanda
Nama TokohSisingamangaraja
Asal DaerahSumatera Utara
Alasan Melakukan PerlawananAdanya siasat Belanda dengan memakai gerakan Zending untuk menguasai tempat Batak serta kemarahan Sisingamangaraja atas penempatan pasukan Belanda di Tarutung dan hampir seluruh Sumatera sudah dikuasai Belanda
Bentuk-Bentuk Perlawanan:
  1. Singamangaraja XII terus melaksanakan perlawanan secara gerilya serta berhasil melaksanakan konsolidasi pasukannya. 
  2. Kemudian bersama pasukan sumbangan dari Aceh, secara ofensif menyerang kedudukan Belanda antaranya Uluan dan Balige pada Mei 1883 serta Tangga Batu pada tahun 1884.
Hasil Perlawanan:Kegigihan usaha Sisingamangaraja XII ini telah menginspirasikan masyarakat Indonesia untuk terus melawan penjajahan.

5. Sultang Ageng Tirtayasa
Peristiwa Perlawanan terhadap Belanda
Nama TokohSultan Ageng Tirtayasa
Asal DaerahBanten
Alasan Melakukan PerlawananKedatangan Belanda ke Banten awalnya hanya untuk melaksanakan perdagangan. Namun, dengan potensi alam yang dimiliki oleh Banten VOC hendak menguasai Banten
Bentuk-Bentuk Perlawanan:
  1. Sultan Ageng Tirtayasa memimpin banyak perlawanan terhadap Belanda.
  2. Pasukan Banten yang dipimpin Sultan Ageng yang menyerang Belanda di Batavia.
Hasil Perlawanan:Kegigihan usaha Sultan Ageng Tirtayasa telah menginspirasikan masyarakat Indonesia untuk terus melawan penjajahan.

6. Pangeran Diponegoro
Peristiwa Perlawanan terhadap Belanda
Nama TokohPangeran Diponegoro
Asal DaerahJawa Tengah
Alasan Melakukan PerlawananWilayah Kesultanan Mataram semakin sempit dan para raja sebagai penguasa pribumi mulai kehilangan kedaulatan serta Belanda ikut campur tangan dalam urusan intern kesultanan, contohnya soal pergantian raja dan pengangkatan patih.
Bentuk-Bentuk Perlawanan:
  1. Pertempuran pertama meletus pada tanggal 20 Juli 1825 di Tegalrejo.  Kabar mengenai pecahnya perang melawan Belanda segera meluas ke banyak sekali daerah. Dengan dikumandangkannya perang sabil, 
  2. Pada pertempuran-pertempuran tahun 1825–1826 pasukan Belanda banyak terpukul dan terdesak.
Hasil Perlawanan:Kegigihan usaha Pangeran Diponegoro telah menginspirasikan masyarakat Indonesia untuk terus melawan penjajahan.

7. Silas Papare
Peristiwa Perlawanan terhadap Belanda
Nama TokohSilas Papare
Asal DaerahPapua
Alasan Melakukan PerlawananIngin menyatukan Irian Barat dengan Republik Indonesia ketika Irian Barat berada dibawah kekuasaan Belanda. 
Bentuk-Bentuk Perlawanan:
  1. Kegigihannya dalam berjuang untuk kemerdekaan Papua membuatnya sering berurusan dengan abdnegara keamanan Belanda. 
  2. Usahanya untuk menghipnotis Batalyon Papua untuk memberontak pada alhasil menciptakan ia harus masuk penjara di Jayapura
  3. Berbagai usaha dilakukannya seperti, pemberontakan, mendirikan Partai Kemerdekaan Indonesia Irian (PKII), serta Badan Perjuangan Irian. 
Hasil Perlawanan:Kegigihan usaha Silas Papare telah menginspirasikan masyarakat Indonesia untuk terus melawan penjajahan. Perjuangannya alhasil membuahkan hasil, Irian Barat merdeka dan menyatu kembali ke pangkuan ibu pertiwi.

Thursday, April 3, 2003

Pengaruh Kebangkitan Nasional Bidang Pendidikan Ekonomi Politik Dan Sosial Budaya

Kebangkitan Nasional yaitu masa dimana bangkitnya semangat persatuan, kesatuan dan naisonalisme untuk menuju dan memperjuangkan kemerdekaan Indonesia. Masa ini ditandai dengan dua insiden penting antara lain berdirinya Boedi Oetomo pada tanggal 20 Mei 1908 yang didirikan oleh Dr. Sutomo dan para mahasiswa STOVIA.

Peristiwa kedua yaitu Sumpah Pemuda yang diikrarkan pada tanggal 28 Oktober 1928. Pergerakan kebangkitan nasional bergotong-royong diawali dengan didirikannya Sarekat Dagang Islam pada tahun 1905 di Pasar Laweyan Solo. Sarekat Dagang Islam didirikan oleh haji Samanhudi untuk menandingi dominasi pedagang Cina pada masa itu. Kemudian pada tahun 1906, SDI bermetamorfosis Sarekat Islam.

Pada 18 November 1912, KH Ahmad Dahlan mendirikan Organisasi Muhammadiyah di Kampung Kauman Yogyakarta. Organisasi ini didirikan untuk memurnikan pemikiran Islam dari hal-hal yang berbau mistis. Kemudian pada tanggal 25 Desember 1912 berdiri Indisje Partij yang merupakan partai politik pertama yang didirikan di Indonesia. Pendirinya yaitu dr. Tjipto Mangunkusumo, Ki Hajar Dewantara dan E.F.E Douwes Dekker yang kemudian dikenal dengan Tiga Serangkai.

Dari sinilah mulai bangun rasa Nasionalisme dan mulai meninggalkan perlawanan yang bersifat kedaerahan. Selain usaha dengan mengangkat senjata, perlawanan juga mulai dilakukan melalui diplomasi dan perundingan. Pemerintah kemudian menetapkan tanggal berdirinya Boedi Oetomo sebagai Hari kebangkitan Nasional.

Perkembangan masyarakat Indonesia pada masa munculnya rasa kebangsaan terjadi di aneka macam bidang kehidupan, di antaranya sebagai berikut.

1. Bidang Pendidikan
Perkembangan pendidikan menjadikan munculnya para cendekiawan, baik hasil dari pendidikan Barat maupun pendidikan di Indonesia. Para cendekiawan ini menjadi aktivis dan pemimpin munculnya organisasiorganisasi pelajar dan mahasiswa untuk melawan penjajah, menyerupai dokter Sutomo dan organisasi Budi Utomo.
Kebangkitan Nasional yaitu masa dimana bangkitnya semangat persatuan Pengaruh Kebangkitan Nasional Bidang Pendidikan Ekonomi Politik dan Sosial Budaya

2. Bidang Ekonomi
Ada upaya untuk peniadaan eksploitasi ekonomi asing. Tujuannya untuk membentuk masyarakat yang bebas dari kesengsaraan dan kemelaratan serta meningkatkan taraf hidup bangsa Indonesia.

3. Bidang Politik
Banyak muncul organisasi-organisasi pergerakan yang menyuarakan aspirasi masyarakat pribumi yang telah hidup dalam penindasan penjajah. Mereka ingin menghancurkan kekuasaan kolonial di Indonesia.

Mulai muncul paham-paham gres menyerupai nasionalisme, liberalisme, sosialisme, demokrasi, dan pancasilaisme. Semangat nasionalisme pada masa ini dipakai sebagai paham atau ideologi bagi organisasi pergerakan, salah satunya Partai Nasional Indonesi yang diketuai oleh Ir. Soekarno.

4. Bidang Sosial Budaya
Melakukan pembentukan identitas nasional, menyerupai penggunaan nama Indonesia untuk menyebut negara kita. Hal ini diawali oleh J.R. Logan pada tahun 1850 dan istilah Indonesia makin terkenal semenjak Sumpah Pemuda 28 Oktober 1928.

Ada upaya untuk melindungi, memperbaiki, dan mengembalikan budaya bangsa Indonesia yang hampir punah alasannya yaitu masuknya budaya absurd sejalan dengan masuknya penjajah di Indonesia.

Ayo Berdiskusi
Bersama kelompokmu, diskusikan dampak dan keberlanjutan keadaan masyarakat Indonesia pada masa munculnya rasa kebangsaan pada masa sekarang!
Pengaruh Kebangkitan Nasional
Pengaruh perkembangan dan keadaan masa munculnya rasa kebangsaan terhadap kehidupan masa kemerdekaan sampai kini di bidang pendidikanPerkembangan pendidikan nasional semenjak masa kebangkitan menjadikan para cendekiawan menjadi aktivis dan pemimpin bangsa dikala ini 
Pengaruh perkembangan dan keadaan masa munculnya rasa kebangsaan terhadap kehidupan masa kemerdekaan sampai kini di bidang ekonomiTerbentuknya masyarakat yang bebas dari kesengsaraan dan kemelaratan serta meningkatkan taraf hidup bangsa Indonesia.
Pengaruh perkembangan dan keadaan masa munculnya rasa kebangsaan terhadap kehidupan masa kemerdekaan sampai kini di bidang politikBanyak muncul organisasi-organisasi pergerakan dan muncul paham-paham gres menyerupai nasionalisme, liberalisme, sosialisme, demokrasi, dan pancasilaisme.
Pengaruh perkembangan dan keadaan masa munculnya rasa kebangsaan terhadap kehidupan masa kemerdekaan sampai kini di bidang sosial dan budayaBidang sosial budaya ditunjukan dengan adanya upaya untuk melindungi, memperbaiki, dan mengembalikan budaya bangsa Indonesia yang hampir punah alasannya yaitu masuknya budaya asing..

Sejak dirintisnya organisasi yang bersifat nasional, Budi Utomo, cowok juga tergugah untuk membentuk organisasi-oganisasi yang memperjuangkan nasib bangsanya. Semula di Indonesia, terdapat macam-macam organisasi pemuda.

Pada awal kemunculannya, organisasi-organisasi cowok itu sanggup dibedakan menjadi tiga macam, yaitu organisasi cowok bersifat kedaerahan, organisasi cowok bersifat nasional, dan organisasi cowok bersifat keagamaan. Untuk menggabungkan semua organisasi kedaerahan menjadi satu kesatuan, mereka mengadakan Kongres Pemuda Indonesia.

Wednesday, April 2, 2003

Peristiwa Sumpah Cowok 1928

Selama zaman penjajahan Belanda, Kongres Pemuda Indonesia diselenggarakan tiga kali. Kongres Pemuda Indonesia I berlangsung di Jakarta pada tanggal 30 April – 2 Mei tahun 1926 diikuti oleh semua organisasi pemuda. Namun, Kongres Pemuda Indonesia I belum sanggup menghasilkan keputusan yang mewujudkan persatuan seluruh pemuda. Kongres Pemuda Indonesia I merupakan persiapan Kongres Pemuda Indonesia II.

Kongres Pemuda Indonesia II berlangsung di Jakarta pada tanggal 27 – 28 Oktober. Pusat penyelenggaraan kongres tersebut di Gedung Indonesische Club di Jl. Kramat Raya 106, tetapi keseluruhan sidang diselenggarakan di tiga tempat.
 Kongres Pemuda Indonesia diselenggarakan tiga kali Peristiwa Sumpah Pemuda 1928
Pemuda bekerja keras mempersiapkan segala sesuatu yang diperlukan, termasuk menyusun panitia kongres. Pada malam penutupan tanggal 28 Oktober 1928, Kongres Pemuda Indonesia II mengambil keputusan sebagai berikut.
  1. Menerima lagu “Indonesia Raya” ciptaan W.R. Supratman sebagai lagu kebangsaan Indonesia.
  2. Menerima sang “Merah Putih” sebagai Bendera Indonesia.
  3. Semua organisasi cowok dilebur menjadi satu dengan nama Indonesia Muda (berwatak nasional dalam arti luas). Diikrarkannya “Sumpah Pemuda” oleh semua wakil cowok yang hadir.
Isi Ikrar Sumpah Pemuda
  1. Kami putra dan putri Indonesia, mengakui bertumpah darah yang satu, tanah air Indonesia.
  2. Kami putra dan putri Indonesia, mengakui berbangsa satu, bangsa Indonesia.
  3. Kami putra dan putri Indonesia, menjunjung bahasa persatuan, bahasa Indonesia.
Ayo Berlatih
Ayo, temukan kosakata baku dan tidak baku pada bacaan berjudul “Peristiwa Sumpah Pemuda 1928”. Kemudian, carilah arti katanya di Kamus Besar Bahasa Indonesia, bertanya kepada Guru, atau berdiskusi.
Kosakata pada Bacaan
KongresPertemuan besar para wakil organisasi untuk mendiskusikan dan mengambil keputusan mengenai pelbagai masalah; muktamar; rapat besar
PemudaOrang muda laki-laki; remaja; teruna
SidangPertemuan untuk membicarakan sesuatu; rapat:.
PanitiaKelompok orang yang ditunjuk atau dipilih untuk mempertimbangkan atau mengurus hal-hal yang ditugaskan kepadanya

Ayo Menulis
 Kongres Pemuda Indonesia diselenggarakan tiga kali Peristiwa Sumpah Pemuda 1928
  1. Kapan Kongres Pemuda dilaksanakan? 28 Oktober tahun 1928
  2. Di manakah Kongres Pemuda dilaksanakan? Kongres Pemuda Indonesia II berlangsung di Jakarta pada tanggal 27 – 28 Oktober. Pusat penyelenggaraan kongres tersebut di Gedung Indonesische Club di Jl. Kramat Raya 106.
  3. Siapakah penerima Kongres Pemuda? Para cowok dari aneka macam kawasan di Indonesia yang tergabung dalam organisasi politik, agama, budaya, dan lain-lain.
  4. Apakah hasil Kongres Pemuda I? Kongres Pemuda I Indonesia 1 persiapan Kongres Pemuda Indonesia II.
  5. Apa hasil Kongres Pemuda II?
  6. Menerima Lagu Indonesia Raya ciptaan WR. Supratman sebagai Lagu Kebangsaan Indonesia. Menerima sang “Merah Putih” sebagai Bendera Indonesia. Semua organisasi cowok dilebur menjadi satu dengan nama Indonesia Muda. Diikrarkannya “Sumpah Pemuda
  7. Apa isi ikrar Sumpah Pemuda? Kami putra dan putri Indonesia, mengakui bertumpah darah yang satu, tanah air Indonesia. Kami putra dan putri Indonesia, mengakui berbangsa satu, bangsa Indonesia.
  8. Kami putra dan putri Indonesia, menjunjung bahasa persatuan, bahasa Indonesia.

Ayo Berdiskusi
Sejak J.R. Logan memakai kata “Indonesia” untuk menyebut penduduk dan kepulauan Nusantara (1850), istilah “Indonesia” mulai dikenal. Bahkan, beberapa tokoh banyak menulis artikel perihal keberadaan Nusantara dengan istilah “Indonesia”, dan tidak lagi dengan Istilah “Hindia–Belanda”.

Dalam perkembangan selanjutnya, istilah “Indonesia” dijadikan sebagai nama organisasi para mahasiswa Indonesia di negeri Belanda, adalah Perhimpunan Indonesia (Indonesische Vereeniging). Istilah “Indonesia” makin terkenal sesudah ditetapkannya Ikrar Sumpah Pemuda.

Sekarang, diskusikan bersama temanmu arti penting penggunaan istilah “Indonesia” bagi usaha bangsa Indonesia. Adakah hubungannya dengan proses pergerakan bangsa Indonesia?
Penggunaan kata atau istilah Indonesia menjadi sangat penting di dalam pergerakan dan usaha bangsa Indonesia menghadapi kaum penjajah dalam upaya mencapai kemerdekaan bangsa dan negara Indonesia. Kata Indonesia telah dijadikan identitas nasional yang sanggup mempersatukan seluruh pergerakan bangsa di dalam menentang kekuasaan pemerintah kolonial Belanda di wilayah Indonesia. Kata Indonesia juga telah menjadi perekat dan lambang usaha bangsa Indonesia.

Tuesday, April 1, 2003

Unsur Pembeda Suku Bangsa

Peristiwa Sumpah Pemuda menawarkan adanya rasa persatuan dan kesatuan di antara para cowok yang berbeda ras, suku, golongan, dan agama. Memang demikian seharusnya. Walaupun berbeda ras, suku, golongan, dan agama, tetapi derajat kita sama sebagai manusia. Tidak ada insan yang lebih tinggi dan tidak ada yang lebih rendah.

Perbedaan antara satu suku dan suku lainnya hanya terletak pada bahasa dan adab istidatnya serta sistem kekerabatan. Keanekaragaman suku bangsa terjadi tidak hanya di Indonesia saja, namun juga di negara-negara lain di dunia. Setiap suku bangsa tentunya mempunyai ciri dan karakteristik yang khas yang sanggup membedakan suku bangsa yang satu dengan yang lainnya. Berikut ini merupakan beberapa hal yang sanggup membedakan antar suku bangsa, antara lain:

1. Adat Istiadat
Setiap suku bangsa niscaya mempunyai adab istiadat tertentu, mencakup upacara adab dan kebiasaan-kebiasaan lain. Kebiasaan-kebiasaan tersebut sudah dijalankan secara bebuyutan dalam suatu suku. Contohnya upacara pembakaran jenazah (ngaben) di Bali.

Perbedaan adab istiadat menawarkan perbedaan kebudayaan yang tampak dari pola sikap atau gaya hidup. Pola sikap orang Batak yang suka bicara terus jelas sehingga terkesan tegas dan keras sangat berbeda dengan pola sikap orang Jawa Tengah (khususnya Solo dan Yogya) yang
suka berbicara hati-hati penuh dengan sindiran secara halus.

2. Bahasa Daerah
Tiap suku bangsa biasanya mempunyai bahasa kawasan tertentu. Sebagai pola suku Jawa menggunakan bahasa Jawa dalam melaksanakan percakapan sehari-hari. Suku-suku bangsa lainnya pun menggunakan bahasa wilayahnya masing-masing. Bahasa suku yang ada di Jawa Timur beda dengan Jawa Barat, walau mungkin serumpun namun berbeda sebab suku yang juga berbeda.

3. Sistem Kekerabatan
Sistem relasi merupakan sistem keturunan yang dianut oleh suku bangsa tertentu menurut garis ayah, garis ibu, atau kedua-duanya.

a. Patrilineal
Patrilineal yaitu suatu adab masyarakat yang mengatur alur keturunan berasal dari pihak ayah. Patrilineal berasal dari dua kata bahasa Latin, yaitu pateryang berarti ayah, dan linea yang berarti garis. Jadi, patrilineal berarti mengikuti garis keturunan yang ditarik dari pihak ayah. Contoh suku yang menggunakan patrilinal yaitu :
  1. Suku Batak dari Sumatra Utara
  2. Suku Ambon dari Maluku

b. Matrilineal
Sistem Kekerabatan Matrilineal” yaitu “Sistem relasi menurut Garis Keturunan Ibu”. Setiap anak yang lahir dalam sebuah keluarga minangkabau akan menjadi kerabat keluarga ibunya, bukan kerabat ayahnya yang biasa terjadi di suku-suku lain di Indonesia. Contoh suku yang menggunakan istem matrilineal yaitu :
  1. Suku Minangkabau dari Sumatra Barat, 
  2. Suku Enggano dari Bengkulu, 
  3. Suku Petalangan di kabupaten Pelalawan, provinsi Riau. 
  4. Suku Aneuk Jamee dari Singkil, Aceh Selatan, Aceh Barat Daya dan Simeulue
  5. Suku Sakai merupakan salah satu suku terasing di Indonesia yang hidup di pedalaman Riau. 
  6. Suku Ocu merupakan salah satu suku yang hidup di wilayah kabupaten Kampar, Riau. 
  7. Suku Lawangan di kabupaten Hulu Sungai Utara, Hulu Sungai Selatan, dan Tapin, di Provinsi Kalimantan Selatan. 
  8. Suku Kerinci merupakan suku bangsa yang mendiami Kabupaten Kerinci.

c. Parental/Bilateral
Parental atau Bilateral yaitu sistem kekeluargan dengan menarik garis keturunan dari kedua belah pihak orang tua, yaitu baik dari garis bapak maupun dari garis ibu yang dikenal dengan sebutan sistem parental atau bilateral. Sistem kekeluargaan parental atau bilateral ini mempunyai ciri khas tersendiri  yaitu bahwa yang merupakan jago waris yaitu anak pria maupun anak perempuan. Mereka mempunyai hak yang sama atas harta peninggalan orang tuanya sehingga dalam proses pengalihan/pengoperan sejumlah harta kekayaan dari pewaris kepada jago waris, anak pria dan anak wanita mempunyai hak untuk diperlakukan sama. Bberapa suku yang menggunakan sistem ini antara lain :
  1. Suku Sunda dari Jawa Barat
  2. Suku Betawi dari Jakarta
  3. Suku Jawa dari Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Yogyakarta
  4. Suku Bugis dari Sulawesi Selatan

Ayo Berlatih
Pada pembelajaran sebelumnya, kau telah menceritakan asal ras dan suku bangsamu. Sekarang, ceritakan identitas suku bangsa salah satu temanmu. Ayo, ceritakan kepada Guru dan teman-temanmu.
Peristiwa Sumpah Pemuda menawarkan adanya rasa persatuan dan kesatuan di antara para pemu Unsur Pembeda Suku Bangsa
  1. Siapakah nama temanmu?
  2. Termasuk ras apakah temanmu?
  3. Termasuk suku apakah temanmu?
  4. Apa bahasa daerahnya?
  5. Sebutkan satu kesenian yang menjadi ciri khas suku bangsanya.
  6. Bagaimana sikapmu bila kau dan temanmu berasal dari suku bangsa berbeda?

Teks Ulasan Efek Tragedi Sumpah Cowok 1928

Dengan mempelajari pergerakan kebangsaan Indonesia, kita makin tahu sejarah perjalanan usaha bangsa Indonesia. Kita juga tahu bahwa munculnya kesadaran nasional dan pergerakan kebangsaan Indonesia dipelopori oleh para cowok dan pelajar. Mereka dengan segenap pemikiran dan tenaga berupaya memperjuangkan nasib bangsa Indonesia. Perjuangannya melalui organisasiorganisasi pergerakan yang tentunya menuntut adanya kemampuan berpikir, bekerja sama, berstrategi, dan berdiplomasi.

Salah satu pelajaran yang sanggup kita petik yaitu hasil pemikiran cowok yang tercetus dalam Ikrar Sumpah Pemuda. Pada dikala itu, semua cowok saling menyadari dan mengakui, serta meletakkan ego kedaerahannya masingmasing untuk melebur dalam satu kepentingan demi terwujudnya satu tanah air, satu bangsa, dan satu bahasa, yaitu Indonesia. Ikrar tersebut bisa memotivasi seluruh elemen bangsa untuk bersatu padu mengusir penjajah.

Dampak Peristiwa Sumpah Pemuda 1928
Pada tanggal 28 Oktober 1928, suatu tekad yang sangat penting bagi penguatan konsep wawasan kebangsaan Indonesia telah diikrarkan. Ikrar tersebut merupakan modal yang sangat berharga bagi terbentuknya negara kesatuan. Tekad untuk bersatu dan mengesampingkan alasan-alasan kedaerahan, kesukuan, keturunan, keagamaan, dan golongan. Namun, persatuan itu tetap dalam kerangka saling menghormati dan menghargai perbedaan-perbedaan yang ada. Kesemuanya bersatu padu dan melebur dalam ikrar Sumpah Pemuda.

Sejak insiden Sumpah Pemuda 1928, dunia dikejutkan oleh kemampuan dan kebulatan tekad bangsa Indonesia untuk bersatu padu dalam sebuah ikatan kebangsaan. Pengaruhnya pun sangat besar bagi organisasi pergerakan. Organisasi-organisasi politik yang lahir sesudah insiden Sumpah Pemuda semuanya menggunakan kata “Indonesia” dalam namanya. Begitu pun dengan organisasi yang masih bersifat kedaerahan mulai memproses untuk bersatu dalam satu wadah, yaitu Organisasi Indonesia Muda. Adapun tujuannya yaitu untuk mempererat tali persatuan segenap cowok yang berbangsa, berbahasa, dan bertanah air Indonesia.
Dengan mempelajari pergerakan kebangsaan Indonesia Teks Ulasan Dampak Peristiwa Sumpah Pemuda 1928

Peristiwa Sumpah Pemuda telah membawa kesadaran dalam diri setiap orang akan pentingnya persatuan dan kesatuan dalam sebuah bangsa. Penyatuan banyak sekali sifat kedaerahan menjadi sifat nasional terus dilakukan.

Peristiwa Sumpah Pemuda menegaskan rasa senasib sepenanggungan sebagai satu bangsa. Rasa inilah yang kemudian menyebabkan timbulnya semangat persatuan untuk membentuk sebuah negara kesatuan.

Ayo Berdiskusi
Diskusikan dengan sobat sebangkumu teks di atas. Kemudian, buatlah ulasan mengenai bacaan tersebut pada denah di bawah ini.
Ulasan Teks
Judul teksDampak Peristiwa Sumpah Pemuda 1928
Bagian yang paling menarikSejak insiden Sumpah Pemuda 1928, dunia dikejutkan oleh kemampuan dan kebulatan tekad bangsa Indonesia untuk bersatu padu dalam sebuah ikatan kebangsaan.
Informasi penting
  1. Pada tanggal 28 Oktober 1928 terbentuk tekad untuk bersatu dalam ikrar Sumpah Pemuda.
  2. Sejak insiden Sumpah Pemuda 1928 timbul kebulatan tekad bangsa Indonesia untuk bersatu padu dalam sebuah ikatan kebangsaan. 
  3. Peristiwa Sumpah Pemuda 1928 kuat sangat besar bagi organisasi pergerakan.
  4. Peristiwa Sumpah Pemuda menegaskan rasa senasib sepenanggungan sebagai satu bangsa. 
Pendapat saya ihwal teks iniSaya sangat baiklah bahwa Sumpah Pemuda menawarkan dampak yang sangat besar bagi usaha bangsa Indonesia dalam melepaskan diri dari penjajahan bangsa asing
Saya menyarankan teks ini karenaSaya menyarankan teks ini sebab berisi warta yang sangat penting ihwal imbas Sumpah Pemuda terhadap usaha bangsa Indonesia

Ayo Menulis
Pahamilah bacaan di atas! Tuliskan warta penting dalam bacaan ke dalam kolom-kolom berikut!
  1. Sejak insiden Sumpah Pemuda 1928 timbul kebulatan tekad bangsa Indonesia untuk bersatu padu dalam sebuah ikatan kebangsaan. 
  2. Peristiwa Sumpah Pemuda 1928 kuat sangat besar bagi organisasi pergerakan.
  3. Peristiwa Sumpah Pemuda menegaskan rasa senasib sepenanggungan sebagai satu bangsa.